My Emperor Is A Real Destiny

My Emperor Is A Real Destiny
bab 11



************


Kota kabut


Berapa hari kemudian setelah sembuh dari sakitnya yuan melanjutkan rencana untuk memberikan latihan tambah untuk murid dan tentara nya untuk bulan ini,karena di setiap waktu Tertentu dia akan membuat latihan yang seru dan unik untuk para murid dan tentara agar lebih giat untuk belajar maupun bekerja karena itu setiap bulan nya akan diadakan Perlombaan yang berbeda di setiap bulannya.


Saat ini sedang di adakan latihan tanding untuk murid akademi bulan merah maupun akademi kabut hitam di pusat kota karena sedang diadakan untuk semua prajurit maupun murid agar meningkat kan kekuatan dan kerja sama antar tim ,latihan kali ini yuan memberikan misi untuk setiap tim berburu sesuatu untuk dibawa saat melakukan misi diluar di kota kabut dengan mencari barang yang sudah ditulis diatas kertas yang akan diberikan saat misi nanti .


( kertas misi )


-bahan baku


makanan untuk dibawah saat misi di luar


-ramuan dan pil khusus/racun untuk misi berbahaya


-jenis jenis kain untuk membuat seragam khusus akademi


-senjata cadangan


-bahan bahan untuk membuat pil dan obat penyembuh saat sedang terluka


-dan lain lain nya


setelah selesai membagikan kertas tugas yuan memberikan untuk tidak terjadi kesalahan saat perlombaan di mulai di setiap kertas misi diacak agar tidak terjadi kecurangan .


"perhatian semuanya..apa semua tim sudah menerima kertas misi"


"Sudah semua tim menerima kertas misi..master lin "


"baik dengarkan semua...setiap tim harus membawa minimal setengah dari barang yang ada di dalam kertas dan waktu yang kami berikan hingga sore hari...kalo ada yang belum mengumpulkan hingga sore akan diberikan hukuman "


"paham...kalo begitu kita mulai sekarang "yuan.


seketika semua pergi ke sagara penjuru kota untuk mencari barang yang ada di kertas misi mereka.


Sedang kan yuan pergi ke restoran terdekat untuk menunggu dan memantau perlombaan hingga selesai, setibanya di restoran yuan langsung pergi kelantai dua Restoran yang terbagi menjadi berapa ruang pribadi untuk tamu penting atau kaya Restoran ini adalah salah satu toko yang ia miliki di kota kabut.



"nyonya lebih baik anda kembali ke akademi kondisi anda masih Belum pulih sepenuhnya "wangting


"tak usah aku ingin Melihat perlombaan dengan tenang dari atas sini "Yuan


"oh iya kapan kita membuka pendaftaran untuk murid tahun ini dan akan diadakan dimana "Yuan sambil melihat keluar jendela.


"ujian kali ini akan diadakan di kerajaan lin nyonya...karena kaisar lin secara langsung mengundang anda untuk menjadi rakyatnya berapa rakyatnya menjadi murid perguruan kita"


"ehh cukup menarik..kapan terakhir aku ke kerajaan lin,mungkin enam tahun cukup lama Bukan"


"dan kalo aku ingat-ingat dokumen tentang itu belum aku terima atau salah satu dari surat undangan yah "


"nyonya..baru berapa Hari lalu anda membaca dan mendatangi nya...tapi kami belum mengirim balas nya "


"Karena nyonya belum memberikan surat itu ke saya"


"Ohh..baik lah setelah perlombaan ini selesai akan ku berikan membuat surat balasan...untuk kaisar Qin bisa mempersiapkan tempat untuk ujian"


"Baik nyonya saya akan segera mengirimkan pesan ini ke kerajaan"


Setelah selesai membicarakan soal ujian dengan wangting,Yuan memanggil ke empat hewan legenda nya untuk membicarakan tentang latihan mereka yang semakin lama semakin susah setiap hari nya.


Terlebih mereka juga kan bekerja di akademi/tentara bayangan jadi mereka jarang berlibur dan lagi mereka itu susah membagi waktu latihan dan kerja yuan sering melihat mereka tertidur saat karja atau pun latihan karena kelelahan.


"Wenheng,genji,huan, hui ying... untuk berapa bulan kedepannya latihan kalian aku liburkan gara kalian fokus bekerja "


"Master apa tidak apa apa kami liburan latihan bukan kan membuat kekuatan menurun "


"Genji kamu lupa kalo bekerja itu sama saja dengan latihan tapi secara nyata "


"Tak perlu ambil pusing tentang kedua makhluk nakal itu juga akan ku liburkan latihan mereka juga"


"Dan lagi kemungkinan besar aku akan melakukan sesuatu rencana besar...dalam waktu dekat jadi kalian harus menjaga tubuh agar tak sakit kalo sampai ada yang sakit akan ku batalkan kontrak ikatan "kata yuan.


di sisi lain liwei yang sedang ngurus makan siang untuk Yuan dan yang lainnya dari awal sampai mereka masuk restoran hingga sekarang,dia sedang memanggil Yuan dari balik pintu ruang.


Yuan yang mendengar pintu ruang di ketuk dari luar pun mempersilahkan masuk.


"Nyonya "Li Wei


"Ada apa li wei "Yuan


"Maaf nyonya...makan siang sudah siap di hidangkan apa nyonya dan para tuan mau makan siang sekarang"Li Wei


"Ohh soal itu....kalo semua sudah siap tolong tinggalkan di meja makan nanti kami makan....kami masih ada pekerjaan yang harus diurus dan masih lama"yuan


"Baik nyonya saya undur diri...bila ada sesuatu panggil saya"li Wei


Setelah selesai membicarakan tentang rencana nya ke para bawahan sambil tetap memantau perkembangan ujian latihan yang ia berikan kepada para murid dan tentara nya di sekitar kota,di lain sisi yuan juga mulai lapar dia baru ingat bawah Li Wei sudah membawakan makanan yang bisa dilihat sangat banyak dan lezat tak perlu waktu lama Yuan dengan yang lain menikmati makanan di meja dengan hati gembira.


Karena ke asyikan mengobrol dan makanan mereka tak sadar bahwa hari sudah siang dan waktu ujian tinggal empat jam lagi sebelum berakhir dengan itu juga membuat mengakhiri percakapan dengan semua orang yang ada di rumah itu, berselang seorang tentara penjaga gerbang utama kota masuk ruang untuk berbicara dengan yuan karena apa suatu hal yang sangat mendesak yang tak kan bisa diatasi oleh para bawahan Yuan.


"Master Lin ada keadaan yang sangat mendesak di gerbang utama kota"salah satu prajurit


"Keadaan apa Jangan-jangan ada perampok lagi yang menyerang kota"Yuan


"Bukan itu tapi...Tadi saat kami sedang berjaga di gerbang utama tiba muncul kereta dari arah depan dengan cepat yang tidak bisa diperhitungkan kecepatan nya"


"Menuju kearah gerbang utama setelah semakin dekat kereta itu menabrak tembok gerbang"


"Terus apa masalah "


"Saat kami memeriksa kereta tersebut muncul sekelompok orang berpakaian dayang dan prajurit menyusur kearah kami dan rupanya kereta tadi yang menabrak tembok ada kereta pangeran mereka "


"Dan Pangeran tersebut sedang terluka sekarang "


"Terus apa..perlu kah aku terkejut atau panik"


"Master Lin masalah pangeran itu berasal dari kerajaan lin"


"Ya ya..aku paham maksud mu.


..sudah kalian bawa pangeran itu ke perguruan untuk di obati"


"Sudah..saat ini sedang di obati "


"Kau boleh kembali bekerja lagi"


Setiap yuan keluar dari perguruan nya selalu ada hal yang membuat dia tak suka tinggal di luar terlalu lama, bayangkan saja selama dua Minggu ini ada empat kelompok perampok kota menyerah kotanya Untung dia punya tentara yang terlatih kalo tidak hancur lebur kota nya.


"Weiheng tolong gantikan aku untuk menilai ujian kali ini"


"Aku kembali ke perguruan untuk melihat kondisi terbaru tentang pangeran dari kerajaan lin"


"Baik master"


"Dan yang lainnya pembicaraan kita di lanjutkan lain waktu saja"


"Li Wei kita kembali ke perguruan sekarang"


"Baik nyonya kereta sudah siap untuk kembali"


Setelan itu Yuan langsung pergi kembali ke perguruan dengan wajah yang gelisah, dia tak abis pikir bagaimana bisa kereta seorang pangeran menabrak tembok begitu saja


awal nya dia mau kembali ke perguruan dengan naik kuda saja agar cepat sampai,cuma diakan baru sembuh dari sakit kalo naik kuda dia bisa masuk angin dan jatuh sakit lagi


Setiba nya Yuan langsung pergi ke tempat perawatan yang ada di antara akademi kabut hitam dan bulan merah,setiba di pintu ruang perawatan Yuan dapat melihat seorang pria terbaring lemas di atas kasur perawatan.


"Astaga!!!.. kenapa anak ini bisa jadi begini "


"Salam nona boleh tahu anda siapa"pangeran Qing shan


"Salam...Anda pasti pangeran kedua kerajaan lin kan"Yuan


"Hai!!... jaga ucapan mu kalo berbicara dengan master Lin"Feng ying yang tidak terima dengan ucapan Qing shan .


"Ah maaf atas ketidak sopan saya...bila tidak tahu kalo Anda master Lin"pangeran kedua


"Tidak masalah... pangeran"yuan


" kami datang ke sini untuk memberikan surat undangan untuk anda master Lin"Qing Shan


"Yah aku tahu karena undangan yang sebelumnya sudah ku baca"


"cuma aku akan membalas surat tersebut setelah urusan ku selesai"yuan


"Ah jadi master Lin menerima undangan dari kerajaan kami" Qing Shan


"Tentu saja karena kalian mengundang ku dan lagi kebetulan perguruan mencari tempat untuk ujian masuk perguruan tahun ini"


"Oh iya.. boleh tahu kenapa adik pangeran bisa seperti ini"Yuan 


Pangeran kedua menjelaskan apa yang terjadi ke adik nya kenapa bisa di terluka ke master Lin .


############


( Flashkback )


Seminggu sebelum terjadi nya kecelakaan di kota kabut


*kerajaan Lin*


Dari pagi hingga saat ini kaisar Qin dan kedua putra tertua nya sedang melakukan rapat untuk rencana pembangunan tempat untuk ujian masuk perguruan kabut hitam dan bulan merah,sudah sebulan yang lalu kaisar Qin memberikan Surat undangan untuk master Lin datang kerajaan untuk menjadikan rakyat nya menjadi murid perguruan master Lin tapi surat balasan balasan nya belum mereka Terima semenjak satu Minggu yang lalu .


(Yang kalian pasti tahu lah kalo Surat itu ada di antara tumpukan undangan yang lain untuk master Lin yang tapi maklum,Yuan terlalu sibuk dengan pekerjaan yang lain dan lagi yang akan membaca dulu itu asisten master Lin yang tak lain wangting )


Kaisar Qin sangat bingung tak biasa Surat undangan nya tak dibalas begitu lama dan lagi dia mengundang salah satu pemilik perguruan paling kuat di benua ini bahkan semua orang/rakyat dari kerajaan lain sudah menjadi murid perguruan master Lin.


Saat ini saja kaisar Qin marah besar atas undangan nya kepada master Lin yang masih belum di di balas .


"Untuk saat ini masih belum ada yang mulia mohon untuk menunggu sedikit lebih lama"salah satu menteri


"Ini tak bisa dibiarkan kita sudah mengirim empat surat tapi tak satu pun di balas"kaisar Qin


"Ayahanda tolong tenang dulu...setahu ku memang tidak semudah itu memberikan undangan "pangeran kedua


"Menurut yang pernah saya dengar dari orang yang pernah mengundang master Lin...perlu waktu paling cepat tiga bulan mereka baru menerima surat balasan saja tapi belum tentu diterima"putra mahkota


"Kalo begitu kita harus memberikan undangan ini dengan utusan yang akan membuat mereka tidak akan menolak"seorang menteri


"Usulan yang bagus... jadi siapa yang cocok menjadi utusan untuk pergi ke kota kabut"kaisar Qin


"Bagaimana kalo pangeran kedua saja yang mulia" menteri


"Bagaimana kamu Qing shan menjadi utusan untuk ke kota kabut"kaisar Qin


"Ananda siap...menerima perintah ayahanda"pangeran kedua/ Qing shan


"Kalo begitu pangeran kedua akan pergi ke kota kabut dari tiga hari lagi "


Setelah rapat semua orang pergi dari aula utama kembali ketempat masih masih, sedangkan pangeran kedua pergi ke kediaman kakak tertua nya untuk membahas tentang pekerjaan mereka berdua yang sempat tertunda selama berapa bulan lalu.


Berganti hari pangeran kedua saat ini sedang mempersiapkan kebutuhan untuk pergi ke kota kabut, saat  baru kembali dari luar istana pangeran kedua bertemu dengan pangeran ke tiga saat berpapasan di jalan disekitar istana tempat tinggal para pangeran.


Pangeran ketiga yang melihat kakak kedua baru saja kembali dari luar istana,dia pun berjalan mendekati kakak nya


"Salam pangeran kedua....semoga panjang umur"


"Oh iya kakak.. boleh aku ikut pergi bersama mu ke kota kabut"Chan yin


"Tak biasa kau mau pergi keluar kota...terlebih kamu baru saja sembuh dari sakit Chan yin"qing Shan


"Ku dengar dari para dayang..kakak kedua mau ke kota kabut"


"dan lagi yang aku dengar kota kabut tempat untuk mencari barang yang ku incar sedari dulu"Chan yin


"Baik lah kau boleh ikut tapi kau harus ijin dulu ke ibu mu/selir chen"


"Kita akan berangkat dua hari lagi jadi persiapan kan semua nya" Qing shan


Setelah Chan yin pergi menjauh pangeran kedua juga pergi ke arah paviliunnya untuk peristirahatan dan menyiapkan kan barang yang nantinya ia bawa selama pergi.


Dua hari kemudian kedua pangeran dan rombongan pergi ke kota kabut yang harus mereka tempuh selama tiga hari selama perjalanan semua berjalan lancar dan tidak ada kendala apapun,tapi hal yang tak bisa mereka lewati dengan mudah  yaitu mereka tak bisa melewati jalan di hutan kabut saat malam hari.


"Kakak coba saja kita tidak beristirahat saat malam...mungkin kita lebih cepat sampai kota kabut"Chan yin


"Chan yin...kalo Malam hari hutan kabut akan berkabut dan banyak hewan liar yang akan keluar waktu malam "


"Dan lagi para dayang dan prajurit kita itu ada di luar kereta...kau mau mereka menjadi makanan hewan liar"Qing shan


"........"Chan yin


"Waktu tempuh perjalanan kita cukup cepat karena biasanya harus memakan waktu sekitar lima hari"qing shan


"Beberapa lama lagi kita akan sampai ke kota kabut"Chan yin


"Dan ingat kita kesini untuk melakukan sesuatu yang penting"Qing shan


Pangeran kedua sedang membaca dokumen yang ia bawa selama perjalanan dia tidak mungkin meninggalkan tugasnya begitu saja, memang hanya berapa laporan tentang perkembangan pertahanan kerajaan saja tapi kalo di tinggal kan begitu saja akan semakin banyak nanti.


*Pangeran kedua kerajaan lin adalah jenderal utama dalam perang *


Sedang kan pangeran ke tiga sedang melihat pemandangan hutan kabut dari balik jendela kereta dia sangat kagum dengan pemandangan yang sangat unik karena hutan kabut terbagi menjadi berapa wilayah yang tidak beraturan (hutan hijauan lebat, perbukitan berbatu, lembah yang dalam,padang rerumputan yang luas dan lain) pangeran ke tiga mulai merasa bosan karena terus melihat pemandangan itu itu terus.


"Kakak kedua apa masih lama kita akan sampai"Chan yin


"Entah Chan yin..apa kamu bosan "


"Kalo begitu kamu pindah ke kereta yang ada di depan dan suruh kusir nya untuk mempercepat laju kereta agar cepat sampai di kota kabut"Qing shan


Tiba-tiba kereta mereka berhenti bergerak.


"Apa yang terjadi kenapa berhenti"


"Pangeran kedua..ada sedikit kerusakan pada kereta yang ada di belakang"prajurit


"Kalo begitu cepat perbaikan ini sudah mulai siang "


"Kakak kedua apa boleh aku duluan "


"Tentu kamu bisa naik kereta yang ada didepan "


Setelah itu pangeran ketiga pergi dulu  kereta yang ia tumpangi mendadak melaju kencang hingga menabrak tembok hingga melukai pangeran ketiga yang akan di dalam kereta.


(Off Flashkback)


Setelah pangeran qing Shan selesai menceritakan semua yang terjadi kepada adik nya pangeran ketiga, Yuan yang mendengar dengan sesama dapat menyimpulkan bawa kecelakaan itu perbuatan pangeran Chan yin yang terlalu bersemangat hanya melukai diri nya sendiri.


"Kalo begitu Pangeran harus beristirahat jangan khawatir dengan pangeran ketiga...dia akan di rawat dengan baik"


"Li wei tolong siap kan tempat tinggal untuk kedua pangeran ini dan buat mereka senyaman mungkin "


"Baik nyonya"


"Pangeran mari...saya akan mengangkat  ke kamar anda".


"Terimakasih banyak master Lin"


Setelah itu pangeran kedua dan ketiga di tempatkan di paviliun yang tak jauh dari paviliun milik yuan agar mudah dipantau secara langsung, hari sudah malam perlahan lahan cahaya di setiap tempat mulai padam tak kecuali asmara untuk murid/tentara perguruan Yuan.


Pangeran Chan yin sedang bermimpi tentang Jing Yuan dia sangat bahagia di dalam mimpi itu terlihat chan yin tersenyum bahagia tanpa berpikir bila jiejie sudah lama meninggal di dalam mimpi nya,dia Dan Yuan sedang berjalan-jalan di hutan yang pemandangan sangat indah sampai tak terasa Yuan berjalan sudah berjalan mendahului nya.


dan meninggalkan nya di belakang Chan yin yang sadar pun menyuruh Yuan yang pergi semakin jauh meninggalkan nya jauh di belakang, dia terus berjalan mengikuti jiejie nya yang semakin jauh berjalan dia mulai kesulitan mengejar Yuan.


"Jiejie tunggu jangan pergi terlalu jauh"


"................"


"Jiejie yuan tunggu aku"


Saat Chan yin tepat dibelakang Yuan dia hendak memegang bahu Yuan  seketika itu juga ia di bangun dari mimpi nya karena mendengar suara  Shen Qin memanggil nama nya, sedang semenjak Chen yin pingsan Shen Qin menjaga nya dari tadi dia mendengar Chan yin memanggil nama Yuan dalam mimpi nya yang membuat nya sedikit khawatir dengan kondisi adik nya maka itu dia berusaha membangun kan Chen yin dari tidur nya.


"Chan yin bangun "Qing Shan


"Kakak kedua di mana yuan jiejie "Chan yin


"Chan yin sadar...Yuan sudah lama meninggal "Qing Shan


"Jiejie,.. kenapa jiejie harus meninggalkan Chan yin yang sangat sayang kepada jiejie"


"Apa salah Chan yin hingga jiejie meninggalkan diriku"Chan yin dengan nada sedih


"Sudah.sudah jangan di pikiran kan... kamu baru sadar dari kecelakaan "Qing Shan


Setelah Dirasa Chan yin mulai tenang Qing Shan memberikan waktu sendiri untuk Chen yin karena hari sudah malam semua  pangeran melanjutkan kan tidur mereka.


#############


Dua hari kemudian Setelan kejadian kecelakaan pangeran ketiga semau berjalan normal lagi sebelum itu kerusakan pada tembok sudah diperbaiki kalo tidak akan ada hewan ajaib liar yang masuk kota dan menyerah para penduduk kota, Setiap musim akan ada hewan liar yang masuk kota dan menyerah para penduduk dengan sangat liar Maka itu tembok yang melindungi kota di buat tinggi dan tebal demi keselamatan semua orang yang tinggal di kota kabut.


Yuan sedang rapat dengan para bawahan nya untuk kegiatan penerimaan murid baru yang akan di adakan di kerajaan lin,mereka memulai rapat sejak pagi hingga saat ini yuan juga membahas tentang laporan tentang  pertahanan kota dan perkembangan perguruan dengan murid nya juga.


Mereka baru saja selesai tepat waktu makan siang semua orang langsung berpencar setelah rapat selesai tak kecuali Yuan yang pergi kembali ke kediaman nya, saat dalam perjalanan Yuan berpapasan dengan para pangeran dari kerajaan lin dia hendak memegang mereka berdua untuk makan siang bersama.


karena kebetulan Yuan juga ingin membicarakan tentang rencana nya untuk ujian masuk perguruan kabut hitam yang akan diadakan di kerajaan lin,maka itu lebih baik dia membicarakan nya dengan kedua pangeran agar tidak terjadi hal yang tidak terduga saat ujian nanti berlangsung.


"Salam master Lin.. apa hari anda baik"


"Salam juga pangeran Qing Shan"


"Perkenalkan ini adik saya,.. perkenalkan diri Chan yin"


"Salam master Lin....saya Chan yin pangeran ketiga kerajaan Lin"


"Salam kenal juga.... pangeran Chan yin "


"Kalian sudah makan siang"


"Belum...kami juga ingin makan siang "


"Kalo begitu kalian mau makan bersama ku...di kediaman ku kebetulan aku ingin mengundang kalian makan bersama"


"Dengan senang hati...suatu kehormatan bisa makan bersama anda master Lin"


Mereka pun pergi ke kediaman Yuan yang tak terlalu jauh dari tempat pertemuan mereka tadi mereka bertiga mengobrol sambil berjalan ke kediaman Yuan, Setibanya mereka yuan langsung mengarahkan para tamunya untuk pergi ke ruang tamu yang ada di aula utama kediaman nya dai juga memanggil pelayan untuk melayani para tamunya dengan baik .


"Li wei tolong layani tamu kita dengan baik...aku akan pergi ke kamar untuk pergantian pakaian yang lebih nyaman"


"Baik nyonya"


Setelah Yuan pergi pangeran chen yin memanggil Li wei yang baru kembali setelah menyiapkan makanan untuk mereka berdua.


"Li Wei selama ini kamu bekerja di sini kami mencari mu kemana saja"


"Maaf pangeran...saya bekerja di sini atas permintaan terakhir tuan putri "


"Li wei jiejie...nyonya memanggil jiejie "


"Nyonya kenapa anda memanggil saya" pikir Li Wei


Dia pun keluar dari ruangan itu karena dipanggil oleh Yuan setelah itu dia pergi ke dapur untuk menyiapkan makanan untuk yuan dan kedua pangeran,makan telah siap Li wei langsung membawa semua makan ke ruang makan sambil di bantu para pelayan membawa semuanya.


"Genji...Huan kalian jangan lupa tugas ku berikan"


Di luar ruangan Yuan sedang mendengarkan laporan dari ke dua bawah setelah selesai berganti pakaian yang lebih nyaman selesai menerima laporan Yuan pun masuk ke ruang makan,para pangeran sedang menunggu kedatangan nya untuk makan bersama.


"Kalian kenapa tidak makan dulu "


"Kami sedang menunggu anda Master Lin untuk makan bersama"


Disela-sela makan mereka Chan yin yang penasaran dengan nama lengkap master Lin karena apa yang ia tahu tak banyak orang luar kota kabut yang tahu nama lengkap master Lin, hanya para warga kota kabut yang tahu tapi ini sedikit berbeda karena mereka tak mau menjawab siapa nama tuan kota mereka.


"Master Lin.. boleh saya tahu nama lengkap anda"


"Tentu saja pangeran Chan yin"


"Jing Yuan itu nama ku...memang nya kenapa kau ingin tahu"


Pangeran Qing shan dan Chan yin yang  baru mengetahui nama lengkap master Lin, seketika membuat mereka berdua terdiam lemas tanpa berkata apapun.


(Selama ini yuan tidak pernah menyembunyikan nama aslinya tapi karena kebanyakan orang yang tinggal di kota kabut sering memanggil dia master lin,maka itu orang luar juga memanggil nya seperti itu dan lagi nama nya cukup umum di pakai di dunia ini)


"Jiejie... maksud ku master Lin apa benar itu nama lengkap anda "


"Pangeran aku bukan kakak mu dan lagi kenapa nama kami sama...karena nama itu cukup umum"


"Tidak itu tidak mungkin nama itu diberikan khusus oleh kakek kaisar tak mungkin orang umum bisa menggunakan nama itu "


"Dan lagi nama ini sudah dipersiapkan oleh kakek kaisar untuk bibi kami yang meninggal saat baru lahir"


"Yang mungkin kebetulan saja...tapi aku bukan putri zhang Jing Yuan tapi...Han Jing Yuan "


"Aku tidak boleh memberitahu mereka bawa aku masih hidup bisa- bisa selir Wang dan sekutunya melalukan sesuatu lagi yang bahaya"pikir yuan


"Apa kita tetap makan"


"Tentu saja master Lin "


Saat makan semua orang terdiam tanpa berkata sepatah kata pun membuat suasana menjadi semakin hening sejenak


"Kalian jangan hiraukan perkataan ku yang lalu...aku akan senang bila kalian sering datang menghampiri ku selama masih di sini"


Setelah selesai menikmati makanan kedua pangeran pamit untuk kembali kediaman mereka berdua dalam perjalanan pulang mereka perdua hanya bisa pasrah atas perkataan yang diucapkan oleh master Lin, yang awalnya ada harapan untuk melihat kembali Meimei/jiejie menjadi kenyataan hanya akan menjadi harapan yang pahit bagi mereka berdua.


Bagaimana tidak Shen Qin dan Chan yin masih tidak bisa melupakan kematian Yuan yang tidak bisa diterima begitu saja oleh mereka berdua, selama lima tahun terakhir mereka terus mencari kegiatan agar tidak mengingat bahwa Yuan sudah tidak ada/meninggal semua orang yang mengenal yuan masih tidak bisa melupakan nya termasuk kakak/adik nya


Sejak kedua saudara pergi Yuan hanya bisa melihat mereka berjalan pergi menjauh dari kediaman nya yuan tak bisa melupakan wajah kedua saudara nya yang sangat kusut sendari tadi


"Nyonya lin...apa tidak apa kita merasa kan semua ini ke para pangeran"


"Li Wei kau tahu kan...aku tidak bisa menerima takdir yang telah dewa beri kepada ku "


"Saya mengerti apa yang nyonya kata...tapi saya tidak tega melihat wajah kedua pangeran terlihat lesuh ".


"Aku tahu..tapi ini tidak akan menyelesaikan masalahku "


" mau pergi saja aku tidak mau diganggu oleh siapa pun"


"Baik "


Semua pelayan telah pergi meninggalkan nya seorang diri di kamar


"Weiheng "


"Iya master"


"Bisa kah kamu meminjamkan bahu mu sebentar saja "


"Master anda kenapa...tak biasa anda begini  "


"Weiheng..,aku lelah tidak bisa melakukan sesuatu sesuka hati ku"Yuan Sambil bersandar di bahu weiheng.


Weiheng yang melihat tingkah tuan nya hanya bisa melihat dengan bingung,tak biasa nya tuan nya menjadi lemah di hadapan nya


"Semenjak aku tidak lagi bersama keluarga ku... rasanya hidup ku ini tidak ada artinya lagi"


"Master kenapa anda berkata seperti itu"


"anda bisa melihat dengan jelas bawa selama ini anda sudah...di kelilingi orang yang sangat menyayangi anda dengan tulus meski pun mereka bukan keluarga anda "


"yang kamu benar..tapi aku harus menjaga rahasia terbesar ku dari kakak dan adik ku sendiri"


"Sudah lama aku tak melihat wajah mereka berdua yang sangat aku rindukan"


"Master tak tak usah memikirkan hal lain.. anda akan pergi ke kerajaan lin bukan "


"Disana nanti nyonya bisa melihat keluarga master lagi meski pun anda bukan putri kerajaan Lin"


"Kau benar weiheng... semua telah berubah tapi satu hal yang tidak berubah aku tepat Jing Yuan tapi bukan putri kaisar Qin "


Tanpa sadar perlahan lahan Yuan tertidur di bahu weiheng mungkin dia kelelahan karena kegiatan nya akhir akhir ini cukup padat untuk nya,weiheng yang melihat master tertidur hanya terdiam tak bergerak agar tak menganggu tidur Yuan.


Setelah Yuan Benar-benar tidur weiheng mengangkat tubuh Yuan akan ia pindah ke kamar agar Yuan lebih nyaman tidur dan lagi dia mulai keram di bahunya,weiheng tahu betul Yuan itu kuat tapi dia itu juga seorang wanita yang memiliki sisi yang lemah tapi tidak diperlihatkan kepada siapapun.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


TBC