
" Kim pergi dan Bawakan ia se-Cup Kopi kuras itu akan membuat nya sedikit rileks ?"
tanya Seorang pria Tampan dengan seekor Kucing hitam bermata Biru yang duduk di pangkuannya, "Baik.. Ehhh tapi Yoongi Hyung ada yang membuat ku Binggung" Yoongi lantas melirik Kearah sang sahabat nya
"Binggung?? kenapa?" tanya nya, " kenapa kau memberikan posisi Sekretaris kepada Hoseok, Bukan kah Hoseok tidak memiliki kualitas untuk itu?" Ucap Namjoon penasaran
" Joon, ada pepatah pernah berkata, rasa penasaran mu akan membunuhmu, akan lebih baik jika kau Diam saja.. ini tidak ada urusannya dengan mu, lakukan saja apa yang ku perintah "
"baik Hyung"
Namjoon lantas berjalan keluar meninggalkan ruangan pribadi Atasannya Yoongi, pria Min itu sedang menatap sebuah Monitor yang terhubung langsung pada kamera CCTV yang berada di ruangan Sekretaris Perusahaannya, Yoongi bisa melihat dengan jelas wajah kebingungan yang terlihat sangat mengemaskan itu, sedangkan itu Hoseok
meja kantor yang sebelumnya tapi seketika Tampak seperti sebuah kapal pecah, berkas di mana-mana, Hoseok tampaknya Frustasi dengan Pekerjaan baru nya, "Arrkkk sepertinya aku akan gila!!"
di sini Hoseok kesal dan teriak-teriak seperti seorang pria gila, ada seseorang yang tertawa melihat tingkah Rendom nya
*tok
tok
tok*
"ugh?.. ya siapa, masuk"
pintu kaca berwarna gelap itu terbuka dan memperlihatkan seseorang, "Apa ada kesulitan tuan Jung?" tanya Namjoon dengan nada ramah nya, "Ahh tidak.. saya bisa melakukan ini"
Hoseok sedikit tertegun setelah Namjoon berkata begitu, "ehh yahhh.. saya bisa Tuan, saya sangat yakin"
"syukurlah.. ini Kopi minum lah selama masih hangat" Hoseok menundukkan kepalanya dan menatap tangan Namjoon yang terjulur kearahnya dengan Sebuah Cup Kopi di tangan besar berurat itu, "T- terimakasih Tuan Kim"
"jangan sungkan-sungkan, ah ya bukan kah anda lebih muda dari saya, anda bisa memanggil saya Hyung.."
mendengar apa yang Namjoon katakan, itu membuat Hoseok agak sedikit Senang, "Terimakasih Namjoon Hyung" Namjoon mengangguk lalu pergi karna ada beberapa kepentingan mendesak, Hoseok menatap kopi yang di Berikan Namjoon dengan senyum malu-malu di wajah nya, 'haa ia sangat lembut dan perhatian, wanita yang menikah dengan nya pasti akan menjadi wanita paling beruntung di dunia' Pikir Hoseok lantas meminum kopi nya
"haa.. Hangat nya"
Hoseok kembali melanjutkan pekerjaannya, setelah memeriksa dengan seksama, Hoseok datang ke ruang Presdir untuk menyerahkan berkas yang di butuhkan oleh atasannya itu, "sila kan tuan" Hoseok sudah sangat percaya diri bahwa Pekerjaan nya 100% benar, namun setelah melihat reaksi wajah Atasannya yang tampak tidak senang
'matilah.. kayak nya aku salah melakukan pemeriksaan nya' pikir Hoseok khawatir "Semua nya hampir benar tapi masih terdapat 5% kesalahan dalam analisis anda tuan Jung"
"maaf Tuan, sa saya akan lebih teliti lagi lain Kali" Yoongi melirik ke depan dan melihat Hoseok yang sepertinya takut kepada nya, "santai saja Tuan Jung, saya bukan lah tipikal orang yang suka marah-marah, Pergi perbaiki lagi dan antar segera mungkin berkas nya ke saya, Mengerti?"
hoseok Mengangguk kepalanya dan menerima kembali berkas itu, "Permisi Tuan Min" Hoseok membungkukkan tubuhnya sebagai tanda hormat Sebelum dirinya benar-benar pergi dari ruangan Atasannya
'heh.. ia terlihat seperti seekor kucing penakut, bukan begitu Lucy'
...BERSAMBUNG...