My love ceo

My love ceo
31



kakak kamu cerewet sekali kiran aku malas sama kakak kamu kalau di ajak berdebat


hehehe sudah tahu khan kelakuan kakak, makanya aku malas ketemu dia dan debat sama dia.


sudah kamu nanti akan terbiasa kok ucap kiran kepada vio


aku malas debat sama kakak kamu kiran, karena selalu kalah sama dia dan selalu bertengkar lagi


berdebatan antara mereka berdua.


mau makan apa ini tanya vio kepada kiran


makan bakso saja ya, ucap kiran


baikklah aku pesankan dan minumnya apa tanya vio


es jeruk saja ucap kiran


bang bakso 2 dan es jeruk 2 ya ucap vio kepada pedagang bakso yang ada di kantin


iya neng ucap pedagang tersebut.


di kantor


fe nanti kita jemput vio dan kiran di sekolah kata renno


baik bos jangan khawatir ucap fe


vio aku malas kalau pulang ama kakak, kamu telepon atau sms gih,sudah sampek kelas dan duduk di bangku kiran mengerutu tentang kakak nya.


kamu tahu sendiri kakak kamu keras kepala, aku malas debat sama dia nanti ujung ujungnya aku kenak getahnya merengutnya itu ucap vio kesal merasakan renno kalau sudah ngmg A tidak bisa di bantahkan.


kita menghindar saja gmana, ucap kiran menyuruh vio kabur sebelum kakaknya tahu.


kamu mau kabur kemana kiran? tahu sendiri anak buah kakak kamu banyak aku ajah binggung merasakan, makanya aku kmrn minta pulang kerumah tidak ke rumah kamu.


hehehehehe๐Ÿ˜„๐Ÿ˜„๐Ÿ˜„๐Ÿ˜„๐Ÿ˜„


kenapa tertawa emang betul,kalau aku dirumah kamu tiap malam aku disuruh di kamarnya malas aku ucap vio kesal.


teman temannya akhirnya datang semua dan jam terakhir akan di mulai.


kring kring ......


sapa yang telepon tanya kiran


ada apa kak ucap vio


jangan lupa kamu nanti tak jemput ya ucap renno


iya kak, aku tahu dan maaf kak aku sudah masuk sekarang ada guru yang mengajar ucap vio sambil cemberut.


kiran yang melihat sangat heran, kenapa vio kok bisa tahan sama kakak nya yang dingin.


radit yang memperhatikan vio, senyum sendiri membuat dia sakit hati mendengar dia sedekat apa dengan kakaknya kiran itu.


kenapa lagi kakak? tanya kiran penasaran


seperti biasa jangan lupa nanti aku jemput ucap vio merengut.


tapi kamu bahagia khan vio ketemu kakak ucap kiran menyelidik


iya sih, tapi posesifnya aku gak suka ucap vio


" kamu tahu sendiri renno brata gak mau di kalahkan ucap kiran."


iya dan aku malas debat sama kakak kamu titik.


ada apa sih kalian debat ucap radit


gpp, emangnya kenapa kepo kamu ucap kiran.


aku liat kalian berdua merengut terus ada apa sih ucap radit


jangan berisik, itu bu dewi liat terus ucap vio karena sekarang waktunya pelajaran matematika.


" sudah lah radit,jangan ramai bu Dewi melihat terus tuh ucap vio sambil berbisik."


kiran sama radit diam seketika mendengar ucapan vio dan mendengarkan yang diterangkan bu Dewi.


jam terakhir selesai dan membuat kiran dan vio malas untuk pulang,karena kakaknya kiran yang jemput.


vio sms pak sopirnya tadi, untuk tidak menjemput karena dia bilang akan pulang sama kiran.


kalian kenapa sih dari tadi berisik sekali tanya radit


kepo kamu dit aku sama kiran gpp ucap vio langsung pergi keluar kelas dan kiran mengikuti vio dari belakang.