My Enemy Is My HUSBAND

My Enemy Is My HUSBAND
• CHAPTER 3 •



"APA!?" Jawab kayla kaget.


"Knp??bukankah kau sudah berjanji akan menerimanya tanpa melawan??" Sahut ayah Kayla.


"Tapi kan Kayla masih SMA pah, yakali Kayla nikah muda😒" Jawab Kayla.


"Mah~ tolongin Kayla dong, masa Kayla nikah muda😩" Kata Kayla


"Sudahlah terima saja nak mungkin ini yang terbaik untuk mu😊" jawab mama Kayla


"Ish kalian sama saja!?"jawab Kayla yang langsung pergi ke kamar.


Mamanya hanya diam melihat putrinya yang kesal itu naik untuk pergi ke kamar nya.


- Kamar Kayla -


"Ish pokoknya aku ngak mau di jodohin!?"kata Kayla pada dirinya sendiri sambil menjatuhkan badan ke kasur.


"Yakali gw nikah muda, udah gitu gw ngak tau siapa calon suami gw😒" katanya lagi.


"Au ah mending gw tidur"kata Kayla lalu segera tidur.


- paginya -


Tok tok tok


"Kayla bangun nak nanti kamu telat loh!?" Teriak mama Kayla dari luar kamar Kayla.


"Kayla cepat bangun kau ingin telat!?" Katanya lagi.


"Iya iya Kayla bangun!?"teriak Kayla dari dalam.


"Cepat mandi dan siap siap lalu turun kebawah untuk sarapan" kata mama Kayla lalu pergi ke bawah.


Kayla pun mandi. setelah mandi dia memakai seragamnya lalu mengikat rambutnya disertai dengan bedak baby yang di pakai nya di muka sehingga membuat nya cantik natural.


Kayla pun turun kebawah dan mengambil satu potong roti lalu pergi ke sekolah tanpa berpamitan pada kedua orang tuanya pasalnya dia masih kesal pada mereka.


- Disekolah -


Kayla memarkirkan mobil Lamborghini nya lalu masuk ke sekolah menuju kelasnya, banyak sekali yang memerhatikan nya pasalnya wajahnya sagat lah menarik perhatian orang, namun dia mengabaikan semua tatapan itu dan fokus menuju kelas.


Sesampainya di kelas dia langsung masuk dan duduk di bangku nya sehingga membuat para sahabatnya nya heran padanya.


"Woi Lo Napa??" Tanya Sherly pada Kayla.


"Tau tuh lo lagi ada masalah??banyak pikiran??" Tanya Aurel lagi.


"Bisa diam ngak sih!!?"bentak Kayla dan lamgsung pergi meninggalkan kelas.


"Tumben tu orang bentak kita"Kata felysia pada sahabat nya yang lain.


"Tau tuh kayaknya dia lagi banyak pikiran deh" sahut vany.


"Udah dia butuh waktu sendiri kali, nanti kalau dah tenang kita suruh dia cerita" kata Sherly lalu memainkan ponselnya.


"Hmm gw setuju ide Lo" sahut Fany.


- Kayla POV -


Kayla yang tadi meninggalkan kelas kini sedang duduk di bangku panjang taman halaman sekolah, dia hanya bengong dan bertanya pada dirinya sendiri apa yang harus di lakukan oleh nya.


"Ahkk lama lama gw bisa gila kalau gini!?" kata Kayla pada dirinya sendiri sambil mengacak-acak rambutnya.


"Lagian Napa gw harus nikah pas SMA coba knp ngak pas lulus kuliah aja!?"katanya lagi.


"Udahnya gw ngak kenal siapa tu manusia main jodoh jodohin aja"


"Lagian knp harus di jodohin!? Emangnya gw ngak bisa milih yang bakal jadi suami gw nanti!? Lagian maish jauh juga impian gw juga belum tercapai main nikah nikah aja ngak mikirin kebahagiaan gw tau ngak!? kesel gw!!!?" Ucapnya agak keras.


"Woi tukang rusuh ngapain lo disini bukannya masuk malah di sini, ohhh ato jangan jangan Lo mau bolos ya!?"


"APA!?" Jawab kayla kaget.


"Knp??bukankah kau sudah berjanji akan menerimanya tanpa melawan??" Sahut ayah Kayla.


"Tapi kan Kayla masih SMA pah, yakali Kayla nikah muda😒" Jawab Kayla.


"Mah~ tolongin Kayla dong, masa Kayla nikah muda😩" Kata Kayla


"Sudahlah terima saja nak mungkin ini yang terbaik untuk mu😊" jawab mama Kayla


"Ish kalian sama saja!?"jawab Kayla yang langsung pergi ke kamar.


Mamanya hanya diam melihat putrinya yang kesal itu naik untuk pergi ke kamar nya.


- Kamar Kayla -


"Ish pokoknya aku ngak mau di jodohin!?"kata Kayla pada dirinya sendiri sambil menjatuhkan badan ke kasur.


"Yakali gw nikah muda, udah gitu gw ngak tau siapa calon suami gw😒" katanya lagi.


"Au ah mending gw tidur"kata Kayla lalu segera tidur.


- paginya -


Tok tok tok


"Kayla bangun nak nanti kamu telat loh!?" Teriak mama Kayla dari luar kamar Kayla.


"Kayla cepat bangun kau ingin telat!?" Katanya lagi.


"Iya iya Kayla bangun!?"teriak Kayla dari dalam.


"Cepat mandi dan siap siap lalu turun kebawah untuk sarapan" kata mama Kayla lalu pergi ke bawah.


Kayla pun mandi. setelah mandi dia memakai seragamnya lalu mengikat rambutnya disertai dengan bedak baby yang di pakai nya di muka sehingga membuat nya cantik natural.


Kayla pun turun kebawah dan mengambil satu potong roti lalu pergi ke sekolah tanpa berpamitan pada kedua orang tuanya pasalnya dia masih kesal pada mereka.


- Disekolah -


Kayla memarkirkan mobil Lamborghini nya lalu masuk ke sekolah menuju kelasnya, banyak sekali yang memerhatikan nya pasalnya wajahnya sagat lah menarik perhatian orang, namun dia mengabaikan semua tatapan itu dan fokus menuju kelas.


Sesampainya di kelas dia langsung masuk dan duduk di bangku nya sehingga membuat para sahabatnya nya heran padanya.


"Woi Lo Napa??" Tanya Sherly pada Kayla.


"Tau tuh lo lagi ada masalah??banyak pikiran??" Tanya Aurel lagi.


"Bisa diam ngak sih!!? Pusing tau ngak!?"bentak Kayla dan langsung pergi meninggalkan kelas.


- Setelah Kayla pergi -


"Tumben tu orang bentak kita ya kan"Kata felysia pada sahabat nya yang lain.


"Tau tuh kayaknya dia lagi banyak pikiran deh" sahut vany.


"Udah dia butuh waktu sendiri kali, nanti kalau dah tenang kita suruh dia ceritain ke kita" kata Sherly lalu memainkan ponselnya.


"Hm~ oke deh gw setuju ide Lo" sahut Fany.


- Kayla POV -


Kayla yang tadi meninggalkan kelas kini sedang duduk di bangku panjang taman halaman sekolah, dia hanya bengong dan bertanya pada dirinya sendiri apa yang harus di lakukan oleh nya.


"Ahkk lama lama gw bisa gila kalau gini!?" kata Kayla pada dirinya sendiri sambil mengacak-acak rambutnya.


"Lagian Napa gw harus nikah pas SMA coba knp ngak pas lulus kuliah aja atau pass gw dah kerja!?"katanya lagi.


"Apalagi masalahnya gw ngak kenal siapa tu manusia yang mau di jodohin Ama gw bilang dulu kek Minta persetujuan gitu ini malah maksa udah gitu main langsung jodoh jodohin aja!!?"


"Lagian knp harus di jodohin!? Emangnya gw ngak bisa memilih yang bakal gw jadiin suami gw nanti!? Lagian masih jauh juga impian gw juga belum tercapai main nikah nikah aja ngak mikirin kebahagiaan gw tau ngak!? kesel gw!!!?" Ucapnya agak keras.


"Woi tukang rusuh ngapain lo disini bukannya masuk malah di sini, ohhh ato jangan jangan Lo mau bolos ya!?" Kata seorang cowok yang ada di belakang kursi kayla


\-\-\- BERSAMBUNG \-\-\-