
********************
selesai sarapan yuan berkeliling di taman utama yang ada di kediaman kakeknya sebelum pulang di harus pamit kepada semua nya apa lagi kepada kakek nya tapi semua masih sibuk dengan urusan mereka jadi yuan akan pulang pada siang hari, untuk para bawahan sudah pulang terlebih dahulu karena mereka harus melakukan pekerjaan yang telah ia berikan tapi ada beberapa orang yang tetap tinggal untuk menemani nya di sini.
selama berkeliling yuan di buat kagum dengan kediaman ketua klan feng yang sebesar istana khusus untuk para anggota kerajaan.
yang memang klan feng itu terkenal kaya tapi tidak sekaya anggota keluarga kerajaan bagaimana bisa mereka mempunyai kediaman yang indah seperti ini satu hal,yang yuan ingin tanyakan kakek nya untuk sekarang saja wilayah pemukiman klan feng sebesar desa kecil itu tidak termasuk wilayah kekuasaan mereka.
jadi semuanya menjelaskan mengenai clan feng yang sangat terkenal dan di hormati di benua hitam ini tidak di pungkiri bahwa keluarga jauh nya ini sangat lah kaya kalo di lihat dari kediaman ketua kan saja yang sebesar dan seluas ini, semua ini belum termasuk bisnis yang mereka jalani selama beberapa generasi mungkin kekayaan klan feng tidak akan pernah habis sampai tujuh turunan atau lebih .
( taman utama )
karena lelah berkeliling di taman yang luas ini yuan memiliki untuk beristirahat sebentar di gazebo yang ada di tengah taman di dalam gazebo itu yuan hanya duduk diam sambil melihat sekeliling taman itu,saat ini dia hanya seorang diri berkeliling kediaman feng kenapa mei juan tidak menemani di sebabkan dia ada suruh mendadak tapi itu tidak akan lama jadi dia menyuruh yuan berkeliling sendiri agar lebih mengenal lingkungan kediaman klan feng.
sedang li wei yang tinggal dengan yuan di sini ijin pergi ke dapur untuk meminta makanan ringan untuk di makan yuan.saat yuan asyik menikmati pemandangan taman dari pintu muncul segerombolan orang memasuki taman hingga mendekati kearah dia berada sekarang yuan yang melihat hal itu hanya diam tak peduli dengan apa yang sedang terjadi.
salah satu dari kelompok itu berjalan kearah dan mulai membuka pembicaraan dengan yuan yang merasa tak asing dengan orang yang memberi salam kepada nya
"salam yuan jiejie"anak paman nya
yuan yang tahu kalo yang mengapa nya itu salah satu dari anak paman nya, membalas salam nya dengan senyum saja karena yuan tidak ingin nama sepupu ini.
"boleh kami bergabung duduk di sini"sepupu yuan
"tentu silakan duduk saja "yuan
akhirnya mereka duduk tidak jauh dari tempat duduk yuan.seperti nya sepupu yuan sedang mengadakan pesta bersama teman-teman nya di taman utama karena tidak ingin menganggu acara nya yuan hanya diam sambil menunggu li wei datang membawa makanan untuk nya kebetulan juga tadi li wei meberikan nya buku untuk ia baca sambil menunggu li wei datang.
sedang teman-teman dari sepupunya hanya bertanya-tanya tentang nya,dalam diam karena mereka belum pernah melihat di kediaman klan feng sekali pun.
"nona kedua..siapa wanita yang tadi,anda sapa "salah satu nona muda
"dia kakak sepupu dari bibi ku yang sudah wafat "sepupu yuan
"astaga dia cantik sekali...nona kedua sangat beruntung memiliki sepupu yang cantik "nona dari klan
"tentu saja,yuan jiejie cantik...dia juga pemilik perguruan kabut hitam yang terkenal di benua timur"sepupu yuan
"apa!!...sepupu nona adalah memiliki perguruan kabut hitam yang sangat terkenal di kalangan para tuan muda di benua ini"
"bahkan kakak saya ingin masuk ke perguruan itu..tapi selalu gagal dalam ujian nya "
"sepupu juga ikut dalam ujian masuk juga tapi selalu gagal... karena setiap tahun nya ujian akan berbeda-beda tapi kualitas pendidikan sangat hebat dan di akui semua perguruan lain di benua timur maupun hitam "
"hehehe...hebat bukan kakak sepupu ku"sepupu yuan
para gadis itu tidak tahu kalo semenjak awal mereka mengobrol yuan juga ikut mendengar semua yang sedang mereka bicarakan termasuk tentang nya,yuan hanya bisa tersenyum dalam diam karena adik sepupu nya yang membanggakan diri kalau memiliki sepupu yang hebat sepertinya.
akhirnya li wei datang membawa makanan untuk nya dia hampir saja bosan menunggu li wei yang tak kunjung datang.
"maaf nyonya ada sedikit kendala di dapur"li wei
"tidak masalah li wei"yuan
li wei langsung memberikan nampan yang berisi makanan kepada yuan yang sedang membaca buku, dengan tenang li wei berdiri di samping nyonya nya tanpa berkata apapun ini sudah menjadi kebiasaan li wei karena dia dulu dayang istana yang menjadi yuan.
dari arah pintu masuk terdapat sekelompok pria mendekat ke arah mereka semua para nona yang sedang asik mengobrol seketika terdiam karena kedatangan sekelompok pria muda nang tampan mendekat ke arah mereka semua,wajah para nona itu sedikit memerah karena malu di dengan kehadiran para pria muda itu dan sedang melihat kearah mereka semua atau lebih tepatnya ke arah yuan yang fokus membaca dan tidak menyetel adalah segerombolan orang datang ke arah mereka.
tapi sepertinya para pria sedang terkagum-kagum dengan wajah cantik yuan bahkan tidak pernah mereka lihat selama ini bahkan tidak ada wanita dari paviliun hiburan yang secantik yuan yang ada depan mata mereka.
para pria berjalan ke arah para nona yang sedang asyik mengobrol dan minum teh tapi mereka tetap tidak bisa berpaling dari yuan yang duduk tidak jauh dari para nona muda itu,salah satu dari para pria itu mendekati yuan yang duduk di dalam gazebo dan akan mencoba berbicara dengan yuan.
melihat para pria mendekati mereka semua nina muda langsung memperbaiki penampilan nya agar tidak jelek di mata para pria yang mendekati mereka,bahkan para gadis tidak bisa duduk diam
tapi sepertinya yuan sedang tidak ingin di ganggu siapapun bisa di lihat kalo dia hanya ingin membaca buku yang sedang ia baca hingga selesai
"cantik boleh kenalan tidak"pria itu
yuan yang hanya menengok sebentar kearah sumber suara setelah itu dia kembali fokus membaca,sedang sepupu yuan yang tahu orang yang sedang mengoda dia hanya diam sambil menyaksikan tontonan seru di depan matanya.
siapa yang tidak tahu kepribadian yuan yang tidak mudah di tebak apa lagi sekarang mood yang sedang tidak baik,karena tidak ada respon dari yuan pria itu mulai kesal karena telah diabaikan oleh yuan begitu saja bahkan yuan tidak membalas senyuman dari pria di depan nya.
"hai!!...kau tidak tahu aku siapa "teriak pria itu
"memang nya kau itu siapa... hingga berani mengoda ku "yuan yang masih fokus membaca dan tidak memperdulikan tatapan dari pria di depan nya.
"aku adalah putra bungsu ketua klan feng..kalo kau itu hanya tamu di sini jadi jangan terlalu sombong"pria itu dengan nada sombong karena dia itu anggota keluarga klan feng
"aku ini cucu dari ketua klan feng " jawab yuan dengan sorot mata tajam
yuan sekarang sangat marah karena saat waktu membaca telah di usik oleh pria yang tidak tahu sopan santun ini,semua orang yang ada disana langsung terdiam dengan wajah berkeringat di sebabkan yuan mengeluarkan hawa yang kurang menyenangkan bagi mereka semua .
sedang orang yang mengganggu yuan juga ikut terdiam karena dia berpikir sejenak sebelum berbicara lagi, setelah lama terdiam ia sadar bawa gadis yang ia goda saat ini adalah keponakan yang datang kemarin siang dan sedang menginap .
"kau!!...keponakan ku "jiang wu
'tunggu sebentar kalo dia anak ketua klan feng berarti di paman ku.....tapi yang mana 'pikir yuan karena dia baru sadar kalo orang yang didepan itu adalah paman nya
"hah!!..kau pasti paman jiang wu "yuan
"kau jing yuan kan...anak dari yihua jiejie"jiang wu
'astaga wanita yang kemarin aku lihat di festival..itu keponakan ku sendiri 'pikir jiang wu.
karena awal nya dia ingin mendapatkan hati yuan karena wajah nya yang cantik dan di jadikan kekasih baru nya .
saat yuan melihat dengan sesama paman nya dia merasa perna melihat paman nya di suatu tempat tapi dimana pikiran yuan sedang sesama sambil mengingat semua wajah para paman nya yang bertemu kemarin.
"tunggu..bukannya kau yang mengikuti ku saat di festival waktu itu...ah! aku paham sekarang"yuan
"😣😣😣😣"jiang wu
"oh itu menjelaskan kenapa paman di juluki merak hijau kan...karena suka tebar pesona"
"cocok sekali dengan sifat paman yang suka menggoda wanita yang baru di temui.. bahkan keponakan sendiri juga di godain"yuan
"hentikan ucapan mu...aku tidak tahu kalo kau itu anak yihua jiejie"jiang wu yang malu dengan apa yang di keluarkan dari mulut yuan barusan.
"🤭🤭🤭🤭🤭🤭"yuan
'ternyata seru juga mengoda paman jiang wu...betul kata ibunda permaisuri meskipun suka tebar pesona..dia itu orang sebenarnya sangat pemalu 'yuan
tanpa henti yuan terus mengoda paman nya yang sebenarnya sangat pemalu kalo di ejek seperti ini tapi tidak ada yang berani menghentikan yuan karena mereka masih syok dengan hawa yang di keluarkan yuan tadi saat sedang kesal, karena tidak ada yang menghentikan nya yuan terus-terusan melontarkan kata-kata yang membuat pamannya malu dan membuat wajahnya menjadi merah .
akhirnya yuan berhenti mengoda jiang wu karena tidak bisa menahan tawa nya yang sudah tidak bisa di tahan dan kebetulan juga permaisuri juan datang menghampiri mereka dan melihat yuan terus menggoda jiang wu di depan semua orang.
"yuan jangan mengoda paman mu lihat dia malu"permaisuri juan
"hehehe... maaf ibunda aku tidak tahan melihat wajah paman yang merah...dan salah sendiri dia mengoda ku terlebih duluan"yuan🤭🤭🤭
"jiejie lihat itu yuan menertawakan ku "jiang wu yang mengadukan ke kakaknya kalo yuan terus tertawa di atas penderita nya
"sudah lah jiang wu...kau juga yang dulu mengoda,dia jadi inilah balasan nya"mei juan yang juga membelah yuan
"😢😢😢😢"jiang wu yang sedih bercampur malu
"dan kau juga jing yuan berhenti menertawakan paman mu ini "mei juan dengan nada tegas kepada yuan
"maaf ibunda "yuan yang baru berhenti tertawa di atas penderita paman nya.
sedang li wei dan yang lain nya yang menyaksikan tontonan di depan hanya bisa diam sambil menikmati pemandangan yang cukup seru di saksikan,lain cerita kalo yang di saksikan oleh mei juan di depan matanya memandang di depan nya tidak bisa di katakan seru karena keusilan yuan sudah termasuk melebihi batas.
untuk yuan saat ini dia hanya melihat kearah ibunda permaisuri nya yang sedang mengomeli dirinya yang telah berbuat usil terdapat paman nya hingga menahan malu atas apa yang di ucapan yuan di depan semua orang .
iya memang dia itu suka sekali merayu wanita yang baru ia kenal tapi dia itu bukan merak hijau yang memamerkan keindahan wajah nya di depan semua orang,apa lagi usia nya tidak lah muda lagi di usia 30 tahun ke atas wajah dan tubuh nya masih sangat terjaga di karena jiang wu masih belum menikah di usia yang sekarang.
setelah permaisuri juan puas mengomeli jing yuan hingga telinga nya panas karena omelan dari ibunda permaisuri nya ini tapi dia tidak akan kapok berbuat usil terdapat siapapun itu, termasuk keluarga maupun para bawahannya tapi sebelum itu yuan harus minta maaf ke jiang wu karena telah mengoda di depan semua orang dan agar rasa percaya diri paman nya kembali lagi.
"paman jiang wu..aku minta maf telat mengoda mu di depan semua orang"Yuan
"iya ku maaf kan..lain kali jangan usil terdapat orang lain biar paman saja yang menjadi bahan usil mu"Jiang wu
akhirnya yuan dan jiang wu menjadi akur dalam sekejap mata mereka berdua itu tidak lah saling membenci cuma agak usil dan pembuat onar saja.
"yuan,bukan nya kamu harus kembali ke kediaman mu...kenapa masih di sini"mei juan
"aku belum berpamitan kepada semua tidak enak kalo langsung pergi...lagi pula aku tidak akan bekerja untuk hari ini"yuan
"kau pulang saja...nanti ku sampai pesan mu ke mereka semua"
"oh iya..ini juga aku membawakan beberapa makanan untuk di perjalanan pulang...li wei tolong simpan di kereta agar kalian bisa makan nanti"mei juan
"baik permaisuri"li wei
"harus nya ibunda tidak usah melakukan itu "
"paman lain kali datang ke kediaman ku..sebelum aku kembali ke benua timur... kebetulan aku tinggal di kota dragon selama dua bulan"
"baik lah aku akan datang kalo ada waktu"Yuan
"jaga kesehatan mu"jiang wu sambil memeluk yuan.
tak mau kalah yuan juga membalas pelukan dari jiang wu dengan hangat tidak biasa yuan mau di peluk seperti sekarang.
tak lama setelah berpamitan kepada permaisuri juan dan jiang wu yuan pergi meninggalkan kediaman kakeknya yang ada di wilayah berbatasan kota dan harus segera kembali ke kota dragon tempat ia tinggal sementara di benua hitam,tiba di kediaman nya hari sudah sore di sebabkan yuan tidak langsung pulang tapi mampir ke pertokoan yang ada di kota dragon untuk membeli beberapa barang harian maupun membeli beberapa pasang pakaian untuk ia pakai selama di benua hitam.
dan karena terlalu asyik berbelanja hingga tidak sadar hari sudah sore segera mungkin dia dan yang lain nya pulang,untung saja dia tidak kena omel li wei karena dia ikut serta dalam membantu membawa kan belanjaan nya.
###############
satu bulan kemudian
tidak terasa musim gugur telah tiba dan sudah satu bulan lama yuan dan para bawahan tinggal di benua hitam untuk urusan pekerjaan yang ada di kota dragon dan sekitarnya,pada saat ini yuan tidak bisa melakukan segala sesuatu dengan sesuka hati nya dengan kata lain dia tidak bisa sebebas di benua timur.
tapi itu tidak akan membuat yuan menjadi sedih begitu saja karena di benua hitam ada banyak jenis hewan ajaib yang belum ia perna temui selama ini,jadi selama tinggal di benua hitam yuan dan para bawahan melakukan kegiatan berburu hewan ajaib yang ada di benua ini kalo ada waktu kosong.
seperti hobi yuan tidak pernah berubah meskipun dia sedang berada di luar wilayah nya jangan salah karena dia cucu dari klan feng di memiliki hak khusus dari kakek nya untuk melakukan kegiatan apapun yang ia mau termasuk bisa keluar masuk wilayah terlarang bagi orang luar,ini sungguh kebetulan yang tidak di duga yuan wilayah terlarang di bawah kepemilikan klan feng bahkan tidak hanya satu tapi setengah dari benua hitam itu milik klan feng jadi dia bisa melakukan apapun tanpa harus takut dengan orang klan lain.
kemarin yuan dengan melakukan pertemuan dengan para kolega bisnis nya yang ada di benua hitam tidak hanya itu dia juga merencanakan membuka ujian masuk perguruan lebih awal untuk para anak berbakat di benua ini yang tidak bisa mendapatkan kesempatan untuk mengikuti ujian ulang
salah satu rekan bisnis nya adalah klan feng yang merupakan keluarga jauh nya tidak nya itu para paman nya meminta kepada untuk bisa memasuk para sepupu nya di perguruan dengan imbalan hadiah yang tidak lah murah dan dengan senang hati yuan mau menuruti permintaan para paman nya itu.
tapi dia memilih syarat yaitu dia akan menguji para sepupu yang layak masuk ke perguruan nya dan tidak semua nya bisa ia masukkan tapi itu tidak masalah bagi para paman nya yuan sudah mau menerima permintaan neraka saja sudah membuat mereka semua senang.
hari ini di kediaman yuan ada kunjungan dari klan feng yang ini membahas pekerjaan dan juga ingin memberikan hadiah yang telah di janjikan kepada nya oleh para pamannya,tak tanggung-tanggung semua membawa berbagai macam jenis barang untuk dihadiahkan kepada yuan untuk yuan sendiri yang melihat hal itu nya bisa terdiam menatapi setumpuk hadiah dari para paman nya ini.
"paman tidak usah repot-repot meberikan hadiah sebanyak ini"Yuan
"tidak yuan..ini hadiah untuk mu yang telah memasuk para sepupu mu ke perguruan kabut"para paman nya
"aku menerima mereka karena bakat bukan ingin hadiah... mereka layak menjadi murid perguruan ku dan tidak di ragukan lagi mereka keturunan klan feng "
"tapi kenapa mereka selalu gagal dalam ujian masuk perguruan ku "Yuan
"ujian masuk perguruan mu itu sangat sulit..jiejie "salah satu sepupu nya yang ikut ke sini
"yang jelas sulit aku hanya mencari yang mau berusaha dan memiliki bakat unik"yuan
"yang memang tidak di ragukan kalo master lin hanya ini yang terbaik... bukan begitu jiejie"sepupu yuan
"😏😏😏😏"yuan
para sepupu yang sangat kagum dengan yuan di usia yang masih mudah sudah memiliki perguruan yang cukup terkenal di benua timur dan hitam apa lagi dia juga memiliki kota,dari semua keturunan dari klan feng tidak ada yang seperti yuan yang paling hebat saja ini adalah menjadi murid atau guru di perguruan yang terkenal saja atau menjadi pendekar legendaris di benua hitam contoh seperti tetua klan feng yang saat ini yang itu kakek yuan.
acara hari berakhir dengan baik semua orang sangat menikmati makanan yang di hidangkan khusus untuk mereka semuanya apa lagi yuan sendiri yang memiliki menu makanan yang akan di sukai oleh semua nya.
setelah acara selesai para paman dan sepupunya pamit pulang karena semua urusan mereka dengan yuan tekad selesai tidak di sangka yuan memiliki para paman nya baik dan tampan meskipun sudah menikah dan memiliki anak yang sudah remaja tapi banyak wanita suka kepada mereka meski sudah memiliki isteri bahkan ada yang rela dijadikan selir .
yah apa lagi kakek nya yang memiliki ketampanan yang tidak wajar di usia nya sekarang ada saja wanita yang ini menikah dengan kakek nya tidak perduli dengan umur nya yang tidak muda lagi.
bahkan anak/paman bungsu nya saja kalah keren di mata para wanita bangsawan di benua hitam tidak tapi kakek tidak akan pernah mau menambah istri lagi,di sebabkan istri utama atau nenek kandung yuan itu sangat seram kalo marah sudah cukup ketua klan feng memiliki lima orang istri yang mau menerima apapun yang terjadi.
* pelabuhan benua hitam *
pangeran dan putri kerajaan lin datang ke benua hitam untuk menyusul ibunda permaisuri mereka yang sedang ada di benua ini di tambah lagi putra mahkota mengajak teman nya yaitu kaisar liu untuk pergi liburan di benua hitam juga, karena kaisar liu ingin pergi ke klan feng dan menayangkan pertunangan dengan keturunan dari klan feng yang tidak pernah datang ke kerajaan nya untuk menagih janji kakek kaisar nya.
"hm itu benar ada suatu hal yang aku ingin tanyakan ke klan itu... ingat tidak soal pertunangan yang diatur oleh kakek ku dulu dengan klan feng"kaisar Liu/Yuwen
"oh iya satu hal yang tidak pernah ku beritahu kepada mu selama kita menjadi sahabat...kalo aku dan shan qing serta adik satu ibu kami adalah keturunan murni klan feng"Xie wenhuan
"maksud mu..kau dan shan qing adalah keturunan klan feng"Yuwen
"jadi tidak usah repot-repot mencari informasi klan feng...ikut saja kami"Xie wenhuan
"jangan jangan adik perempuan shan qing itu calon istri ku"Yuwen
"enak saja...ibu ku itu keponakan dari ketua klan feng,jadi adik ku tak akan menikah dengan mu "shan qing
"lebih tepatnya yang seharusnya kau nikah itu adik...jing yuan tapi kau tahu kan "wenhuan
"Kakak ayo kereta kita mau berangkat"pangeran Ying fang
"Iya sebentar"kedua pangeran tertua
Setelah selesai memasukkan semua barang mereka ke kereta mereka semu berangkat ke kota dragon tempat klan Feng tinggal selama perjalanan mereka semu membahas tentang rencana mereka setelah tiba di kota dragon dan berapa lama mereka akan tinggal di sana .
* Tiga jam kemudian*
Kediaman klan Feng
Di pintu masuk gerbang terdapat di kereta yang baru saja tiba di sana orang orang yang ada di sana penasaran siapa yang datang tiba-tiba tanpa pemberitahuan terlebih dahulu,Mereka semua turun dari kereta dan melihat sekitar untuk mencari seseorang yang mereka kenal di sana dari pintu masuk kediaman permaisuri juan terlah mengganggu mereka semua.
"Ibunda lama tidak bertemu"ketiga pangeran dan putri huan yue
"Apa berjalan kalian menyenangkan"mei Juan
"Salam permaisuri Juan "kaisar Liu
"Ah!!...salam juga kaisar Liu"mei Juan yang terkejut dengan kedatangan kaisar Liu ke sini dengan para anak nya
"Mari masuk kamar untuk kalian semua sudah di persiapkan"mei Juan
Mei Juan mengajak mereka semua masuk kedalam di dalam mereka semua di suguhkan teh dan makanan ringan untuk semua karena sebentar lagi waktu makan malam jadi mereka hanya menyuguhkan makan ringan dulu tidak baik memberikan makanan berat mendekati waktu makan malam
Para pelayan menurunkan semua barang mereka dari kereta dan meletakkan nya di kamar mereka masih-masih karena mereka tiba kesini pada sore hari mereka langsung masuk kekamar untuk membersikan tubuh dari segala kotoran sebab tetua klan feng mengundang mereka untuk makan malam bersama terutama untuk kaisar Liu tamu mereka.
Waktu makan malam akhirnya tiba semua sudah di ruang makan termasuk para pangeran dan putri yang baru saja selesai membersihkan tubuh mereka,
"Kaisar Liu kenapa datang ke klan Feng "salah satu orang anak ketua klan Feng
"Dia ingin menanyakan tentang suatu hal dengan kakek... paman"Xie wenhuan
"Kau mau berbicara apa dengan ku"ketua klan Feng
"Anda paman wenhuan"yuwen
"Tidak,aku kakek nya"kakek Wenhuan
"😲😲😲😲"Yuwen
"Tutup mulut mu,Yuwen.. dia memang kakek ku kok,wajar kalo di masih sangat muda... bahkan kakek buyut ku saja masih hidup"
"Kakek dia ingin menanyakan soal pernikahan dengan keturunan dari klan Feng yang terlah dipersiapkan oleh kakek dan kakek nya "wenhuan
"Oh!?..soal itu kan Yuan sudah lama meninggal jadi perjanjian itu sudah lama berakhir"ketua klan
"Tapi kenapa simbol ini tidak hilang"Yuwen
"Kalo ini jangan tanya ke aku coba ke istri ku "ketua klan Feng
"Simbol itu akan menghilangkan secara perlahan..hanya saja kalo kau jatuh cinta dengan orang yang mengingatkan mu dengan sosok cucu ku.. mungkin akan sulit hilang"
"Permaisuri mu.. yang sekarang pasti mengingat mau kepada cucu perempuan ku "
"Ingin satu hal lagi,jangan paksakan melepaskan simbol itu..kalo tidak ingin nyawa mu jadi taruhan nya"nyonya Feng
"Bibi bisakah kau tidak bicara seperti itu...kau membuat nya ketakutan"mei Juan
"Aku sedang tidak menakuti nya mei juan..ingat suami adik yang menikah lagi dan memaksa melepaskan simbol itu demi wanita lain..dan keesokannya dia mati dengan tidak wajar"nyonya Feng
"hak itu menyeramkan hingga membuat semua tidak ada yang mau mendatangi pemakaman nya "mei Juan
"..........."semua orang yang ada di ruang itu
Akhirnya makan malam mereka di lanjutkan dengan semua tidak ada yang berani membuka pembicaraan Setelah nyonya besar membicarakan tentang kematian karena memaksa melepaskan simbol ikatan takdir.
#############
Tiga hari kemudian
Hari ini Yuan berencana untuk pergi jalan-jalan kota dengan Jiang wu yang telah mengajak nya untuk melihat beberapa tempat indah yang jarang di ketahui orang,yang ada di sekitar kota dragon kebetulan juga hari ini dia memiliki waktu kosong karena tidak ingin berdiam diri di kediaman Yuan menerima ajakan dari Jiang wu saja toh tidak akan ada yang akan marah dengan hal ini.
Dia hanya berdua dengan Jiang wu saja tidak ada yang akan menemani nya karena semua sibuk dengan pekerjaan mereka dengan begini Yuan bisa menikmati waktu bersama paman tanpa ada yang Menganggu nya
"Nyonya anda ingin kenakan pakaian yang mana "Li Wei
"Suka suka kalian saja aku ikuti saja tapi jangan pakai yang akan merepotkan dia nanti"yuan
"Baik Nyonya"Li Wei
Li Wei dengan para pelayan mulai mendandani Yuan secantik mungkin dan memiliki hanfu yang simpel dan elegan dengan begini Yuan bisa menikmati waktu jalan jalan tanpa kesulitan dalam pakaian nya, selesai berpakaian mereka selanjutnya menata rambut Yuan selagi rambut nya ditata Yuan saat ini hanya duduk diam Sambil membaca buku
Sedang di ruang tamu Jiang wu sedang menganggu nya dengan santai tak terburu-buru sambil menunggu Jiang wu di berikan minum dan makan ringan untuk ia nikmati selagi yuan bersiap siap untuk pergi bersama nya hari.
Setelah selesai berdandan yuan pergi keruang tamu untuk menemui jiang wu yang ada di sana dan mereka berdua pergi ke tempat tujuan mereka menggunakan kereta karena mereka tidak akan mengunjungi satu tempat saja tapi lebih bahkan Jiang wu rasa satu hari saja tidak cukup untuk mereka mendatangi semua tempat yang ini mereka kunjungi
Mereka berdua tiba di tempat pertama yang ingin mereka datangi yaitu hamparan bunga yang indah yang jarang orang datangi dan Jiang wu ingin melihat tempat favorit kepada yuan senang selama tinggal di kota dragon,setelah itu mereka pergi ke tempat selanjutnya hingga tidak terasa sudah sore dan tidak sempat makan siang jadi mereka pergi ke pertokoan yang tidak jauh dari lokasi mereka sekarang di sana ada restoran yang menyajikan makanan yang sangat enak dan pasti di sukai oleh Yuan.
Tanpa pikiran panjang lagi mereka berdua pergi ke restoran itu.di dalam restoran terlihat banyak sekali pengunjung yang datang untuk makan malam memang tempat ini cukup terkenal di kalangan masyarakat kota.
Di dalam restoran
Mereka berdua langsung masuk ke dalam restoran yang memesan tempat untuk mereka makan.
"Selama datang bisa saya bantu tuan"pelayan
"Tolong ruang VIP seperti biasa nya "Jiang wu
"Baik tuan silahkan ikut saya "pelayan
"Paman kenapa kita tidak makan di lantai satu saja kan tidak lama kita makan"Yuan
"Lihat mereka menatap mu dengar aneh..aku tak mau kau di godain mereka laki laki mesum "Jiang wu
tiba-tiba ada laki laki menyentuh pantat Yuan saat melewati sekelompok pemuda Jiang wu yang melihat hal tersebut langsung marah dan menarik pria yang telah menyentuh Yuan dengan tidak sopan di dekat nya
"Hai!!..kau cari mati dengan klan feng rupanya"Jiang wu
"Sudah paman "yuan
"Memang kau itu dari klan Feng sehebat apa sih hingga sombong sekali..paling paling kuat dari uang nya saja"pria itu
"Hai?!..jaga ucapan mu kau tidak tahu siapa yang ada di depan mu ini"salah seorang teman Laki-laki mesum
"Memang siapa dia paling paling cuma tuan yang suka sombong dengan setatus keluarga nya"
"Wah..wah tidak punya rasa takut rupanya"Jiang
wu .
Tanpa sepatah kata pun Jiang wu langsung mengeluarkan pedangnya dan menebas tangan pria itu yang telah menyentuh Yuan, semua orang yang ada di dalam restoran itu tidak ada yang berani berkomentar atas apa yang baru saja terjadi mereka tahu siapa betul orang yang terlah mengganggu klan Feng tidak akan selamat meskipun itu keluarga kerajaan sekali pun.
Sedang teman teman dari orang yang di tebas Jiang wu hanya takut dalam diam dengan apa yang baru saja terjadi mereka benar-benar menyesal berteman dengan orang ini.
"Astaga lemah sekali...baru ku tebas sudah kesakitan"Jiang wu
"Ah aku baru ingat paman memiliki julukan lain..yang itu iblis pedang"
"Malang sekali nasib pria itu"Yuan yang melihat pria itu dengan tatapan kasih
"Ada yang mau seperti pria cabul ini"Jiang wu
"..........."
"Ayo Yuan kita ke lantai atas untuk makan"Jiang wu
Di lantai dua tempat jiang wu dan Yuan sedang berada mereka berdua sedang melihat menu makanan yang di berikan pelayan restoran.
"Paman... tidak apa-apa kau membunuh orang"yuan
"Tidak masalah..toh orang itu dulu yang mencari masalah dengan ku "Jiang wu
"Yah sudah kalo begitu"yuan
"Pelayan...tolong hidang menu terbaik kalian keluar semua nya "Jiang wu
"Baik tuan akan segera kami persiapkan"pelayan
"Itu terlalu banyak pesan secukupnya saja "Yuan
"Sudah diam saja Yuan...aku yang akan membayar nya "Jiang
"Karena paman yang banyak aku tidak akan sungkan"
"☺️☺️☺️☺️☺️"Yuan
Dari semua sepupu dari pihak ibu nya hanya Yuan saja yang memiliki karakter yang berbeda dari para keponakan Jiang wu yang ada di kediaman klan Feng yang cenderung memiliki sifat dan karakter tuan muda dan nona pada umumnya, sedang yuan yang sangat simpel dan tidak memperdulikan sekitar hingga membuat menjadi orang yang cuek dan santai padahal dia besarkan di istana kerajaan yang memiliki banyak aturan yang harus di patuhi.
Tidak hanya itu Jiang wu sangat takjub dengan Yuan sejauh ini dia bahkan tidak melihat kekurangan dari Yuan sama sekali,apalagi dengan apa yang di kerjakan oleh Yuan tidak hanya itu pekerjaan yang di lakukan Yuan lebih berat ketimbang pekerjaan yang hanya mengurus toko milik keluarga nya.
Memiliki organisasi pembunuhan bayaran paling di takut di benua timur dan juga memiliki kota paling berbahaya itu sudah membuat nama terkenal keseluruhan benua timur dan hitam bahkan Jiang wu tidak sepadan dengan Yuan yang seorang pendekar hebat dan terkenal.
30 menit kemudian
para pelayan membawa semuanya makanan yang telah mereka pesan Sambil makan yuan juga ingin menanyakan tentang suatu hal yang selama ini membuat penasaran dengan paman nya.
"Paman tidak menikah ... padahal usia paman sudah tiga puluh"Yuan
"Entah Yuan aku tidak ingin menikah saat ini"Jiang wu
"Aku tahu penyebab nya... pasti karena kakek bukan "Yuan
"Iya karena ayah... semua wanita ingin di nikahi oleh ayah "jawab Jiang wu dengan nada kesal
"Malang sekali nasib mu paman....kalah tampan dengan ayah sendiri"Yuan
Dari semua anggota keluarga klan Feng pasti memiliki wajah yang cantik dan tampan,apa lagi para pria sangat tampan dan gagah berani banyak sekali surat melamar dari para wanita dari dalam mau pun luar kota untuk para paman dan sepupunya tapi masih kalah banyak dengan surat lamaran untuk kakek nya.
meski usia yang tidak muda lagi masih banyak wanita yang ingin di jadi istri oleh kakek nya. mereka rela di jadikan istri ke berapa pun asal bisa menikah dengan kakek nya tapi sepertinya kakek nya tidak akan menikah lagi,karena neneknya yang membenci orang yang memiliki banyak istri sudah cukup kakek nya memiliki lima orang istri dia tidak ingin mati di tangan istri utama nya yang sangat seram kalo marah apa lagi nenek itu juga mantan pendekar hebat.
"Sudah Yuan kau makan saja yang banyak...agar tidak sakit "Jiang wu
"Iya bawel"Yuan
"☺️☺️☺️☺️"Jiang wu
Setelah selesai makan malam mereka melanjutkan perjalanan Mereka yang itu kembali kediaman Yuan karena sudah terlalu malam untuk jiang wu pulang dia akan menginap malam di kediaman Yuan.
toh tidak akan ada yang mencari nya kalo tidak ada di rumah karena Jiang wu anak bungsu dari kecil dia sudah di manjakan dan tidak ada yang akan melarang melakukan apa yang dia inginkan,maka itu yuan yang melihat tingkah paman nya satu ini hanya bisa gelengkan kepala saja bagaimana bisa ada laki-laki seperti pamannya di dunia ini aku memiliki kebebasan melebihi siapapun.
.
.
.
.
Tbc