
Kau pun menempelkan telingamu ke pintu agar dapat mendengar apa yang JK katakan pada karyawannya.
JK : Hey semuanya, boleh aku minta perhatiannya sebentar
Semua karyawan langsung menyampingkan pekerjaannya dan menatap bos mereka
JK : Disini Saya hanya ingin menjelaskan bahwa wanita yang datang bersamaku ada ISTRIKU [sedikit menekankan pada akhir kalimat]
JK : Jadi jangan berpikir aneh² tentangnya! Juga bagi karyawan namja disini jagalah jarak dengan istriku! Mulai sekarang Yn adalah Nyonya bos kalian! Ada pertanyaan?
Yeoja 1 : Saya, Kapan wanita itu menikah dengan sajangnim? Mengapa dari semua karyawan disini tidak ada yng mengetahui hal itu?
JK : Pernikahanku dengan Yn dilaksanakan kemarin secara tertutup dan hanya keluarga, teman, dan beberapa investor saja yang diundang.
JK : Ada pertanyaan lain?
Semua karyawan pun menggeleng menandakan bahwa tidak ada pertanyaan lain
JK : Baik jika tidak ada, Saya permisi silakan lanjutkan pekerjaan kalian. Terimakasih atas perhatiannya. [Langsung berjalan kembali ke ruangannya]
Kau senyum senyum sendiri dengan masih menyenderkan kepalamu pada pintu, bagimu yang dilakukan JK tadi sangat keren
Ceklek
JK pun membuka pintu ruangannya yang membuatmu jatuh ke dada bidangnya
JK : Hey, apa kau menguping pembicaraanku tadi [sedikit menurunkan kepalanya untuk menatap wajahmu yang kini sudah seperti tomat]
Yn : H-hah, tidak kok [gugup]
Siapa bilang aku menguping [bantahmu]
JK : lalu mengapa kau bisa jatuh ke dadaku jika kau tidak menguping [terkekeh]
Yn : Ish, pokoknya aku tidak menguping titik
JK : Jika kau tidak menguping, mengapa wajahmu menjadi tomat seperti itu.
Yn : H-hah, tomat [memegang wajahmu] Ah, aku mau ke toilet [Langsung pergi ke toilet yang ada di dalam ruangan JK]
Yn : Hais, sekarang apa yang harus aku lakukan, aku sangat malu [menatap cermin dan berbicara pada diri sendiri]
Yn : ah sudahlah, semoga saja Jungkook tidak ada di ruangannya
Ceklek
JK : Ekhm, apa kau mencariku
[Ucapnya yang ada di belakang pintu toilet]
Yn : akk, ho'oh dasar kau mengatakanku [mencubit pelan perutnya]
JK : Yak appo, bisa bisa sixpackku penyok karenamu [memegang bagian perut yang dicubit olehmu]
Yn : Hais kau ini sedang pamer atau bagaimana sih, sudahlah apa yang bisa aku kerjakan sekarang?
JK : Eumm, kau bisa mengurus dokumen itu? Atau kau mau memijatku saja? [Ucapnya tanpa dosa]
Yn : Yak, aku disini adalah istrimu bukan tukang pijat.
JK : Yasudah, kau urus saja dokumen itu kalau ada yang kurang bagus atau kau punya ide lain kau bisa langsung menggantinya.
Yn : Arasso, aku akan mengerjakannya disofa saja [mengabil dokumen yang dimaksud JK]
Setelah memerapa menit kau membaca dokumen itu kau langsung membuka suara
Yn : Apa kau yang membuat dokumen ini? [Tanyamu memastikan]
JK : Bukan, sekretarisku yang membuatnya memangnya ada apa? [Penasaran]
Yn : Banyak sekali ejaan yang salah, sepertinya kau salah memilih sekretaris [Ucapmu sambil membaca dokumen itu]
Yn : Kalau idenya dari siapa? [Tanyamu penasaran]
JK : Serketarisku yang memikirkan ide itu, dokumen itu diurus oleh serketarisku [Jelasnya sambil melihat laptopnya]
Yn : Kook, sepertinya kau benar benar harus mengganti serketarismu [membaca dokumen itu sambil menggelengkan kepala]
JK : Memangnya kenapa dengan idenya? Kurang bagus? [Menatapmu yang masih membaca dokumen itu]
Yn : ini bukan kurang bagus lagi kook, ide yang dipikirkan serketarismu dapat merugikan perusahaan! [menatap JK]
...~To Be Continue~...