
Seminggu kemudian Keyra sekeluarga berangkat, semua keperluan selama tiga hari di China sudah terpenuhi. Mereka akan tinggal di rumah Nai, paman dari Keyra
Sesampainya disana Keyra sekeluarga disambut dengan bahagia karena bagaimanapun mereka baru bertemu kembali setelah sekian lama
"Selamat datang, sudah lama kita tidak bertemu" ucap paman Nai yang memeluk Ratna
"Iya sudah lama sekali" ucap Ratna yang juga memeluk paman Nai
"Selamat datang juga adik ipar" ucap Paman Nai setelah memeluk Ratna
"Baik Mas" ucap Anggara
Begitupun dengan istri Nai yang bernama Xia menyambut hangat keluarga Keyra. Dia juga memeluk Ratna dengan erat karena mereka bisa dikatakan sangat akrab. Ketika saat memeluk Xia melihat di hadapannya terdapat perempuan yang sangat cantik
"Siapa ini? apakah Keyra?" tanya istri Nai yang melepaskan pelukannya
"Benar mbak, ini anak ku Keyra" jawab Ratna
"Ya ampun cantik sekali, Kamu sudah tumbuh dewasa bibi terakhir kali bertemu dengan mu ketika masih berumur 6 Tahun. Apa Kabar sayang" ucap Xia yang memeluk Keyra
"Baik bibi" ucap Keyra
"Kenapa kalian tidak memberitahu bahwa Keyra juga ikut? kalo aku tau aku akan merenovasi kamar khusus untuk Keyra" ucap Nai kepada Ratna dan Anggara
"Biar kejutan Mas" ucap Anggara
"Ya kalian memang benar-benar sukses membuat kejutan. Pantas saja aku bertanya apapun tentang Keyra kalian pasti mengalihkan pembicaraan" ucap Nai
"Sepertinya ayah dan bunda memang tidak memberi tau keluarga yang lain tentang aku yang terbaring koma" ucap Keyra dalam hati
"Ayo kita duduk dulu, kalian pasti capek. Bi....tolong rapihkan barang-barang nya" ucap Nai yang membawa mereka kedalam ruang keluarga
Sesampainya di ruang keluarga mereka mengobrol dengan hangat
"Ouh ya Keyra kamu sekarang bersekolah dimana? Di Aus, Dir Jerman atau melanjutkan di kanada? soalnya paman menanyakan kepada ayah dan bunda mu tetapi mereka tidak pernah memberikan jawaban" ucap paman Nai melihat kearah Keyra
"Oh apa kamu ingat dengan Zhu, kalian pernah main bareng di rumah ini. Anak itu sedang dalam perjalanan kesini" ucap paman Nai
"Em itu...
"Apa yang harus aku jawab" ucap Keyra dalam hati. Keyra tidak bisa menjawab karena dirinya tidak mengingat memori saat dirinya kecil dan tidak mungkin untuknya berbohong kepada pamannya
"Kenapa?" tanya pamannya dan juga bibinya yang menantikan jawaban Keyra
"Biarkan Keyra istirahat Kak, dia pasti lelah setelah perjalanan. Keyra kamu ke kamar saja ya istirahat" ucap Ratna
"Iya bunda" ucap Keyra dengan anggukan
"Ya ampun sepertinya aku terlalu bersemangat. Bi.....
"Iya tuan"
"Tolong antarkan Keyra ke kamarnya" ucap paman Nai
"Baik tuan"
Keyra berdiri dan berpamitan untuk ke kamarnya
****
Sesampainya dikamar
"Silahkan nona" ucap seorang pembantu yang diperintahkan mengantarkan Keyra
"Terima kasih" ucap Keyra dengan senyumnya, pembantu itu pergi dengan menutup pintu kamar mempersilahkan Keyra istirahat
"Walaupun kamar ini disiapkan secara mendadak, tapi bersih dan aku suka. Kamar ini didekorasi tidak terlalu tua dan terlalu muda" ucap Keyra yang melihat ke sekeliling kamar yang berwarna green tea dengan penempatan dekorasinya yang tidak membosankan
Setelah berkeliling dia merebahkan badannya di kasur dengan nyaman
"Tidak ada memori yang aku ingat tentang rumah ini, apa aku harus berusaha keras untuk mencari, mungkin saja aku ingat walaupun sedikit" ucap Keyra yang langsung bangun dan berkonsentrasi untuk mengingat
Menit demi menit berlalu Keyra masih berkonsentrasi mencari ingatan tentang rumah ini dan isinya, bulir bulir keringat mulai menetes didahinya
"Arghh, aku benar-benar tidak menemukan ingatan apapun. Sudahlah aku terlalu pusing untuk meneruskannya, lebih baik aku mencari tempat wisata di sini" ucap Keyra yang membuka hpnya dan mulai berseluncur
***
Kembali keruang keluarga dimana Anggara, Ratna, paman Nai dan bibi Xia masih ada disana
"Jika aku tidak memaksa kalian untuk tinggal di sini, sampai Kapan kalian akan merahasiakan nya dari ku" ucap Nai yang menaikan suaranya
Setelah Keyra pergi menuju kamarnya Ratna dan Anggara memberitahu apa yang terjadi dengan Keyra, menceritakan dimana Keyra baru bangun tiga tahun yang lalu
"Ratna kamu itu adikku dan kamu Anggara adik ipar ku, apa kalian tidak menganggap diri ku keluarga?! kalian merahasiakan masalah sebesar ini dari keluarga kalian!. Apa kalian sebegitu tidak mempercayai ku!" ucap Paman Nai
"Mas, tenang dulu. mereka pasti memiliki alasan dan kesulitannya sendiri" ucap bibi Xia yang menenangkan paman Nai
"Baik, sekarang jelaskan mengapa kalian merahasiakannya dari ku?" tanya Paman Nai
"Hingga saat ini pelaku yang sebenarnya belum tertangkap Mas, kami merahasiakannya untuk meminimalisir keadaan Keyra. Jika pada saat itu dia tau kondisi Keyra aku yakin dia tidak akan menyerang hanya satu kali, ketika kami diberi kabar Keyra jatuh dalam keadaan koma kami hancur mas. Saat itu kami rapuh dan kami tidak dalam posisi siap menerima serangan yang bertubi-tubi" ucap Anggara
"Setelah tiga Minggu Keyra terbaring koma, agar pelaku meyakini rencananya gagal dan meyakini kami dalam keadaan siaga. Maka kami berpura-pura mengantarkan Keyra ke Kanada untuk bersekolah, dan strategi itu berhasil karena tidak ada lagi serangan ke perusahaan" tambah Anggara
"Pasti sulit bukan menanti selama itu" ucap Xia yang berjalan memeluk Ratna
"Sangat sulit mbak, rasanya aku mati berkali-kali" ucap Ratna dengan tangisannya
"Setelah Keyra sadar kenapa kamu tidak langsung menceritakan ini sama Mas?" tanya Nai kepada Anggara
"Kami benar-benar sibuk waktu itu, kami benar-benar memfokuskan diri untuk pemulihan Keyra. Sebenarnya sampai saat ini Keyra belum bisa dikatakan sembuh total" jawab Anggara
"Apakah ingatannya?" tanya Paman Nai
"Benar, Keyra tidak mengingat masa kecilnya. Selain itu psikis Keyra belum terbangun total. Walaupun dia Sekarang tidak memperlihatkan kepada kami tapi terkadang kami sering memergoki dia melamun dengan tatapan yang kosong" ucap Anggara
"Maka dari itu kami selama tiga tahun ini fokus menemani Keyra, membangun kenangan indah menggantikan waktu yang terlewat" tambah Anggara
"Maaf tadi mas mu ini membentak kalian dan maaf tidak ada disampiang kalian selama ini" ucap paman Nai
"Tidak apa-apa mas" ucap Anggara
"Zhu......! " ucap paman Nai yang melihat anaknya melewati ruangan
"Sepertinya Zhu mendengar obrolan kita mas, apa tidak apa-apa" ucap Xia
"Nanti kamu bicara saja sama dia, tapi biarkan saja sekarang. Sepertinya dia menuju kamar Keyra" ucap paman Nai
"Sebenarnya dia yang paling ingin mengetahui keberadaan Keyra. Aku yakin kalian bisa memaklumi perlakuannya, dia pasti kaget setelah mendengar informasi ini" tambahnya melihat ke arah Anggara dan Ratna
"Kami mengerti" ucap Anggara
****
Dikamar Keyra
"Emm sudah ada banyak sekali tempat yang ingin aku kunjungi" ucap Keyra menatap kertas list wisata yang ingin dia kunjungi
Tok tok tok
"Apakah bunda" ucap Keyra yang tersenyum dan melangkah ke arah pintu
Cklek (pintu terbuka)
Keyra melihat bahwa yang mengetuk pintu adalah seorang laki-laki yang tidak dia kenal. Dengan wajah yang bingungnya dia menatap laki-laki itu dan semakin bingung ketika melihat mata laki-laki itu berkaca-kaca
"Siapa dia?" ucap Keyra dalam hati
_______________________
Jangan lupa berikan like untuk menambah semangat Author🥰🥰👍✍️✨