
Hoseok Yang awal nya begitu kesulitan Ketika mengerjakan apa yang bukan merupakan Bidangnya perlahan-lahan mulai menerima keadaan dengan berlapang dada, Ya Karna selalu salah dalam memeriksa berkas, Hoseok jadi sering sekali menerima teguran dari atasannya, Hoseok merasa tidak enak karena tidak bisa melakukan pekerjaan dengan benar, Hingga akhirnya posisi nya di pertanyaan Semua orang di Min Corp
*bagaimana bisa orang sepertinya menjadi seorang Sekretaris dari perusahaan terkenal Min Corp - A
haaa apa ia anak orang kaya yang berhasil lolos dengan uang ?? - B
atau jangan-jangan, ia telah menjual tubuhnya untuk bisa bergabung ke Min Corp, Iuhh gak kebayangkan gak aihh - A*
Rumor-rumor buruk tentang Hoseok mulai bermunculan, ada yang berasumsi bahwa Hoseok lolos seleksi Karyawan Min Corp karna Menggunakan uang suap, dan ada pula yang berkata bahwa Hoseok adalah seorang pria ****** yang rela menjual tubuh nya demi Posisi Tinggi, Hoseok tidak bisa ketika ada yang membicarakan hal buruk Tentang nya, meskipun pada kenyataannya Hoseok tidak pernah melakukan kecurangan dalam segala urusan
dan hari itu lagi dan lagi Hoseok salah dalam menyusun laporan, "Maaf Tuan maaf sa saya akan membuat ulang laporan nya" Yoongi tampak biasa-biasa saja ketika melihat hasil laporan Hoseok kali ini
"untuk apa meminta maaf?, tidak ada yang salah dari laporan mu kali ini"
mengetahui bahwa laporannya benar Hoseok seketika merasa lega, "Sungguh kah? apa itu benar Tuan" Yoongi yang melihat reaksi Hoseok yang tampaknya sangat senang tidak lantas membalas dengan anggukan kecil, "Ya.. tidak ada yang salah dengan laporan nya kali ini, Bagus tuan Jung anda telah membuktikan bahwa anda orang yang tidak pantang menyerah, saya tidak salah pilih orang"
"terimakasih atas pujiannya Tuan Min, Saya pasti akan bekerja lebih Keras lagi kedepannya"
Hoseok pergi setelah dirinya benar-benar menyerahkan berkas itu kepada atasannya, selam perjalanan menuju ke ruangannya, Hoseok seperti mendengar desas-desus gosip yang menjadikan dirinya sebagai bahan pembicaraan, 'haa.. sudah Lahh untuk apa ku ambil pusing, aku ini pria biarkan saja mereka mau bilang apa' pikir Hoseok yang emang masa bodo sama gosip meskipun ia sedikit terganggu
"Jung Hoseok Hyung.. Tunggu"
Hoseok yang tadinya hendak masuk ke dalam ruang kerjanya lantas mengentikan langkahnya setelah seseorang menyerukan nama nya, "Ehh Park Jimin.. kenapa kau ke sini??" tanyanya kepada sang sahabat, yah Jimin Menjadi sahabat pertama Hoseok di Mij Corp, dan Kedunya Bicara melalui telpon yang ada di Asrama ketika pertama kali Hoseok berada di Asrama, Jimin anak yang periang dan murah Senyum
"Pergi ke Kantin Bareng Yuk.. " ajak Nya sembari menggoyang-goyangkan tangan yang lebih Tua, "ehh bukan nya gak mau yaa.. tapi humm aku tidak punya Cukup u- "
"Hyung tenang aja.. Jimin Akan Traktir apa yang Hyung mau, tapi temani Jimin ke kantin yahh"
Hoseok itu pria jadi ia tidak akan tersinggung dengan gosip atau omong kosong wanita-wanita di perusahaan Min Corp, jika hoseok terlahir sebagai wanita, Mungkin saja saat ini Hoseok akan menghampiri meja gadis-gadis itu dan marah-marah kepada mereka yang jelas tidak akan mendengarkan, Membayangkannya saja Terasa sangat melelahkan, "Hyung mau makan apa?"
"humm mau makan.. "
PRAKKKKK!!!
"*ohh astaga apa itu??" - A
"Wahh lihat-lihat Ia kasihan sekali" - C
"pantas sihh, pria dari Desa itu begitu naif" - B*
Hoseok baru saja di tabrak oleh seseorang yang membuat Nampan makanan pria itu Tumpah dan mengotori pakaian Hoseok, Jimin yang melihat itu juga sangat terkejut, "Woilahhh.. Lo jalan tu gak lihat apa kalo ada orang Huh!" kesal Jimin sembari meremat kuat kerah kemeja seseorang itu
"Jimin sudah.. hee aku tak apa"
"Kauu! minta maaf sekarang juga"
Jimin mendorong seseorang itu hingga membuat nya Bersujud di hadapan Hoseok, Hoseok yang melihat itu mencoba untuk membantu namun seseorang itu menepis tangan Hoseok, "menjauh dari ku dasar Gay menjijikan"
"huh? apa... Gay, Omong kosong apa yang kau katakan itu"
...BERSAMBUNG...