
Yn : ini bukan kurang bagus lagi kook, ide yang dipikirkan serketarismu dapat merugikan perusahaan! [menatap JK]
Yn : ini [memberikan dokumen] sudah kupebaikki dokumen itu dari ide sampai ejaan [tersenyum] aku akan mencarikan serketaris baru untukmu.
JK : [membaca dokumen yang kau berikan] woah daebak, ternyata kau pintar juga [tetap membaca dokumen yang kau urus]
Yn : oh jelas, aku gitu loh [menyombongkan dirimu]
JK : [terkekeh] oh iya, ini sudah jam makan siang, kau mau makan dikantin atau disini saja?
Yn : disini saja, jika dikantin yang ada aku rishi karena diperhatikan semua karyawanmu [kembali duduk di sofa]
JK : Hm, arasso aku akan memesan makanan [mengabil hpnya untuk memesan makanan]
Setelah menunggu 15 mnt makanan yang kalian pesan sudah dating dan sekarang kalian sedang makan bersama dengan posisi kau dipangku oleh JK, yah JK yang memintamu untuk duduk dipahanya
JK : [mengambil sesuap nasi goring kimchi] Bukalah mulutmu, biarkan aku menyuapimu
Yn : Yak, kau bisa makan sendiri tidak perlu disuapi [Tolakmu sambil menggelengkan kepala]
JK : Sudahlah, ayo buka mulutmu aku ingin menyuapimu, ayolah
Yn : Hais, baiklah aaa… [membuka mulutmu]
Tiba tiba…..
Ceklek
??? : Sajangnim, ini sudah jam makan siang ayo makan siang bersama [ajaknya sebelum melihatmu]
??? : Sajangnim, siapa dia? Mengapa kau menyuapinya, Hm sepertinya dia ****** yang mau menggodamu kan [sangkanya]
Yn : Yakk, apa apaan kau ini eoh, masuk tidak mengetuk pintu lalu menuduhku sebagai ******?!! [kesalmu] Kook, kau jangan diam saja. Jelaskan pada orang ini!
JK : Serketaris Nayeon, Yn adalah istriku jadi sopanlah padanya. Oh iya, biasakanmengetuk pintu terlebih dahulu sebelum masuk ke ruanganku, Arachi?!
Nayeon : MWO?! Sejak kapan sajangmin menikah?
JK : Kemarin aku menikah [Dinginnya]
Yn : Ohhh, jadi ini serketaris yang mengurus dokumen itu. Kau tau, ide yang kau berikan di dokumen itu dapat merugukan perusahaan. Apa kau ingin membuat Jungkook bangkrut eoh?!
Nayeon : Yak, asal kau tau yah. Itu adalah satu satunya ide yang kutemukan [Bentaknya]
Yn : kalau begitu kau kurang mampu untuk menjadi sekeraris [Jawabmu santai] Kook, sebaiknya kau mencari seketaris baru untuk membantumu
JK : Hm, baiklah aku akan mencari serketaris baru [Ucapnya santai sambil menyuapkan ice cream ke mulutmu]
Nayeon : Yak, Sajangnim! Mengapa kau tiba tiba memecatku eoh?! Apa salahku!! [Protesnya]
Yn : Siapa yang mengatakan jika kau dipecat, aku hanya mengatakan untuk mencari serketaris baru, kau akan menjadi karyawan biasa. Atau kau lebih ingin dipecat?? [Jawabmu]
JK : Cukup! Nayeon,kau akan menjadi karyawan biasa, Aku akan encari serketaris baru. Sekarang kau boleh pergi makan siang [Bicara pada Nayeon]
Nayeon : AWAS SAJA KAU YN!! [Umpatnya]
Yn ; Serketarismu sangat menyebalkan, membuatku tidak ***** makan [Kesalmu]]
JK : Yakk, kau harus tetap makan! Jika kau menjadi kurus setelah menikah denganku mungkin aku akan dicincang oleh ayahmu [Paksanya]
Yn : Hahaha, Arasso arasso aku makan [terkekeh karena perkataan suamimu barusan]
~Skip~