
Jastin"Sha i Kono te shi i ~"
Vevie:"stop stop"
Kirana:"why?"
Vevie:"kak kita belum beri tau nenek , entar nenek khawatir"
Kirana :"iya kakak lupa , lagian nenek gk boleh stres, udah tua!! , Cepat cepat telepon "
Fellysia:" 무슨 일이야"
"Apa yg terjadi "
Jastin:"문제가 있습니까 "
"Apa ada masalah "
Kirana:"not "
Jastin:"oke"
Kirana pun menelepon nenek
_____
Dring dring dring (bunyi hp)
Nenek :"Charles angkat teleponnya "
Charles:"sekertaris angkat telepon nenek"
Sekertaris:"baik"
Nenek :"dasar pemalas"
Charles:" apa nenek tidak melihat apa yg sedang aku kerjakan"
Nenek:" nenek cuma melihat kau sedari tadi main hp"
Charles:"aku sedang berusaha mencari istri ku "
Nenek:"memang bisa dengan cara memain hp"
Charles:"terserah nenek lah, aku sibuk"
Nenek pun ke kamarnya
Sekertaris:"halo"
Kirana:" ini siapa ya "
Sekertaris:"saya sekertaris Charles"
Kirana :"apa bisa berikan telepon ini ke nenek "
Sekertaris:"sebentar ya "
Sekertaris pun mencari cari nenek , tapi yg dia temui malah Charles
'lebih baik aku bertanya kepada bos dimana nenek' batinnya di dalam hati
Charles:"aksh udah berapa jam masih tidak ketemu , aku pecat kalian semua apa bila 1 jam ini kalian tetap tidak dapat menemukan istriku!!" Amarah Charles pun meledak meledak , bagaimana tidak , udah beberapa jam , masih tidak bisa menemukan kedua gadis itu
Di sisi lain
Kirana yg mendengar suara Charles sontak terkejut , baru beberapa jam berpisah dengan Charles dia sudah merasa rindu yg sangat dalam , tanpa ia sadari air matanya mengalir ke pipi sontak jastin dan kawan kawan vevie terkejut
Vevie:"apa yg terjadi kak?"panik felysia
Jastin:" are you oke?"
"Apa kau baik baik saja "
Sambil mengelap air mata Kirana
Kirana:"i'm fine "
"Saya baik"
__________
Sekertaris:" bos ada telepon untuk nenek?"
Charles:"dari siapa! "tanya Charles dengan emosi yg masih membara
Sekertaris:"bos tenang , berbaring lah di sini " sambil menepuk paha nya
Charles:"tidak , lakukan aja pekerjaan mu , beri teleponnya ke nenek , nenek ada di kamar "
Sekertaris berpikir ini merupakan kesempatan bagus bagi dia , karena Kirana sedang tidak ada , maka dia akan puas menggoda Charles
, Sekertaris pun memeluk Charles , dan Charles berusaha menghindar lalu sang sekertaris merasa geram dan tiba tiba dia mencium bibir charles , hp yg di genggamannya masih aktif , sontak Charles pun mendorong sang sekertaris
Charles:"ha ha ha , kau gila , apa hak mu melakukan hal tersebut terhadap bos mu"
Sekertaris:"Kirana sedang tidak ada bos , aku bisa menggantikan posisi Kirana untuk mu "
Charles:"lepas kan , ku pecat kau sekarang"
____
Kirana yg mendengarnya pun sontak emosi
Kirana :" woi sekertaris jahanam, kan ku bunuh kau , beraninya kau bilang seperti itu terhadap suamiku"
Fellysia:"Kirana!!"
____
Charles yg mendengar suara Kirana dari telepon nenek nya , la mendorong sekertaris dan mengambil hp nenek nya
Charles:"Kirana!!" Terkejut Charles
Kirana :" kau diam diam mengambil kesempatan, akhs pada saat aks aku tidak aksh ad--"
Charles:" Kirana Kirana dengarkan aku , Kirana !!"
Vevie:" apa yg terjadi , perut kakak !!, kak kau baik baik saja kak "
Jastin:" 합격"
"Pingsan"
Dewi:" 병원으로"
"Ke rumah sakit jung wang si "
Charles:"Kirana !!"
Charles:"*** kau, nenek aku pergi dulu , Kirana sedang di rumah sakit korea "
Nenek:" hati hati , aku di sini doa kan cicit ku baik baik saja "
Nenek yg melihat sekilas apa yg terjadi terhadap Charles tadi
Nenek:"pengawal bawa wanita ini keluar!!" Teriak nenek
Pengawal:"ya nek "
Sekertaris:" dasar nenek nenek tua"
Nenek yg mendengarnya pura pura tidak mendengarkannya
Sekertaris:"lepaskan aku , aku harap sekeluarga ini tidak akan bahagia"
Nenek:" kau yakin ? , Kau melawan orang tua Lo , karma masih berlanjut "
Sekertaris:"dasar nenek tua!!"
Nenek:"buruan bawa dia keluar dari rumah ini "
Pengawal:" baik nek"
Nenek pun duduk dan menonton televisi
______
Charles pun memesan tiket dan terbang ke Korea
di sisi lain
Jastin menggendong kirana menuju ruangan rumah sakit
"Dok buruan dok , tolong kakak saya "
Dokter:" 어서 어서"
"Ayo ke mari "
Suster :" 당신을 포함한 다른 사람들은 들어오지 않습니다."
"Yg lain di sini jangan ikut masuk , termasuk kau" sambil menunjuk ke arah jastin
Beberapa menit pun , dokter pun keluar bersama suster
Dokter :" 키라 나의 남편은 누구입니까?"
"Siapa suami Kirana ?" Tanya dokter
Tidak ada satupun yg menjawab ataupun yg menunjuk tangan
Vevie:" 여기에 남편이 없지만 나는 그의 남동생입니다."
"Tidak ada suami nya di sini , tapi aku adik nya "
Dewi:" 무슨 일이야"
"jadi apa yg terjadi "
Dokter:" 환자와 그의 아이는 괜찮습니다. 너무 스트레스를 받고 감정적으로 감동을 받았기 때문에 너무 스트레스를받지 마십시오. 오늘 밤 여기에서 치료를 받아야합니다."
"Pasian dan anaknya baik baik saja , hanya saja dia terlalu stres dan terbawa emosi , harap jangan buat dia terlalu stres , malam ini dia harus di rawat sini "
Vevie:" 네 의사"
"Ya dok "
Fellysia:"무엇을 도와 드릴까요 "
"Apa yg kami bisa bantu"
Vevie:" 너희들은 그냥 집에 가지 말고 내 동생을 돌보고 내 물건을 내 집에 넣을 수있어"
"Tidak kalian pulang saja , aku akan menjaga kakak ku , dan kalian bisa taruh barang ku di rumah ku "
Jastin:"예, 우리는 먼저 집에 갔다"
"Ya sudah kami pulang dulu "
Dewi:"bye"
Vevie hanya tersenyum dan buru buru berjalan ke ruang Kirana
Di sisi lain
Charles yg telah sampai di Korea bergegas berjalan dan mencari taxsi
Charles:"이 주소로"
"Ke alamat ini "
Setelah sampai di rumah sakit , Charles pun bertanya ke suster di mana ruang Kirana , suster pun menunjukkan ruang Kirana , Charles pun masuk ke ruang Kirana dan betapa terkejutnya dia , saat melihat Kirana yg sedang terbaring di atas ranjang rumah sakit dengan lemas
Vevie:"kak , bagaimana kau bisa ke mari"
Charles pun berjalan mendekati Kirana , tapi di halangi adik nya
Charles:" vevie !"
Vevie:"kak jangan ganggu kak Kirana , dia sedang sakit , dia tidak boleh terlalu stres atau terbawa emosi"
Charles:"bagaimana dengan anak ku "
Vevie yg mendengar kata kata kakaknya pun berpikir 'sejak kapan kakak mengakui kalau itu anak nya ?' pikir ve
Vevie:" ya sepupu ku juga baik baik saja"
Charles pun berjalan mendekati Kirana dan duduk dekat pinggir ranjang Kirana , dan menatap adiknya dengan isyarat menyuruh adiknya keluar , adiknya yg mengerti, la keluar dari rumah sakit
Charles pun memegang tangan Kirana dan menangis karena dia merasa ia lah penyebab utama Kirana bisa masuk rumah sakit ,Kirana yg merasakan ada tetesan air mata di tangannya , ia pun sadar
Charles:"Kirana kau sudah sadar" sambil menghapus air mata nya
Kirana :"Charles apa ini kau " sadar Kirana yg masih merasa ragu
Charles:" ya sayang ini aku " sambil menaruh tangan Kirana di pipinya
Kirana pun menangis
Kirana :"hiks hiks , aku tidak dapat menjadi istri yg baik hiks hiks "
Charles:" tidak , aku yg tidak bisa menjadi suami yg baik , ku mohon maafkan aku " sembari menghapus air mata Kirana
Kirana :" aku kangen kau "
Charles:" sayang , aku juga kangen diri mu "
Kirana yg tiba tiba ingat hal yg terjadi di telepon pun tiba tiba cemberut
Charles:" ada apa sayang ?"
Kirana :"tidak , aku hanya ingat hal tadi "
Charles:"oh itu , maafkan aku , tadi bukan aku yg mau tapi , kalau kau tidak percaya tanya saja sama nenek "
Kirana pun memegangi perutnya , walau masih rata
Charles yg mengerti maksud Kirana , lu langsung itu memegangi perut Kirana
Kirana :"eh?"
Charles:" ada apa , aku juga kangen sama dedek yg di perut " sembari mencium perut Kirana
Kirana :" bukankah kau tak menerimanya ?" Tanya Kirana
Charles:" setelah aku dengar ceritanya dari vevie , aku jadi merasa bersalah, aku terus mencari mu dan adik ku , tapi aku tak menemukan kalian"
Kirana:"bagaimana dengan nenek '
Charles:"nenek baik baik saja , lagian aku ingin bersama mu dan bermanja menja dengan mu "
Kirana:"Charles"panggilnya dengan lembut
Charles:"maaf kan daddy ya sayang , daddy tidak bisa jadi ayah yg baik untuk mu , tapi saat kau lahir daddy akan berusaha jadi pahlawan untuk mu " sembari mengelus perut Kirana dan sesekali menciumnya
Kirana:"haha, daddy juga harus jadi pahlawan untuk mammy"ledek Kirana
Charles:"kau ini ya " Charles pun mencium bibir Kirana , dan
Klak
Pintu kamar terbuka
Vevie:"sudah selesai kak?"
Kirana dan Charles pun terkejut
Vevie:"baik lah aku akan keluar , maaf mengganggu"
Charles:"dek "panggil
Vevie:"apa kak ?"
Charles:"kau pulang lah di rumah mu , besok kami akan pulang ke rumah mu "
Vevie:" rumah mana ya kak ?"
Charles:" rumah yg di negara ini , kita akan tinggal di sini selama 1 bulan "
Vevie:"yes , kak merkel akan nyusul kan ?"
Charles:"hmm gimana ya , kakak akan telepon nanti "
Vevei:"yes , dah kah"
Kirana:"dah"
Charles pun menelepon Merkel
Bersambung
Maaf ya ,udah lama enggak update , semoga masih betah nunggu