
"hallo ibu nam.........
" panggil tante aja ya, masa panggil ibu emang tante udah keliatan tua ya kalo keliatan tua tante mau perawatan extra biar gak kaya ibu ibu"gurau tante mencairkan suasana
"iyah tan, nama aku ilene aku baru umur 18 tahun aku belum bekerja, tapi aku melakukan kerja sampingan yaitu jualan baju lewat online tante"
"owh iyah, makasi ya atas kejadian tadi sebagai balas budi nya nanti kalo tante dapet lowongan kerja yang bagus tante kasih tau kamu ya" ucap ya.
"tante juga punya anak loh, umur ya beda setahun si sama kamu lebih tua anak tante, tapi anak tante itu jarang ngomong dan jarang ada di rumah, dia suka pergi ke perpustakaan umum sambil menghabiskan waktunya"
"hahaha iyah tan"
menghabiskan waktu perjalanan sambil mengobrol itu sangat menyenangkan, setiba aku di depan rumah yang pastinya aku turun dari mobil
"Terima kasih banyak tante karena telah mengantar kan aku sampe depan rumah semoga kita bisa bertemu lagi " menutup pintu dan membungkuk tanda menghormati kepada yang tua. lagi lagi aku berkata formal padahal tante itu berbicara santai padaku, aksss 'mengacak ngacak rambut.
mobil pun menjauh , sesegera mungkin masuk rumah karena cuaca ini sangat dingin. membersihkan badan dan langsung tidur.
drettt drettt suara HP bergetar 📳
nomor tidak di kenal...
ilene ini nomor tante ya, kalo kamu butuh apa apa bisa hubungi tante jangan sungkan'*
kembali kepada sang kasur dan membaringkan tubuh ini , berpikir dengan keras untuk tujuan aku hidup sebenarnya apa!
Â
WAKTU cepat berlalu 4tahun sudah aku jalani hidup yang aman tentram dan pasti harus selalu bahagia , bisnis usaha yang aku jalankan berjalan dengan lancar dan kini aku punya penghasilan sendiri dan tidak takut dengan hilang nya uang lagi. kini aku pindah ke sebuah apartemen yang aku sewa tidak jauh dari rumah aku yang lama hanya butuh 1,5jam kalo mau ke rumah lama. 2 hari kedepan adalah hari yang akan sangat indah untuk aku karena aku akan menginjak umur 22tahun seperti biasa aku hanya bisa merayakan ulang tahun sendiri setiap tahun nya, aku bahagia dengan hidup ini.
rencana sudah ku susun untuk menghabiskan waktu dan hari istemewaku itu.
orang tua ku pun sudah tahu, aku memilih menyewa apartemen hubungan ku dengan mereka cukup baik baik saja aku sudah tidak berpikir seperti anak kecil lagi yang haus perhatian orang tua.
di apartemen-----
"permisi paket!
kurir penghantar paket terus membunyikan bel ke apartemen sebelah, dan timbul kebisingan aku kurang nyaman karena ganguan suara tukang kurir itu, segera ku hampiri tukang kurir tersebut karena pintu apartemen ku dibuka jadi mendengar jelas suara itu
" gaada pemilik ya kali pak! ucap ku dengan formal tegas
"boleh saya menitipkan paket ini kepada mbak untuk tuan raka unit 345 ! tolong kasih kan mbak setelah pemilik nya datang, Terima kasih atas bantuan nya saya pergi"
"ya sama sama'!
" kok kurir itu bilang tuan, seperti sudah berlangganan 'ahhh ngapain aku berpikir mending aku istirahat dan bersiap untuk malam, karena aku ingin merilexkan tubuh iniii.
semoga banyak yang baca dan suka amin