Love One

Love One
bertemu dengan dog



Malam pun tiba


aku harus tampil sangat cantik, harus kelihatan anggun. ber make-up dan mewangikan diri bersiap keluar apartemen, menuju apartemen sebelah. pas mau buka pintu


"eh ko kamu udah di luar, baru aku mau kesitu" ucap diriku sambil memperlihatkan senyum . salting deh aj jadinya


"lama banget habisnya" ucap nya hanya sedikit namun mempahamkan


"yaudah yo kita turun dulu"


berjalan berdua menuju lift,


kaya sepasang kekasih gak si, aku memakai dresss putih dan dia pakai kemeja putih, semua orang pun melihat kita ya karena memakai baju couple, padahal kita gak janjian untuk pakai warna baju. sesampainya di restoran saat hendak memilih tempat .....


"Hey ilene, wah kamu makin cantik aja ya seneng banget bisa ketemu kamu disini, kamu datang sama cowo ? kencan buta ya?? hahahaha" kata kata ejekan dari sang mantan


"dari dulu pun aku cantik, hanya orang yang tidak bersyukur punya ku saja"


dia reza panggilan kesanyangan aku kepada dia itu tower listrik ya karena dia memang tinggi. singkatnya dia mantan kekasih ku sejak 1SMA dan berakhir 3SMA sedih lah karena aku hampir 4tahun dengan ya dan tiba tiba putus, dengan alesan aku tidak cantik.


"sudah aku tidak mau berbicara dengan kamu, aku dateng kesini untuk makan tidak untuk ganggu orang" ucapku , tanggan ku sampe gemeteran dong hampir mau nangis.


"ayo kita duduk dekat jendela itu, bisa melihat pemandangan malam" ucap raka sembari menarik tangan ku.


aku pun makin diam, aku ingin nangis juga disini , melihat dia dengan pacar ya merasa sesak di dada ini. kenangan kita yang di lalui dia melupakan nya saat itu juga.


"hey mau pesan apa, jangan melamun kita kan mau makan dengan tenang, lupain masalah yang belum diselesain"


ucapan raka memang ada benar ya juga, aku harus lupain deh. akhirnya kami memesan makanan dan minuman ternyata aku dan raka kita satu selera dong, aku suka dengan ayam di goreng dan minuman kita sama yaitu Yougert, memakan makanan dan menghabiskan nya.


"kamu cantik banget hari ini, jangan bersedih " ucap raka


makan malam pun telah selesai , jam menunjukan pukul 10malam aku dan raka segera pulang tetapi saat keluar dari restoran ada Eza yang sedang menunggu aku*......


" ilene maafin aku waktu itu aku salah ngelepasin kamu begitu saja, aku ingin kita balikan. kamu sangat cantik "ucap Eza


dia mengatakan aku cantik dan memengang pipiku, seketika itu raka menepisnya.


" jangan pegang pegang pacar saya, anda hanya masa lalunya saja jangan ikut dia sampe masa depan"


raka memengang tangan aku, membelaku di depan lelaki buaya. reza akhirnya pergi meninggal kan tempat ini.


air mata ku jatuh, dan aku pun menangis,


"aku salah,dulu aku sangat mencintai nya tetapi cinta sia sia, dia tidak mencintai balik aku. " ucapan ku sambil menangis


raka memeluk ku, membuat nangis ku semakin keras


"sudah katanya salah, tapi ko di tangisin si jangan nangis dong kita harus pulang dan tidur " dia mengatakan sambil tersenyum


setelah beberapa menit akhirnya aku tidak menangis lagi, karena ucapan raka ada benarnya juga. kita pun akhirnya pergi untuk pulang, raka terus memegang tangan ku, dan aku malah menutupi wajah karena mata bengkak ini. sesampainya di depan apartemen.....


"kamu masuk duluan, jangan nangisnya di lanjut bisa bertambah bengkak tidur langsung biar besok fresh badan kamu"


dia selalu mengatakan sedikit namun itu bermakna banget, aku semakin salting dan baper, aku masuk dan bilang terimakasi lagi, tapi dia malah tersenyum aneh kan jadinya. aku mengganti pakai dan membersihkan diri bersiap untuk tidur...


.............


........


.......