love is beautiful

love is beautiful
episode 4



Kirana:"selamat hari pernikahan"sambil memeluk Charles



Charles pun membalas pelukan ku , aku rasa pelukan itu hangat sehangat pelukan ibu



Charles:"sekarang aku akan menemanimu berbelanja dan membayar hutang mu"



Kirana:"bagaimana dengan pertandingan"



Charles:"masih ada waktu sebelum pertandingan"



Kirana:"ayo😄" dengan gembira aku menarik Charles ke mobilnya



Di perjalan aku banyak sekali bertanya tentang charyang ,tapi hanya sebagian dia jawab , betapa sebalnya aku di kacangin oleh suami



Setelah kami mambayar hutang ku , kami ke salon , aku sangat gembira saat melihat tubuh ku berubah , tubuhku lebih kelihatan bersih dan terawat , semua total perawatan itu di bayar oleh Charles tapi itu semua tidak lah gratis , nanti malam aku harus melakukan hal itu lagi dengan nya



Kirana:"sekarang kita di mana?" Tanya ku


Charles:"moll"


Kirana:"untuk apa"


Charles:"untuk membeli pakaian mu"


Kirana:"aku kan masih punya pakaian ku yg lama , tidak perlu beli yg baru , kasihan uangnya di pakai habis hanya untuk keperluan ku "saran ku


Charles:"hn , uangku tidak akan dengan mudah habis hanya untuk mu , aku kan suami mu , sudah hak ku untuk membelanjakan mu"



Aku hanya menunduk senang , aku sangat senang memiliki suami seperti dia , walau baru kenal



Sesampai di mall , aku dan Charles pergi berbelanja , Charles memilih pakaian untuk ku , aku juga memilih pakaian untuknya



Charles entah mengapa dia pergi melihat bra wanita dan celana dalam wanita



Charles:"sayang kemari lah "



Aku terkejut saat dia memanggil ku sayang , habis selama ini tidak ada satu laki laki pun yg memanggil ku seperti itu , aku merasa pipi ku merona dan aku usahakan agar Charles tidak melihat wajah ku yg sedang merona ini



Aku pun menghampiri Charles "ada apa ?"



Charles:"ini bra ukuran mu kan,32D" jahil Charles


Kirana:"kau tau dri mana?" Tanya ku yg sambil menutupi dada ku


Charles:"bukan kah aku sudah pernah melihat dada mu , wajar saja aku tau" sambil tersenyum Charles mengucapkan nya


Kirana:"ihh malu tau"


Charles:"tidak apa apa , kan malam ini kita akan melakukannya lagi "ucap Charles sambil merangkul pinggang ku


Charles:"ini celana dalam nya bagus , aku beli 10"


Penjual baju:" ya "



Aku pun menarik Charles untuk melihat lihat pakaian laki laki , setelah itu aku mencoba pakaian yg Charles pilih



Aku sudah beberapa kali berganti pakaian tapi selalu dia berkata ,"itu jelek ganti" , dia bisa bisa nya bilang jelek tapi sedari tadi dia tersenyum dan pipinya merona



Kirana :" bagaimana dengan ini , aku sudah lelah berganti baju terus "



Charles:"Emba bungkus semua pakaian yg telah dia coba " sambil Charles mendorong ku ke ruang ganti


Penjual :"ya"


Kirana :" huuu menyebalkan"


Charles :"ucapkan sekali lagi"


Kirana :"kau menyebalk!!--"


Sebelum selesai ku berbicara , dia sudah mencium ku , untung kami sudah di dalam ruangan bersalin , kalau tidak aku akan malu karena bakal ada banyak orang yg lihat



Charles :"bantu aku "



Kirana :" bantu apa ?"tanya ku



Charles :" mengenakan pakaian ku " jawab Charles



Kirana :" kau gila ?!" aku terkejut dia menyuruhku memakaikannya pakaian



Charles:"kenapa kau tak mau " dengan tatapan tajam yg membuat ku takut , aku pun menjawab "i iya , aku ma mau "



aku pun membuka pakaiannya secara berlahan lahan dri baju sampai celana , bagian celana aku memejam kan mata ku



lalu Charles membuka pakaian , setelah membuka dia menarik ku , sampai dadaku mengenai dadanya , tubuh Charles sungguh indah , dada yg bidang , membuat ku nyaman , aku pun memejam kan mataku di pelukannya , lalu dia mendorong ku dan mengenakan bra yg dia beli tadi



Charles :" ini pas untuk mu ?"


Kirana :" pas " aku malu dan merona , ini pertama kalinya aku di pakaikan laki laki bra



Charles dan aku memakai pakaian masing masing , Charles memakai baju basket , dan aku memakai baju biasa



beberapa menit kemudian kami sudah sampai di pertandingan basket , Charles mengantar ku ketempat duduk di bagian depan lalu mencium kening ku , dan meminta ku untuk mendukungnya , aku hanya bilang ya , pertandingan hampir mulai tapi belum ada yg datang , setelah beberapa menit sudah ada banyak perempuan dan laki laki yg datang menonton pertandingannya



Bersambung