
"LAH LO!?"Ucap Kayla dan laki laki itu serentak.
Siapa sangka bahwa yang akan menjadi pendamping hidup Kayla adalah orang yang dia benci selama ini, siapa lagi kalau bukan Gavin.
"Kalian sudah saling kenal?"Tanya mama Gavin.
"Iya mah ini nih orang yang selalu buat onar sekolah"Kata Gavin sambil nunjuk Kayla.
"Heh jangan asal ngomong lu ya, yang ada tuh lu yang selalu buat onar"Balas Kayla.
"Napa jadi gw, lu aja kali"Ketus Gavin.
"Sudah-sudah lebih baik kalian berdua jalan jalan aja keluar, biar kalian juga bisa dekat"Kata papa Kayla.
"Idih jalan jalan Ama ni anak. ogah gw😒"Kayla.
"Gw juga kagak mau kali jalan jalan bareng lu😒"Gavin.
"Hei ayolah kalian keluar sebentar mana tau kalian bisa dekat dan saling cinta"Mama Gavin.
"Huh..baiklah baiklah...woi ayo keluar"Gavin.
"Sana nak"Mama Kayla.
"Hmm😒"Kayla.
- Diluar rumah -
"Heh lu mau bawa gw kemana?"Kayla.
"Serah lu"Gavin.
"Lah kok gw??Lu aja lah gw ikut ikut aja"Kayla.
"Oke langsung naik mobil aja"Kata Gavin lalu pergi ke arah mobilnya.
- Taman -
"Ngapain kesini?"Kayla.
"Entah"Ketus Gavin.
"Lu yang ajak lu yang gak tau"Kayla.
Mereka berdua duduk di kursi panjang di taman itu tanpa berbincang apapun.
"Lu terima perjodohan ini?"Tanya Gavin memecahkan kesunyian.
"Sebenarnya sih gw ngak mau, Tapi di paksa sama bokap nyokap gw. Kalau lu??"Kayla.
"Gw?Gw sih terserah mereka aja"Gavin.
"Lagian Napa harus lu coba😒 Males gw kalau nanti tiap hari harus lihat muka lu😒"Kayla.
"Gw juga ngk mau tuh nikah Ama lu😒"Gavin.
"Kalau gitu Tolak aja bilang ke bokap ama nyokap lu"Kayla.
"Hmm nanti gw coba bilang"Gavin.
"Seriusan lu?? biar gw juga bilang ke bokap nyokap gw nanti"Kayla.
"Seriuslah gw mana mau punya istri kayak lu😒"Gavin.
"Wahh ngejek lu ya, masa muka tamvan Gini di bilang buriq😒"Gavin.
"Tampan lu bilang??Iya sih tampan saking tampannya kirim banget kayak tembok yang udh rusak😒"Kayla.
"Penghinaan lu, udhlh pulang aja"Kata Gavin sambil diri dan ninggalin Kayla yang masih duduk.
"Idih ngambek"Kata Kayla dengan suara kecil.
- Sesampainya di rumah Kayla -
Kayla dan Gavin berjalan masuk menuju ruang tamu rumah Kayla.
"Wahh sudah pulang cepat sekali"Papa Kayla.
"Iya cepat sekali"Mama Kayla.
"Jadi kalian sudah dekat?"Mama Gavin.
"Ngak"Ketus Gavin.
Kayla duduk di samping mama nya.
"Sepertinya Kami harus pulang karna ini sudah mulai malam"Papa Gavin.
"baiklah hati hati di jalan"Papa Kayla.
Gavin dan keluarganya pergi dari kediaman keluarga Kayla.
"Pah kenapa harus dia yang kalian pilih?"Kayla.
"Karna dia anak dari Sabahat papa, lagi pula kalian cocok"Papa Kayla.
"Iya nak terima saja toh dia anak tang baik"Mama Gavin.
"Dia bersikap baik depan kalian doang, aslinya dia sangat menyebalkan😒"Kayla.
"Terkadang orang yang kita benci itu adalah orang yang paling kita cintai nanti nya"Mama Kayla.
"Tapi bagi ku tidak benci akan tetap menjadi benci itu bagiku"Kayla.
"Jangan seperti itu nanti jadi kau yang pertama menyukainya"Papa Kayla.
"Tidak aku akan jamin dia tidak bisa membuat ku jatuh cinta padanya"Kayla.
"Kalau kau benar benar akan jatuh cinta padanya bagaimana?"Mama Kayla.
"Udahlah kalian sama saja dengannya sama sama buat mood orang hilang saja"Kayla.
Kayla pergi menuju kamar.
"Anak itu benar benar keras kepala sekali"Papa Kayla.
"Sudahlah mungkin dia butuh waktu untuk mencintai Gavin"Mama Kayla.
"Hmm baiklah"Papa Kayla.
- Besok nya -
\-\-\- BERSAMBUNG \-\-\-