MY LOVE LIFE

MY LOVE LIFE
JANJI...



apa ini bun! apa bunda membiarkan adik tiri bunda untuk dekat dengan papa! tidak ahkira ngak akan biarin bunda, akhira ngak rela jika papa dan adriana( adik tiri bunda).


sebaiknya gw telfon kak jorhdan"sambil mengambil ponsel miliknya dan menekan nomor jhordhan.


(terhubung)


ha hallo kak!"ucap ku.


iya ada apa hill?"tanya kak jhordhan di serbang sana.


gwe ikut kak besok ke indonesia, dan untuk mengenai tiket bunda udah beli untuk kita, sebaiknya kakak pulang sekarang, dan bersiap siap untuk ke indonesia"


benarkah, baik lah kak akan pulang"ucap kak jhordhan memutuskan telfon.


Agghhhhhh, sial sial sialllll!!! bagaimana bisa bunda merahasia kan ini semua, selama 17 tahun, 17 tahun bunda, bunda menyimpan rahasia sebesar ini!!"teriak gw histeris.


ting tong!!! ting tong!!


gw perjalan membuka pintu, (clek)


zen!! what happened?*"tanya gwe yg melihat zen seperti habis dikejar hantu.


khill, are you leaving?"tanya ze sambil mencengkram kedua bahu ku.


zen, ehm yes I will go!"ucap gw dengan sangat berat, kenapa tidak zen atau lebih tepatnya zendra margoni, adalah sabat baik gwe sekaligus kakak ke dua bagi gw.


where!??"zen bertanya kepada gwe, sentak saat itu gwe ngak bisa bicara sepatah kata pun.


you're kidding right?"ucap zen lagi sambil tertawa yg fustasi.


say it!!"*" teriaknya dengan nada lantang!


stop!!"ucap gw sambil memeluk erat zen,.


khill"ucap zen melemah, say it!


ucap nya yg gw tau kalau zen seperti fustasi.


zen, I go!! But! I promise that I'II be back"sambil melepas pelukan.


is it true!"ucap zen agak tenang.


yes, wee better sit down first ok"ucap gw membawa zen duduk dulu.


setelah zen duduk gw pun menjelaskan alasan gw pulang ke indonesia, untuk pertama kali nya gw lihat zen menangis, kenapa tidak zendra! pria kuat, kaya, pembalap motor , penakluk trel, dan masih banyak lagi kelebihan yg dia miliki, bahkan saat kepergian sherlly(mantan pacar zen) pun zen tidak seperti ini.


akhirnya zen pun mulai mengerti, dan memberikan gw kartu kredit tanpa batas miliknya.


awalnya gwe nolak, karna menurut gw itu berlebihan, walau pun zen dan keluarganya sangat baik, bahkan papa zen pun telah menganggap gw anak nya sendiri.


sampai pada akhirnya gwe menerima nya karna zen menelfon papa nya dan menceritan semuanya, sampai papa nya pun meminta untuk gw dan kak jhordhan tinggal di apartemen milik nya di indonesia, karna untuk membalas jasa itu yg dikatakn papa nya zen.


saat itu papa nya zen di rampok, dan pas hari itu gw lagi beli saus cabe buat bunda, pas lihat kejadian itu gw pun menyemprotkan saus cabey itu ke mata perampok, untung aja hanya 1 perampok, dan gw lempat pakek batu yg lumayan besar hinga perampok itu pingsan dan dibawa ke rumah sakit penjara.


saat itu papa zen mengangkat gw jadi anak nya, dan bunda juga saat itu bekerja di restoran milik papa nya zen! mungkin itu adalah kejadian terkonyol yg pernah gw lakuin, semua aset berharga milik papa zen ada di sana, termasuk dokumen perusahaan nya.


gwe disayang bahkan apa yg gwe mau dituruti oleh papa nya zen, walau gwe nolak,.


tentang mengenai sedikit keluarga zen,


mama nya zen meninggal saat melahirkan zen, zen berumur 19tahun sedangkan gwe 17tahun.


papa zen berencana untuk menikah dengan bunda tapi bunda bilang bahwa dia akan menikah dengan papa nya zen saat bunda telah menemui papa dan gwe baru dia mau menerina lamaran papa nya zen.


singkat cerita saat gwe berumur 13tahun gwe sering keluar masuk kantor papa zen, bahkan papa zen juga mengajarkan gwe tentang berberapa taktik bisnis.


gwe ya termasuk agak cerdas, bahkan saat umur gwe sekarang gwe udah bisa untuk mendapatkan tander besar dari jepang.


alasan gwe mau mengambil kartu keridit ini karna papa zen bilang bahwa tander di jepang berjalan dengan sukses, an 5% hasil dari itu dimasukan kedalam atm ini! sebenarnya sudah lama zen mau memberikan atm ini tapi ngak ada waktu yg pas bahkan saat zen membicarakan atm gwe langsung pura pura ngak denger lah ini lah itu lah bahkan banyak cara untuk nghindar.


gw pun menerima semua yg diberikan oleh papa zen, apartemen, pekerjaan, bahkan fasilitas yang lumayan memadai.


sebenarnya berat banget buat meninggal kan semua ini, kenapa tidak selama tujuh belas tahun aku disini bahkan semua teman teman dan juga orang terdekat gwe disini semuanya,.


singkat cerita, akhirnya zen pun pergi dan dia berjanji bahwa setelah selesai kuliah dia akan menjemput ku untuk pulang dan tinggal dirumah papa nya zen.


khir! kamu yakin ngak mau selesai sekolah dulu!"tanya jhordhan sambil mengemas barang barang miliknya.


udah deh kak, kalau gwe bilang pergi ya pergi masalah sekolah gwe akan ngambil paket c dan akan kuliah disana"jelas gwe.


baik lah, sekarang istirahat lah besok kita akan pergi pagi"


ok,"gwe pun masuk ke dalam kamar bunda, kenapa tidak bahkan gwe harus ninggalin ini semua demi bertemu dengan papa,.


papa, apa papa akan mengenali khilla, apa papa akan menginggat bunda, lalu apa papa akan Agggh, cukup gwe ngak mau membayang bayang kan yg tidak gwe ingin kan, yg gwe inginkan sekarang gwe harus ketemu papa, walau dia ngak nerima gwe atau apa pun itu toh papa nya zen masih ada sebagai papa terbaik selama ini."sambil menutup matanya, bahkan saat tidur khilla pun meneteskan air mata nya.


pagi pun tidak mau memperlihatkan mataharinya, awan hitam menutupi nya dengan pekat, sama seperti hati ku yg berat untuk meninggalkan ini semua, semua nya.


kak, gwe mau mampir kemakan bunda dulu"


ok"


sampai dimakam bunda...


bunda, khilla akan pergi mencari papa,mohon doa restu bunda, tapi bunda sebelum khilla pergi, putri bunda akan janji untuk ngajak papa untuk datang ke sini, dengan semua usaha yg khilla punya khilla akan berusaha untuk membawa papa menemu bunda, bunda tunggu khilla dan papa ya"sambil menyiram dengan air bunga.


bun, jhordhan janji sampai kapan pun jhordhan akan jagain khilla yg bandel ini, sampai kapan pun"sambil mengelus kepala khilla.


iss, apa an sih kak, bunda lihat ni kak jhordhan bilang khilla bandel, kan khilla ngak bandel kan bunda"tanpa disadari air matanya pun menetes.