
Merkel:"ya ada apa "
Charles:" kau besok bisa berangkat ke Korea ?"
Merkel:"kenapa"
Charles:"vevie menunggu di rumahnya"
Merkel :"serius ?"
Charles:"ya aku serius "
Merkel :"siap bos , aku akan berangkat sekarang , aku tak ingin membuatnya menunggu" mematikan ponselnya
'dasar bocah' ceringai Charles
Merkel sangat bahagia , dan bergegas mengemas pakaian nya
Charles pun mengirim pesan kepada Merkel , yg berisi alamat
Merkel :"tunggu aku di sana ve" teriak Merkel
Di sisi lain
Ve merasa jantungnya berdetak kencang" ada apa ini , tiba tiba aku teringat Merkel ,sudah lah "
Charles dan Kirana
Charles pun melihat Kirana yg telah tidur pulas "sayang , aku mencintaimu" Charles pun mencium kening Kirana , ia pun ikut tidur di dekat Kirana
Pagi harinya , dokterpun masuk ke ruangan Kirana
Dokter:" "
"Pak " sambil menggoyangkan tubuh Charles
Tak perlu waktu lama , Charles pun terbangun dri tidurnya , dan Kirana masih tertidur
Charles:"ya dok , ada apa "
Dokter:" saya kesini untuk memeriksa Kirana "
Charles:"oh baik lah , apa perlu saya membangunkannya?"
Dokter:" oh tidak perlu "
Dokterpun memeriksa kirana
Dan dokterpun selesai memeriksa kondisi Kirana
Charles:"bagaimana dok keadaan istri dan anak saya "
Dokter:"sudah membaik "
Charles:"sudah boleh pulang?"
Dokter:"sudah , tapi jangan beri istri bapak pekerjaan yg berat , dan jangan buat dia stres "
Charles:"ya "
Charles:" dok apa di saat istri saya hamil ,boleh melakukan itu "
Dokter:"boleh tapi kau harus sesuaikan dengan keadaan istri mu "
Charles:"ya"
Dokter:"kalau begitu permisi"
'charles akhirnya pulang , tubuh ku bau, lebih baik aku mandi'
Charles pun masuk ke kamar mandi , dan belum 1 menit Kirana sudah terbangun dari tidurnya
Kirana:"Charles?" Di saat bangun dia tidak melihat Charles, dia takut akan kehilangan Charles
Kirana:"Charles dimana kau ?"
Kirana pun bangun dari tempat tidurnya
Kirana:"Charles?" Ia pun membuka pintu kamar mandi , dia pikir Charles ada di dalam
Charles:" eh ada apa sayang "
Kirana pun terkejut melihat tubuh Charles , padahal ini bukan yg pertama kali bagi dia
Kirana:" knp kau tidak menjawab ku " sambil menutup mata
Charles pun menghampiri Kirana yg sedari tadi berdiri di depan pintu
Kirana:"jangan mendekat"
Charles:"ini bukan pertama kalinya sayang , lihat aku "
Kirana pun membuka matanya dan melihat wajah Charles yg basah terkena air
Kirana:"Charles" memeluk
Charles:"kau membangunkan adik kecil ku"
Kirana:"oh maaf "
Charles:"ayo kita mandi "
Kirana:" tapi nanti bangun "
Charles:"tidak , aku akan menahannya"
Kirana:"hehe kau jadi tidak dapat jatah "
Charles:"hu kata siapa , tadi dokternya bilang , aku bisa berhubungan dengan mu , dan melakukan itu akan memperlancar proses kelahiran"
Kirana:"tapi tidak di sini , ini rumah sakit "
Charles:"kita lakukan di rumah adik ku "
Sambil membuka baju Kirana
Dan merekapun mandi bersama , Charles menggosok bagian paha Kirana , dan Kirana merasa geli
Kirana:"sayang aku bisa melakukannya"
Charles:" tidak aku yg akan melakukan nya" Charles pun memegang kedua bukit Kirana , mencekram lembut , dan membuat Kirana mendesah
Hmm char haaaa
Charles:"kau menggoda ku sayang "
Kirana:"ku mohon ini di rumah sakit sayang "
Charles:"akan ku tagih di rumah sayang"
Kirana:"ya "
Beberapa menit , merekapun selesai mandi
Kirana:"aku pakai apa , ini baju rumah sakit"
Charles:"sebentar , ini " memberikan pakaian kepada kirana
Kirana:"kau dapat di mana pakaian ini "
Charles:"sebelum ke Korea aku melihat pakaian bagus di toko , maka aku beli"
Kirana:"kau baik sekali sayang "
Kirana pun mencium bibir charles dan Charles membalas ciuman Kirana yg seakan akan Charles ingin memakan habis bibir Kirana , tapi di hentikan oleh Kirana
Kirana:"kalau begini terus kapan kita pulang , dedek kecil mau cepat cepat sampai rumah " rengek Kirana sambil mengelus-elus perutnya
Charles:"kau ini tidak sabar ya baby " sembari mengelus perut Kirana dan Charles dan Kirana saling bertatapan
Charles:"ayo "
Kirana :"ya"
Charles pun memanggil taksi , sesaat pun taxsi nya pun datang
Sesampai di rumah vevie
Ting tong (suara bel pintu)
Vevie:"merkel tolong bukakan pintu"
Merkel:"kau di mana"
Vevie:"aku sedang mencuci piring"
Klek(suara pintu di buka)
Merkel:"Charles , Kirana"
Vevue:"siapa?"
Merkel:"kakak ipar "
Charles:" ni anak main nyelonong aja kalo manggil"cengir Charles
Vevie:"suruh masuk"
Charles pun masuk ke rumah felysia bersama dengan Kirana yg ada di belakangnya
Merkel:"nyelonong masuk lu bro"
Charles:"ini rumah adik gua"
Merkel:"eh lupa , sorry bro"
Kirana:"haha kalian ini"
Vevie yg baru saja selesai mencuci piring , la ikut bergabung dengan mereka
Vevie:"halo kak Kirana apa kabar ?, sudah membaik ?"
Kirana:"ya sudah "
Vevie:"makanya kak jangan bikin kakak Kirana emosi" marah vevie kepada kakaknya
Charles:"ya kau tau sendiri lah "
Merkel:"dalam pernikahan kita nanti juga pasti ada pertengkaran kecil , dalam setiap suami istri pasti pertengkaran selalu ada"
Vevie:"apaan si"
Kirana:"kau mencoba menggoda adik ipar ku ya mer "ejerek Kirana kepada Merkel
Merkel:"ya "
Merkel pun menarik felysia dan memeluknya
Charles:" ya ya kalian bermesraan lah ,aku akan bermesraan dengan Kirana kecil ku ini" Charles menggendong Kirana menuju kamarnya
Vevie:"kak kamar mu ad--" belum selesai bicara Charles sudah memotong pembicaraan
Charles:"ya aku masih ingat "
Merkel :"kita bermesraan di sini aja "
Vevie:"jangan macam macam "
Merkel:"aku hanya ingin memeluk mu "
Vevie:"hn"
Di kamar Charles
Charles menaruh pelan Kirana di atas kasur
Charles:"aku tagih yg tadi di rumah sakit"
Kirana:" tapi "
Charles:"harus di lakukan,sekali saja untuk melepaskan rindu ku kepada mu "
Kirana pun mengangguk kepalanya mengisyaratkan iya
Charles bergegas mengunci kamarnya
Dan mendorong pelan Kirana agar Kirana berbaring
Tangan Charles melepaskan pakaian Kirana , melepaskan bra Kirana , sekarang terpapar **** Kirana yg indah
Charles pun memulai aksinya dengan menghisap bagian puncak **** Kirana dan tangannya bermain dengan **** sebelah Kirana
Kirana:"hmmm haaaa"
Charles:"sayang aku kangen suara ini " ucap Charles sambil menatap wajah Kirana
Kirana pun memegang wajah Charles "Charles aku sayang kamu " lalu mencium bibir charles , Charles membalasnya dengan lembut ,terlepas dari ciumannya dia langsung beralih ke **** Kirana , melanjutkan penghisapan yg masih di inginkan nya , dengan posisi tangan yg masuk ke dalam celana dalam Kirana bermain dengan daerah bawah Kirana :"haaa sayang hhhhhhhhmmmm"
Kini tangan Charles sudah merasa sangat basah , ia pikir Kirana sudah siap untuk itu
Charles pun membukakan celananya dan celana dalamnya dan Charles membuka celana dan celana dalam Kirana , sudah terlihat jelas bagian bawah Kirana sudah sangat basah
Charles:"sayang " menarik tangan Kirana agar memegang senjatanya , Kirana yg mengerti maksud Charles , ia pun menghisap ujung senjata dan melumatnya dengan lembut
Charles:"sayang haaaa kau hhhhhhhh hebat sekali chhhhhmmmm"
Terlepas dari mulutnya kini Kirana tidak dapat berpikir jernih yg ia pikirkan hanya rasa nikmat , ia mengantar kan senjata Charles menuju tempat basah nya
Charles:"sayang bertahan lah aku akan pelan pelan "
Kirana hanya menganggukkan kepalanya
Charles pun memasukkannya dengan pelan tapi pasti
Kirana:"ahhhhh sakit hmmm"
Charles tetap melanjutkan masukannya , dan tak perlu waktu lama senjatanya masuk sebagian , ia tak ingin masuk semua , ia takut anaknya akan tersakiti
Goyangan pelan dari Charles membuat Kirana mendesah "hmmm haaa "
Charles:"kau sempit sekali Kirana sayang haaaa"
Kirana :"Charles" membelai lembut wajah Charles sembari menggoyangkan bibirnya sendiri
Charles yg melihat bibir seksi Kirana , langsung mencium Kirana , Kirana membalas ciuman Charles , sedangkan Charles menyantap semua bagian bibir tanpa meninggalkannya sedikitpun , lalu bibirnya turun kebawah (leher) , mencium dan memberikan tanda pemilikan kecil "hmm Charles aku haaaaa sudah sempai hmmm "
"Tahan sebentar,tinggal sedikit lagi "
"Charles haa"
"Kirana " lalu Charles menarik senjatanya keluar
Crooooot shaaaaa
Keluarnya cairan dari senjatanya
Kirana:"knp tidak di dalam sayang "
Charles:"aku takut menyakiti dedek kecik sayang " membelai rambut Kirana lalu mencium perut Kirana "terimakasih istri ku , kau yg terbaik " ia pun mencium kening kirana
Kirana:"aku lelah"
Charles:"ayo tidur "
Kirana pun tidur dengan rasa hangat dari Charles dan Charles memeluk Kirana sambil mengelus-elus perut Kirana "sayang " panggil Charles kepada Kirana
"Ya "
"Aku ingin minum " rengek Charles
"Bukankah ada air minum di samping kasur " jawab Kirana
"Aku tidak mau yg itu tapi aku mau yg ini " Charles pun memainkan dada Kirana yg ia maksud tadi
"Tapi ini punya dedek kecil "goda nakal Kirana
"Tapi itu nanti sayang , sekarang ini masih milik ku " ia pun turun ke bawah mencium dada kanan Kirana "boleh kan daddy bermain dengan susu mammy mu" tanya Charles kepada bayi kecil yg masih ada di perut Kirana
"Boleh Daddy , tapi jangan kasar kasar saat menyedotnya" goda Kirana sembari membelai rambut Charles , seketika Charles pun menghisap susu Kirana dan Kirana masih membelai rambut Charles , Charles sudah seperti bayi besar yg tak ingin lepas dari **** Kirana "aku tidak akan menariknya,hisap dan tidur lah " Kirana pun ikut tertidur
Di ruang tamu
Merkel :"ha ini siarannya membosankan , aku ingin tidur , bagaimana dengan mu "
Charles melihat felysia yg sudah tertidur dengan kepala yg tersandar ke bahu Merkel
Merkel:"anak ini merepotkan " merkelpun mengangkat vevie menuju kamar vevie, sesampai di kamar
Merkel menaruh vevie di kasur dengan pelan agar tidak membangunkan vevie, iya pun merasa ngantuk , la tak ingin turuh menuju kamarnya , dia sudah sangat merasakan ngantuk , dia memutuskan untuk tidur bersama vevie sambari memeluk vevie , tak perlu waktu lama Merkel sudah tertidur
Bersambung
Halo pembaca ku yg terhormat
Jangan lupa like , komentar dan shere
Dan follow Instagram teman aku vannesa_l2305
Terimakasih , semoga senang dengan cerita ku 😄