My Kenzi

My Kenzi
7.shanella kartika



Pagi ini shanell sudah bersiap siap menggunkan baju nya,yaitu hanya rok selutut berwarna army dan kemeja dan kemeja putih polos.tak lupa rambut panjang nya digerai dan menggunakan make up tipis seperti sunscare,bb cusion,dan liptint. Dirasa sudah pas shanell mengambil satu sepatu sneakers adidas kw supernya dan dengan cepat menentengnya keluar,ya di dalam rumah ini semua wajib mencopot alas kakinya,tak lupa shanell langsung menyambar tas punggungnya yang berisi laptop,chargernya,buku baru, mukena ,handphone ,pounch make up dan dompet.shanell bukanlah seorang nerd dia mengikuti perkembangan jaman seperti baju yang sedang hits,make up,sepatu atau apa pun itu. Shanell melakukan itu bukan karena gengsi atau apa,hanya saja ia ingin menjadi sama seperti remaja pada umumnya,toh uang yang digunakan adalah uangnya sendiri,iya uangnya sendiri uang yang di dapatnya dari berjualan Olshop. shanell awalnya ditawari teman sekelasnya yang sudah duluan berjualan olshop,meski sempat ragu akhirnya shanell mencobanya dan alhamdulillah selama 2 tahun terakhir ia sudah bisa sedikit sedikit membantu keluarganya.mengingat sang ayah hanya buruh tani dan terkadang juga bekerja sebagai kuli dengan upah tidak pasti membuat shanell tergerak ingin membantu. Awalnya ia ingin bekerja paruh waktu seperti di novel novel,namun kenyataannya sangat sulit untuk mencari seperti itu karena banyak toko ,cafe, atau tempat kerja lainya pasti mematok usia minimal 17 tahun dan sudah lulus. Oke back to topik ,setelah di rasa cukup shanell segera keluar dari kamarnya.


Shanell bingung saat ini,antara mau sarapan bersama atau pergi langsung. Disisi lain ia sangat lapar karena memang basicnya shanell gampang lapar tapi, ia juga tidak enak dengan keluarga aunty santi.akhirnya shanell memutuskan untuk tidak ikut sarapan dan langsung berangkat ke kampus,biarlah nanti ia sarapan di kampusnya lagipula,ia sadar diri kalau ia bukan siapa siapa hanya orang ber untung yang bertemu dengan aunty santi. Shanell berjalan keluar kamar dan sialnya kenapa kamar tamu berada tepat di sisi kanan ruang makan kan shanell jadi bingung,antara mau nyapa atau lanjut jalan. Oke fiks,shanell putuskan untuk menyapa sebentar ke arah keluarga itu


"Mari unty,uncle,mas kenzi" sapa shanell dengan senyum yang sangat ramah


"Eh kamu kok gak ikut sarapan? Sini sarapan bareng" tiba tiba suara aunty santi mengintrupsi shanell


"Gak usah aunty,nanti di kampus aja hehehe" jujur shanell sekarang hampir goyah melihat banyak nya makanan di meja makan itu


"Tidak apa shanell, mari sarapan dengan kami" kata uncle lucas dengan senyum hangat nya


"Eh,ti..tidak uncle,saya tidak ingin mengganggu sarapan kalian" shanell kikuk sendiri


"Udah lah ayo shanell kita juga baru mau makan kok,ih kamu mah gak usah sungkan sungkan gitu deh" aunty santi langsung bangkit dan menarik shanell duduk di samping kenzi.tanpa bisa menolak akhirnya shanell hanya bisa duduk pasrah.


"Oh ya nanti kamu berangkat kuliah jam berapa?" kata aunty santi membuka obrolan


"Kemarin dari email nya jam pertama jam 11 aunty,jadi nanti jam 10 aku berangkat sekali an liat liat kampus baru" jawab shanell


"Oh nanti sama jonathan aja ya,dia bakal jadi pengawal pribadi kamu" shanell terkejut mendengar penuturan dari uncle lucas tersebut. Ia bukan siapa siapa mengapa mendapatkan perlakuan istimewa?


"Umm,maaf uncle kan saya bukan siapa siapa disini.jadi saya tidak perlu perlakuan khusus,lagipula nanti setelah kuliah saya akan mencari tempat tinggal dan perjaan untuk kehidupan saya disini" memang dari semalam shanell sudah memikirkan untuk segera keluar dari rumah ini,karena jujur ia tidak enak untuk berada disini karena ia hany orang asing.


"No no no! Siapa yang ngijinin kamu pergi dari sini?! Aunty gak ngijinin ya!" kata aunty sedikit marah pada shanell


"Aunty,saya disini hanya orang asing.saya juga tidak nyaman jika disini saya hanya makan dan tidur tanpa bekerja." jujur shanell sedikit takut melihat aunty seperti itu,ia merasa sangat bersalah pada aunty santi


"Shanell kamu tau kan,aunty gak punya lagi dan gak akan bisa punya anak lagi.dulu setelah kelahiran kenzi aunty sangat menginginkan memiliki anak permpuan tapi,tuhan hanya mengizinkan aunty punya kenzi saja. Sejak kehadiran kamu,aunty jadi punya teman disini, aunty juga bisa mewujudkan keinginan aunty untuk punya anak perempuan" jawaban sedih dari aunty santi membuat shanell merasa bersalah


"Tapi izinkan shanell untuk menjadi maid disini, agar shanell bisa sedikit membantu aunty" hanya itu yang bisa katakan pada aunty santi


"Kamu bisa membantu aunty mendesain baju,aunty punya beberapa butik disini atau menjadi model untuk rancangan keluaran terbaru aunty yaa" kata aunty santi dengan sedikit memohon


"Nggak aunty,itu terlalu bagus untuk aku.aku merasa kurang pantas untuk mendapat pekerjaan itu" jawab shanell sambil menunduk


"Yaah,itu padahal impian aunty bersama anak perempuan aunty" lirih aunty santi setengah menangis


"Tolong kabulkalah permintaan mommy ku,dia adalah ratu kami jadi aku dan daddy tidak bisa melihatnya sedih" ditambah perkataan kenzi yang membuat shanell tambah dilema,ia merasa paling jahat disini


"Hmm,baiklah kalau begitu" pasrah sudah shanell dengan keadaan yang seolah memojokkannya


"Haah beneran?!makasih sayang!!sekarang shanell panggil aunty dan uncle daddy sama mommy yaa" antusiasme aunty santi membuat semua orang tersenyum,karena melihat ratu mereka kembali tertawa bahagia


"Umm,kalau panggil papa mama boleh nggak aunty? Soalnya dari dulu Aku pengen panggil bapak dan ibu sebut an itu tapi,mereka bilang mereka malu karena di desa aku hanya orang kaya yang memanggil orang tuanyya papa mama,sedangkan aku hanya orang miskin" jawab shanell jujur,benar ia sangat ingin mengumandangkan panggil an mama dan papa untuk orang tua nya, tapi mereka selalu menolak karena alasan tersebut.


"Ohh tidak papa sayang,mama dan papa not bad" jawab aunty santi sambil tersenyum


"Terimaksih mama" kata shanell sambil meneteskan air mata dan mama nya langsung memeluknya


"Iya sayang" balas mama sambil memeluk shanell


"Mama aja nih yang di panggil? Papa nggak?" goda uncle lucas alias papa shanell yang baru


"Iya papa" balas shanell sambil tersenyum


"Shanell bingung,nanti kalau orang tua kandung shanell datang,shanell harus panggil apa ya?" gumam shanell


"Ehh tapi pasti orang tua kandung shanell gak akan pernah cari shanell lagi" sambungnya lagi


Membuat semua orang disana bingung


"Maksud shanell apa nak?" tanya uncle lucas


"Shanell itu bukan anak kandung bapak dan ibu,katanya dulu shanell dibuang di tepi jalan besar dan di temuin sama bapak waktu mau ke sawah nya pak lurah yang ada didekat jalan itu" jawab shanell dengan santainya,seakan tanpa beban


"Tapi, meski begitu shanell pengen banget ketemu orang tua kandung shanell." lanjut nya lagi


Semua orang yang ada di meja makan tercengang mendengar penuturan shanell barusan,mereka tidak menyangka shanell memiliki masa lalu seperti itu.mama santi langsung mengeratkan pelukan pada shanell, ia sangat menyangkan tindakan orang tua kandung shanell yang sangat keterlaluan itu


"Udah ya,sekarang kamu punya mama,papa,dan kenzi kamu jangan sedih lagi yaa" ujar mama santi sambil mengelus punggung shanell.