
setelah beberapa hari gue bertekat untuk berteman dengan Esha, gue selalu tunjukin sikap gue ke dia, seperti hari ini juga
" sha " teriak gue mengema, bukan Esha doang yang menyahuti teriak gue ada juga si Angkasa, seperti yang kalian tau kala Angkasa memiliki kembaran yang sampe sekarang gue bingung sama wajah mereka
" eh maap bukan manggil lu sa !!!" teriak gue dan di acungi jempol Angkasa, kita memang dari waktu smp akrab tapi enggak buat kembaran yang satu nya karna juga faktor kelas yang beda makanya dari itu kita ga kenal, dia itu juga orang nya dingin banget anjir
lalu gue berjalan ke arah Esha yang sedang duduk dengan telinga di tutup, entah gue gue ga tau itu tutup apa
" sha? U Are oke " tanya gue
" gue mau ke uks tolong anterin gue " balas nya dengan wajah pucat kemudian ia berdiri tapi ga da beberapa detik Esha pingsan
" ehh ..., sha lu kenapa ?" tanya gue panik lalu, cowok dengan nama tag Angkara datang bisa bisa nya masih panik bisa ngeliat nama tag dulu
" ehhh lu kembaran nya Angkasa, bantuan gue anjim !!!" teriak gue dan Angkara tidak menolak
" ehhh Kayla..., Esha kenapa ?" tanya bu lestari
" pingsan bu, ini mau saya bawa ke uks !!!"
" tapi ini jam ibu mau di mulai kan hari ini kamu yang presentasi " ujar bu lestari
" eh iya gimana dong !!!"
" gue aja yang bawa nih cewek " ujar dingin Kara
" oke oke thanks yak, gue serahin ke lu kalau Esha kenapa napa gue tendang lu " ucap gue
.........
Di dekat uks, Angkara yang sedang susah payah menggendong Esha dan itu membuat semua penjuru mata melihat adegan yang tak bagus untuk kesehatan mata dan hati
skip...
ia masuk ke uks dan ketemu bu dini, dan Bu Dini melihat Esha pun langsung panik, Fyi... bu Dini adalah seorang dokter khusus untuk sekolah tapi kadang ia ada praktek di lain tempat
" kenapa ini nak ? "
" jatuh pingsan bu" jawab Kara dengan wajah datar lalu ia membaringkan Esha di ranjang uks
" kamu keluar bentar, ibu priksa dulu !!!" suruh Bu Dini dan Kara pun manut
lalu tak memakan waktu yang lama tirai terbuka dan Bu Dini pun kaget karna si Kara masih stay di sana
" heh nak ini dah bel loh kok masih disisi " ujar Bu Dini
" kelas saya masih jam kos jadi bosen di kelas !!!" jawab Kara
" Anak jaman sekarang aneh " balas Bu Dini sambil tersenyum
" ya udah ibu ke toilet dulu ya, jaga uks !!!!" sambung Bu Dini lanjut berjalan ke toilet
Kara pun berjalan ke arah Esha lalu ia duduk di kursi yang di sedia kan uks sambil ia duduk ia memandangi wajah pucat Esha lamat lamat ia mengemati lalu tiba tiba pipi nya memanas dan berwarna merah entah kenapa pipi nya memerah
" sial " umpat Kara sambil menenggelamkan wajah nya di sisi ranjang lalu ia kembali mengemati, dia bingung kenapa hanya melihat wajah nya saja Kara langsung dag dig dug ga jelas, Apa ini yang di nama kan cinta pandangan pertama...?
Kara menyentuh rambut Esha yang kala itu masih panjang, entah keberanian dari mana ia mencium ujung rambut Esha dan di saat itu juga Esha terbangun dan mata nya melotot
"MESUM !!!!" teriak Esha dan membuat Kara berdiri, tanpa aba aba Esha menendang perut Kara dan Kara pun terjatuh
" Auoooo, sakit bego !!!" ujar Kara
" salah sendiri mesum lagian lu siapa ?" jawab Esha sambil teriak teriak
" e-lu... !!!" ujar Kara terhenti karena Bu Dini datang dengan wajah bingung
" ehhh ada apa nih kok ribut !!!" ucap Bu Dini
" dia mesum ibu !!!" tuduh Esha dan Kara pun mendapatkan tatapan tajam dari Bu Dini
" ga sengaja !!!" balas Datar Kara
" beneran ?"
" iya "
" bohong dia bu " ujar Esha, dan membuat si Kara menatap Esha
" kan udah di bilang ga sengaja !!!!" bela Kara
" ndas mu, gue ga buta tau " sanggah Esha
" yang ngomong lu buta siapa anjir, lagian kan tadi lu merem, tadi nya gue biarin lu pingsan aja tadi !!!!" ujar Kara
" oh jadi ga ikhlas "
" kalau ga ikhlas gue ga akan mau ngaterin lu " ucap Kara
" kalau ikhlas lu ga mungkin cium cium rambut gue anjir " teriak Esha sampai mereka lupa ada Bu Dini lalu karna Bu Dini di cuekin lalu Bu Dini keluar
" urus masalah kalian dulu !!!!" teriak Bu Dini
brak....
" elu sih kan ibu nya marah !!!" ucap Esha lalu ikut keluar
brak.....
( kasian pintu nya )
sepeninggal Esha, Kara hanya menatap puntu yang sudah tertutup tapi sial nya malah pipi nya semakin merah
"gue kenapa sih ?!!!" ucap Kara sambil menutup wajah nya dengan telapak tangan nya lalu ia membuka telapak tangan nya lalu senyuman manis ia sugukan untuk Alam semesta lalu ia membuka pintu terlihat Bu Dini dengan wajah di tekuk
" dah kelar ?" tanya Bu Dini
" udah " jawab simpel Kara
...…...
hati berlalu begitu saja dan Esha berjalan di koridor sekolah dengan biasa wajah nya yang seperti pembuly ralat diaa mantan pembuly lalu tiba tiba Kayla berjalan mundur menyetarakan posisi Esha
" hai angel baby !!!" sapa Kayla
" sorry gue bukan lesby!!!" jawab Esha mencepatkan langkah kaki nya lalu Kayla menyusul Esha
" gue juga bukan lesby anjim " ujar Kayla lalu ia menundukan wajah nya
" btw, makasih nya yang waktu kemarin !!" ucap Kayla dan membuat Esha menghentikan langkah kaki nya
" oke, lu berani pas di sini aja kalau sama mereka ciut " ucap sinis Esha
" gue ga bisa berani kalau sama mereka " jawab Kayla
" kenapa ?" tanya Esha
" entah, mungkin dah dari dulu kayak gitu ya jadi nya kebiasaan jadi pengecut "
" untung gue dulu ga kenal lu kalau gue kenal lu udah bonyok lu sama gue !!!" ucap sinis Esha
" kebiasaan buruk itu harus di tinggal seperti gue kalau di sini kebiasaan pengecut gue hilang, harus nya elu bisa dong hilangin kebiasaan buruk !!!" jawab Kayla
" gue masih usaha "
" tapi gue rasa elu masih ada jiwa jiwa jelek lu di waktu dulu "
" hmm gue pun !!!" ucap Esha lalu ia tersadar
" anying " batin nya
" kita ga kenal ga usah sok akrab " tegas Esha lalu meninggalkan Kayla yang sangat bingung sama sikap Esha yang berubah
sambil Esha menggerutu karna diri nya yang tadi sambil terus mengetok pelan kepala nya dengan tangan nya , sedangkan Kayla yang tadi bingung dengan Esha tiba tiba ia tertawa karna Esha mengetok kepala nya berulang kali
" ngapain lu ?" tanya cowok yakni bernama Angkasa
" alamak " latah nya sambil membalikan tubuh nya
" hobi banget ngagetin orang, kalau gue koit gimana mau tanggung jawab ?" tanya Kayla .
lalu si kembaran nya datang sambil mata yang tak lepas melihat punggung Esha yang makin lama menjauh
"Sa " panggil Angkara
" apa ?"
" cewek tadi nama nya siapa ?" tanya Kara dan Kasa pun bingung
" cewek mana ? ini " ujar Angkasa sambil menujuk Kayla
" anying..., bukan ajng, itu loh yang tadi mlaku !!"
" oh si Esha judes " jawab spontan Angkasa
" hayo ngapa lu demen ye ?" tanya Kayla lalu Kara pun menatap dingin Kayla
" kita ga kenal, jadi jangan ikut campur " ujar Dingin Kara lalu ia berjalan menuju tempat nya
" tuh kembaran lu pms yak "
.
.
.
...(๑・ω-)~♥”...
...selamat menunggu puasa besok...
...semangat buat besok dan hari selanjutnya teman teman...