
Musim telah berganti, salju mulai turun menyelimuti kota seoul. hyerin kembali menjalani aktivitas sebagai mahasiswi
seperti biasanya, mengingat saat ini ia sedang mengikuti ujian akhir semester.
hyerin melangkahkan kaki memasuki
area seoul national university, temapat
ia menimba ilmu. hyerin meneruskan
langkah menuju fakultas bisnis management.
Suasana kelas cukup ramai, beberapa mahasiswa-mahasiswi sudah berada
di dalam kelas. hyerin melangkahkan
kaki menuju tempat duduknya, hyerin
menarik kursi lalu duduk.
hyerin mengeluarkan buku dari dalam tas
selempangnya, hyerin mulai berkonsentrasi
membaca materi yang akan di ujikan, mengingat semalam hyerin terlau asik
menyaksikan live concert Bts sehingga
ia lupa belajar. saat sedang fokus membaca
buku, hyejin & hyera menghampiri bangku hyerin.
"aigoo rajin sekali teman ku ini"
"semalam aku belum sempat belajar"
"pasti gara2x nonton live konser Bts"
"yah begitulah,aku tidak mungkin melewatkannya begitu saja"
"hyerin ah,kita mau ke kantin apa kau
mau ikut atau menitip makanan?
"tidak usah,aku sudah sarapan"
"baiklah,kami ke kantin dulu"
Hyejin-hyera pun melenggang pergi meninggalkan kelas menuju kantin,
sementara hyerin kembali fokus membaca
buku. beberapa menit kemudian khyuhyun
ssem dosen tanpan dan juga killer memasuki
kelas bianis management, suasana di dalam
kelas mendadak hening.
"kumpulkan tas dan ponsel kalian ke depan"
Perintah khyuhyun ssem tegas tak terbantahakan, mahasiswa-mahasiswi
maju kedepan mengumpulkan tas di depan
kelas,lalu mereka kembali ke tempat duduk
masing-masing.khyuhyun ssem memberikan
soal dan lembar jawaban pada kosma kelas,
kosma pun mulai membagikan soal pada
mahasiswa-mahasiswi, setelah pembagian
soal selesai mahasiswa-mahasiswi mulai
mengerjakan soal dengan khidmat.
Waktu berlalu begitu cepat, setelah menghabiskan waktu selama 2 jam
mahasiswa-mahasiswi pun telah
menyelesaikan ujian, mereka pun
segera mengumpulkan soal dan
lembar jawaban pada khyuhyun ssem.
"persiapkan untuk ujian mata kuliah saya
besok,karena saya tak akan mengadakan
remedial"
"ne ssem"
Khyuhyun ssem melenggang pergi meninggalakan kelas bisnis management,
suasana kelas pun kembali ribut, hyejin
hyera kembali menghampiri bangku hyerin.
"hyerin ah eottokhae, besok ujian akutansi kami harus bagimana?
"belajarlah"
"kau tau sedirikan,kelemahan kita di matkul
akuntansi"
"lalu aku harus bagimana?
"bantu kami hyerin jebal"
"baiklah,sepulang kuliah kita belajar
bersama"
"yey gomawo chingu ya"
kata hyera-hyejin sambil berhambur memeluk hyerin hampir saja terjungkal karena kedua shabatnya tiba-tiba meneluknya, tak lama zhoumi ssem memasuki kelas, hyera-hyejin
pun kembali ke tempat duduk masing-masing.
"kumpulkan ponsel kalian ke depan"
"ne ssem"
Mahasiswa-mahasiswi msngumpulkan ponsel mereka di meja guru, setelah itu koama kelas kembali membagiakan soal
dan lembar jaaaban.
"kerjakan dengan teliti,jangan terburu-buru
kalian punya waktu selama 2 jam"
"ne ssem"
Mahasiswa-mahasiswi mulai mengerjakan soal ujian dengan khidmat, untuk mata kuliah kedua yang di ujikan yaitu seputar saham bagi mahasiawa-mahasiswi yang mengerti tentang saham pasti tidak akan kesulitan,
waktu berlalu begitu cepat, waktu ujian telah
habis, siswa-siswi segera mengumpulkan
soal dan lembar jawaban.
"waktu ujian telah habis, persiapkan diri kalian
untuk ujian besok,hwaiting"
"ne ssemp"
Zhoumi ssem melenggang pergi meninggalkan kelas, sepeninggal zhoumi
ssem mahasiswa-mahasiswi mulai meninggalkan kelas, mengingat hari itu
mereka hanya dua mata kuliah yang di ujikan.
"hyerin kajja kita pulang"
"hyera-hyejin, kalian duluan saja"
"pasti kamu mau menemui
chanyeol sunbae ya?
"ya begitulah,akhir2x ini dia tak mengabariku
aku sedikit khawatir"
"maklum saja,chan sunbae kan sudah semester akhir mungkin sibuk mengerjakan
skripsi"
"ya mungkin begitu"
"kami duluan ya,nanti sore kita ke rumahmu"
"oke"
Hyerin pun berpisah dengan hyera-hyejin,
hyerin bergegas menuju fakultas bisnis
sementara hyera-hyejin berjalan menuju
parkiran. sesampai di gedung fakultas
bisnis,hyerin bergegas menuju kelas.
sesampai disana,hyerin melihat ada
senior yng baru saja keluar dari kelas,
hyerin menghampiri senior itu.
"chogio sunbae, apa sunbe melihat chan oppa?
"mungkin dia berada di markas anak bangsad
boys"
"kalo boleh tau, markas nya dimana ya?
"markas mereka berada di belakang kampus"
"gomawo sunbae,aku pergi dulu"
Hyerin melenggang pergi meninggalkan pria itu menuju markas bangsad boys yang berada di belakang kampus, sesampai disana
hyerin berjalan menuju markas itu. tetapi
langkah hyerin terhenti saat mendengar
pembicaraan anak bangsad boys yang sedang membicarakan dirinya.
"mana kunci mobil mu, aku memenangkan taruhan nya"
"terima hadiahmu"
Sehun melempar kunci mobil sport nya pada chanyeol, chanyeol menerima kunci mobil itu.
mereka kembali membicarakan hyerin gadis
yang mereka jadikan sebagai bahan taruhan.
"kau memenangkan taruhanya, apa kau akan
mencampakan gadis itu?
"entahlah,aku masih ingin bermain main
dengan nya, rasa nya sangat menyenangkan
bermain-main dengan gadis polos seperti dia"
"jangan bilang kau akan merusak ny?
"yakk aku tak seberengsek itu jongin"
"jika kau sudah bosan berikan saja padaku
si nerd lumayan cantik body nya pun aduhai"
"bermimpi saja kim jongin"
"kenapa kau marah?jangan jangan
kau benar2x jatuh cinta pada si nerd?
"anio,dia mainanku aku tak akan berbagi
denganmu"
"lebih baik kau hentikan permainanmu
kasihan gadis itu,dia pasti terluka jika
tau kebenaran nya" ujar sehun
Sementara itu, di luar ruangan hyerin mengepalkan tangan menahan amarah.
ia tak menyangka jika chanyeol menjadikan
nya sebagai taruhan, hyerin merutuki kebodohannya yang terbuai oleh perlakuan
manis chanyeol. hyerin melangkahkaki mendekati pintu markas, brak hyerin membuka pintu markas dengan kasar.
Chanyeol,kai dan sehun terkejut melihat
kedatangan hyerin. kilatan amarah terlihat
jelas dari tatapan hyerin,hyerin berjalan
menghampiri chanyeol. hyerin bertepuk
tangan di depan chanyeol, hal itu membuat
chanyeol,kai dan sehun kebingungan.
actingmu,aku ucapkan selamat karena
kau memenangkan taruhan, sepertinya
urusan kita sudah selesai kita tak perlu
bertemu lagi"
Hyerin melenggang pergi meninggalkan markas bangsad boys,sementara chanyeol
masih mematung di tempat. rasa bersalah
mulai menyelumuti hati nya, terlebih saat
melihat reaksi hyerin yang pura-pura tegar
di depan nya.
"daebak si nerd memang tak terduga, jika
aku menjadi dia mungkin aku akan menangis tersedu sedu dan menyumpahi mu chan"
"yakk park chanyeol kenapa kau diam saja"
"aku harus menyusulnya"
"yakk kau mau kemana eoh"
Teriak kai saat melihat chanyeol yang pergi meninggalkan markas, sementara itu hyerin
sedang berjalan menyusuri jalan menuju halte bus yang tak jauh dari kampus,
sepanjang jalan hyerin menangis.
orang-orang menatap hyerin dengan tatapan
aneh tetapi hyerin tak memperdulikan nya,
ia kembali berjalan menuju halte bus.
sesampai di halte, hyerin duduk menunggu
bus yang datang.udara semakin dingin mengingat salju mulai turun cukup lemabat,
hyerin meggosok-gosokan tangan mencoba
menghangatkan tubuh nya.
"kenapa bus nya lama sekali?
gumam hyerin yang mulai kesal karena menunggu terlalu lama, ditambah lagi
dengan suhu yang semakin dingin menbuat
hyerin kedinginan. tak lama, sebuah mobil
hitam berhenti di dekat halte. hyerin mengernyit heran saat melihat sebuah mobil
hitam yang tiba-tiba berhenti di dekat halte.
Hyerin bergegas untuk pergi, karena takut jika
ia akan di culik tetapi langkah nya terhenti saat mendengar suara namja es yang sangat
dia hafal.
"yakkk hyerin kau mau kemana eoh?
Hyerin berjalan mendekati mobil hitam itu,
terlihat suga di balik kemudi. hyerin bernafas
lega saat mengetahui jik itu bukan penculik.
"masuklah, kau akan membeku jika berlama
lama berdiri disitu"
Hyerin pun memasuki mobil hitam suga, tak
lama mobil mulai melaju. suga cukup terkejut saat melihat penampilan hyerin yang terlihat.acak-acakan,terlebih lagi mata hyerin yang
terlihat membengkak membuat hyerin semakin memprihatinkan.
"hyerin kau kenapa?apa kau ada masalah?
"namja itu mempermainkanku hikss"
Hyerin kembali terisak, suga memberikan tisu pada hyerin. hyerin mengambil tissu itu menghapus air mata nya. setelah cukup tenang, hyerin pun mulai bercerita tentang
dirinya yang di jadikan bahan taruhan oleh
senior nya. suga mengumpat dalam hati
rasanya ia ingin menghajar pria yang membuat hyerin menangis.
"jangan buang tenagamu untuk menangisi pria berengsek seprti itu"
"aku pikir dia tulus mencintaiku, tapi ternyata
itu hanya pura-pura"
"dia sangat bodoh,aku yakin suatu hari nanti dia pasti menyesal karena meninggalkanmu"
"aku harap, dia kena karma"
Setelah menempuh perjalanan kurang lebih
dua jam, mobil suga berhenti di depan mansion keluarga choi. hyerin mengajak
suga masuk, menawari suga minuman.
suga pun ikut memasuki mansion bersama
hyerin. hyerin menekan tombol iterkom,
nampaklah hyejin & hyerin di layar interkom.
mereka terlihat schok saat melihat suga berdiri di depan pintu, mereka bisa mengenali suga katena suga melepas masker yang ia pakai,tak lama pintu pun terbuka. hyera-hyejin berteriak histeris saat melihat suga berdiri
di ambang pintu.
"kyaaa suga oppa, aku tidak bermimpi kan?
"hyerin tolong cubit aku"
Hyerin mencubit lengan hyejin, hyejin memekik kesakitan.
"yakk kau terlalu keras mencubitku"
"kau sendiri yg meminta nya"
"suadah lebih baik kita masuk, kajja oppa"
Kata hyera sambil menggiring suga memasuki mansion menuju ruang tengah,
hyerin-hyejin segera menyusul menuju
ruang tamu.
"oppa,mau minum apa aku buatkan"
"terserah"
"tunggu sebentar ia"
hyera melenggang pergi menuju dapur, kini
giliran hyejin yang mulai mendekati suga.
"oppa aku fans beratmu,bolehkah aku
meminta foto bersama mu?
"ah ne"
Hyejin duduk di samping suga, hyejin memberikan ponsel pintarnya pada hyerin
memberi isyarat agar hyerin mengambil foto,
dengan malas hyerin mengambil foto hyejin
dan suga. hyerin menahan tawa nya saat melihat ekspresi tersiksa suga karena hyejin,
terlalu menempel pada suga.
"sudah cukup berfoto nya,oppa minum dulu
hot chocolate nya,aku sendiri loh yang membuatnya"
"ah ne, gomwo"
Suga mengambil gelas hot chocolate lalu meminum nya perlahan, setelah menghabiskan minuman, suga pamit pulang.
sebelum pulang,hyera meminta fotbar dengan
suga,mau tak mau suga pun menurutinya.
hyera merangkul bahu suga, hyerin mulai
mengambil beberapa foto hyerin-suga.
"gomawo oppa"
"ah ne, tolong jangan upload di sns"
"tenang saja, aku hanya akan menjadikan
sebagai koleksi pribadi"
"kalau begitu, aku pulang dulu"
"hati-hati di jalan, sering2x main ke sini ya"
Hyerin mengantarkan suga sampai ke mobilnya, sekalian meminta maaf karena
merasa tak enak dengan perlakuan kedua
sahabatnya yg terlalu heboh.
"maafkan teman-temanku ya"
"aku tak menyangka kau memiliki
teman seheboh itu"
"maklumi saja, mereka kan army garis keras"
"reaksi mereka sangat berbeda dengan reaksimu saat pertama bertemu denganku"
"tentu saja, karena kamu bukan biasku
aku akan bersikap seperti itu hanya pada
j hope oppa"
"sudahlah aku pulang dulu"
"yakk kau merajuk eoh?
Suga tak menghiraukan perkataan hyerin, suga memasuki mobil, tak lama mobil pun
melaju meninggalkan pekarangan mansion.
hyerin pun kembali memasuki mansion,
hyera-hyejin menghampiri hyerin, mereka
membrondongi hyerin dengan banyak
pertanyaan.
"kajja ikut ke kamarku,aku akan ceritakan
semuanya,tali ingat kalian harus jaga rahasia"
"siap bos"
Hyerin menggiring kedua sahabatnya menuju kamar nya yabg berada di lantai 2, sesampai di sana, mereka duduk di sofa lalu mulai menyimak cerita hyerin.hyerin menceritakan
insiden dengan suga yang menyebabkan ia menjadi asisten suga, sehingga ia bisa masuk ke dalam dorm Bts, bertemu dengan
membet Bts dan mengenal nya secara langsung. hyera-hyejin sangat iri pada hyejin
mereka mendesak hyerin agar membawa
mereka ke dorm Bts.
"hyerin ah, kami juga ingin ke dorm Bts
batu kami bertemu mereka"
"nanti aku bicarakan dengan suga, tapi aku tidak janji, karena aku tidak bisa membawa.sembarang orang ke dorm Bts, kemanan dorm Bts sangat ketat"
"ne araseo"
"sudah lebih baik kita mulai saja belajar
akuntansi nya"
"nanti saja ya, kita lanjut cerita Bts saja"
"tidak bisa, besok ulangan kita harus
belajar sekarng"
"baiklah"
Jawab hyera-hyejin pasrah, hyerin pun mulai menjelaskan materi tentang akuntansi. hyera
hyejin menyimak dengan seksama, mereka
cukup serius dalam belajar karena tak ingin
mengulang mata kukiah khyuhyun ssem.
To be continue............