
Clarissa hanya bisa menangis dengan keadaannya yang sekarang,dia menangis dengan sejadi jadinya.Seketika terdengar dering dari ponselnya,Clarissa sama sekali tidak menghiraukan deringan ponselnya.Ponselnya tanpa henti berdering, karena penasaran siapa yang meneleponnya terus menerus, Clarissa pun mengangkatnya."Rissa!kau dimana apa kau baik baik saja? "."Tidak, aku tidak baik baik saja hiks.. hiks..."."Apa yang terjadi?"."Ayahku dia.. meninggal dan ibuku,hiks...hikss dia bunuh diri Dena!".Adena sangat terkejut mendengar apa yang terjadi pada sahabatnya itu. "Rissa aku turut berduka untuk kedua orang tuamu, kau harus tetap sabar karena ini sudah menjadi takdir! "."Takdir?, takdir apa!, ini mungkin adalah hukuman bagiku atas apa yang kulakukan,aku tidak pantas untuk hidup lagi! hiks.. hikss... ".Rissa kau jangan bilang seperti itu, pikirkan tentang adikmu Angela bagaimana dengannya kalau kau juga meninggalkannya?".Karena keadaan Clarissa yang sekarang,Adena ragu untuk memberitahu keadaan adiknya yang sekarang."Rissa aku harus memberitahumu sesuatu"."tentang apa? "."ini tentang adikmu! terjadi sesuatu padanya"."apa yang terjadi pada Angela"."adikmu,dia sekarang ada di rumah sakit"."apa yang terjadi padanya?!."."dia masih di periksa oleh dokter kau harus ke rumah sakit sekarang!".Dengan tergesa gesa Clarissa berusaha berlari dengan sekuat tenaga."huh.. huh... huh.. Dena!, apa adikku baik baik saja? cepat katakan! apa dia baik baik saja, kau jangan hanya diam"."Rissa tenanglah! aku mohon tenang,dia sedang di periksa oleh dokter".Clarissa sangatlah mencemaskan keadaan adiknya dia mondar mamdir tanpa henti. klik!terdengar seseorang membuka pintu."dokter apa adikku baik baik saja?."Nona, adik anda mengalami kanker otak!."Deg! Rissa sama sekali bahwa menyangka satu satunya keluarganya yang tersisa,terkena penyakit yang menakutkan,Clarissa langsung berlari tanpa tujuan dengan air mata yang bercucuran.
"Rissa!kau mau kemana jangan pergi!".Adena langsung mengejar Rissa yang sedang dalam keadaan kacau."Rissa berhenti! aku bilang berhenti! jangan lakukan hal yang bodoh Rissa!, Rissa! ".Clarissa sama sekali tidak menghiraukan teriakan dari Adena."Rissa! Ahh..!,kakiku sakit sekali kenapa aku harus tersandung saat keadaan seperti ini!Rissa....!".Clarissa terus berlari tanpa henti, dia tidak tahu kemana tujuannya. Bug!! tanpa tahu ternyata dia menabrak seorang pria. "Hei! apa kau tidak punya mata!,kenapa kau tidak bangun bangun juga? apa karena tertabrak kau jadi lumpuh?!,hei!!".Pria tersebut mencoba melihat wajah wanita yang menabraknya."heii, bukankah ini Clarissa? kita bertemu lagi sayang"."Hah? sayang? "."iya,apa kau tidak ingat denganku aku ini pacarmu! "."kau..!!"."iya ini aku, bagaimna kehidupanmu sekarang?apa kau baik baik saja?."Clarissa tidak mendengarkan sama sekali dia pun bangun kembali,saat ingin pergi pria itu mencegahnya. "Hei, kau mau kemana kita baru saja bertemu apa kau tidak mau menyapaku?. "lepaskan aku! kau bukanlah pacarku, tapi kau orang yang di suruh untuk menjebakku!"."Waktu itu aku memang di bayar untuk membuatmu dan tuan muda Damian putus!, tapi sekarang kalau kau mau?aku mau menerimamu, kau bisa menemaniku satu malam, bukankah kau juga melakukan itu dengan tuan muda Damian?, aku akan memberimu harga pas! ".Plak..!!tangan Clarissa pun melayang ke wajah pria itu."apa kau pikir aku wanita seperti itu, dasar laki laki brengsek! ".