
"hehehe makasi ya udah traktir sebanyak ini" ucap cia tersenyum
"sans aja ci kan calon istri" godanya seraya mengangkat alis nya ke atas
"haha iya iya" tawanya
ternyata ada someone yang melihat mereka di balik pohon besar ya dia menyimak percakapan dari cia dan Yaska.
"calon istri? dia mau menikahi Cia?" tanya nya kepada diri sendiri
"gak akan gue biarin ini" smrik
...----------------...
"makasih yaa " ucap nya seraya turun dari mobil sport warna hitam milik Yaska itu
"iyaa jangan lupa ntar malem dinner nya oke" senyum nya seraya mengacungkan jempol nya itu
"okeee calsu" jawab nya sambil mengacungkan jempol
"calsu paan? " ucap Yaska terkekeh.
"CALON SUAMI" jelas Cia
"hhahaha bisa aja si gemes satu ini" ucap nya seraya mengelus rambut cia karna gemas
"ishh jangan di gitu in:(" ucap nya dengan ekspresi cemberut
"sorry calis" cengir nya
"Calis apaan Yaska" tanya nya Bingung
"CALON ISTRI" menurunkan Cia berbicara tadi
"udah sana pulang bebersih bau" seraya menutup hidung nya
"idih ini juga bumil bau" ledek nya kembali
"heh liat tu dek papi ledekin mami" mengusap perut nya
"gapapa dek nanti kalau udah gede mukanya jangan ngikut mami ya ngikut papi aja kan papi ganteng š" ucap Yaska dengan penuh percaya diri
"jadi maksud lo gue jelek gitu? gue cantik dari lahir" ucap nya tak mau kalah
"iya iya deh si paling cantikkk"
"udah sana masuk kasian dedek nya dingin di luar gini ntar masuk angin" titah Yaska
"yaudah hati hati papi" menirukan suara anak kecil
"okey"
BRUMMM
...----------------...
...~kamar cia~...
"kenapa gue langsung suka ya sama Yaska" ucap nya sambil melihat hasil poto tadi.
Tingg
tiba tiba ada sebuah notif dari "BAJING*Nš”"
"paan si anjir so ngatur lo" oceh cia
"mending turu ya gak dek" mengelus perut nya dan tertidur
...----------------...
"eungh jam berapa ini? " seraya menyipitkan mata nya ke arah jam dinding yanh ada di kamar nya itu jam tersebut menunjukan angka 7 yang artinya sekarang jam 7
"lah gue belum siap siap" cia bergegas bersiap siap karna ia tau Yaska akan menjemput nya sebentar lagi
Ting Tong
suara bel rumah cia
"bi ada cia nya?" tanya yaska kepada salah satu pembantu yang bekerja di rumah cia
"ada den di kamar nya perlu bibi panggil kan?" tawar pembantu tersebut, sebut saja bi indah ia sudah bekerja di rumah cia semenjak cia masi kecil.
"ga usah bi biar saya aja yang kesana" menaiki tangga menuju kamar cia yang berada di lantai dua
pintu kamar nya tak terkunci jadi Yaska masuk kamar cia dan ternyata cia sedang mandi dan terdengar percikan air shower di kamar mandi nya tak berselang lama cia keluar kamar mandi dengan anduk se atas lutut ia Belum menyadari adanya Yaska di kamar itu
"na na na na" menyanyi seraya membuka lemari baju nya
"ekhem" deheman Yaska yang membuat cia kaget.
"Y-yaska"ia kaget dan segera masuk kembali ke kamar mandi nya
"YASKA NGAPAIN DI KAMAR GUE SIHH KELUAR GAK" teriak cia di dalam kamar mandi
"BURUAN PAKE BAJU DAH MALEM" teriak nya
"LO KELUAR DULU BGST"
"iya" Yaska pun menunggu di ruang tamu
"dah ayok"ucap gadis cantik yang baru saja turun dari lantai atas
glek.. yaska pun terpana melihat cia yang begitu cantik malam ini
"cantik"gumam yaska yang membuat cia menahan rasa salting nya itu
...----------------...
...~cafe~...
"mau makan apa?" tanya cia ke Yaska
Yaska yang sedari tadi melihat kecantikan cia itu pun menjawab "mau kamu" ucap nya ngasal