My love ceo

My love ceo
delapan



sepanjang perjalanan,reno asyik dengan laptop di pangkuannya.sepertinya pekerjaannya lagi sibuk,lalu kenapa dia repot repot mengantarkan atau menemani vio? vio tidak bermasalah kalau belanja sama bi asih .lebih asyik dia bisa memilih pakaian dan peralatan untuk sekolah.


"kakak sibuk?"tanya vio


"hemmm............"jawab reno menggumam.


aku bisa belanja sendiri sama bi asih


renno melepaskan kacamatanya, kemudian dia menatap vio .wajahnya tampak serius hingga membuat vio merasa tidak enak telah menggangunya.


"maaf ya."


"jangan katakan maaf kalau kamu tidak salah",


"oh,ya,maaf."


"vio!"


"aduh......iya.......iya" sakit tahu sahut vio


sejak kapan kamu pakek kacamata? tanya vio


aku pakek kacamata kalau kerja saja ,karena sinar laptop tidak baik kenak mata.


kalau kamu sibuk,aku bisa berangkat sendiri sama bi asih mencari kebutuhan sekolah ku ucap vio


aku tidak sibuk kok,lalu reno menutup laptopnya dan ditaruh di depan nya .


aku akan selalu ada buat kamu, seharian kamu suruh aku tinggal dirumah aku sanggup kok ucap reno.


kerjaan kamu gmana,aku gak mau ganggu kerjaan kamu tahu ucap vio


aku kerja bisa tak bawa ke rumah,karena aku direkturnya dan aku punya sekretaris yang handal fe ucap reno sombong


"iya aku tahu kok lagian aku juga gak bisa lepas dari kamu,"ucao vio.


sampek mall termegah vio dan reno turun lalu naik ke atas cari pakaian dan alat untuk sekolah.


ditempat peralatan sekolah vio mencari tas dan alat tulis lengkap dengan riang


kita ke gramedia ya kak,aku mau cari buku bacaan ucap vio


oke setelah kamu belanja peralatan sekolah.


lalu berlanjut ke gramedia dekat toko peralatan sekolah tadi.


kamu mau cari buku apa sih ucap reno


kamu sudah pandai ngapain cari buku pelajaran saja ucap reno


biar paham kak ucap vio


ter....se....rah, aku mau ke tempat pakaian ini kartu ulmate hitam boleh kamu pakek bayar buku buku kamu setelah selesai kamu susul aku di pakaian disana ucap renno


baik bos besar............


vio memilih buku buku bermutu dan penunjang lainnya,lalu dia keluar gramedia menuju toko pakaian.


kamu mencari apa sih kok banyak sekali pakaian cewek ucap vio


pakaian buat kamu mulai baju tidur.,baju santai ,baju untuk jalan jalan ucap reno tenang


kakak jangan sering belikan aku pakaian kayak gini ucap vio


biarin kamu khan istri aku,walaupun belum resmi sambil menggoda vio


"kalau gak pas gmana?" tanya vio,protes,renno heran melihat vio yang kini bahkan berani merajuk padanya.


"simple tinggal buang saja"


vio terdiam karena sekarang dia sedang berhadapan dengan pemilik perusahaan properti terbesar yang ada di jakarta dan luar negeri. jadi jika membahas tentang uang dan membuang buang uang untuk hal yang tidak penting,jelas vio pasti kalah.


vio sekarang mengambil pakaian untuk dirumah, vio sangat gemas karena di atur tentang pakaiannya tersebut.


ayo pulang aku capek tau kita keliling mall sudah lama ucap vio


oke..........


vio dan reno menuju ke vila karena mereka sudah selesai berbelanja.


vio masuk mobil dan mobil pun berjalan ,dia melihat pemandangan ke luar, tak sengaja dia melihat om roy dengan seorang di seberang jalan.


kak, bolehkah kita ke sana ucap vio


ngapain ? tanya renno


aku melihat om roy bersama seseorang di cafe tersebut ucap vio.


tidak,kalau kamu ketahuan malah bahaya ucap reno


ayolah kak, aku ingin tahu penjelasan tentang kematian orang tuaku ucap vio


aku akan mengirim seseorang, bentar....reno telepon seseorang untuk mengawasi ucap reno.