
sekolah menengah pertama
kehidupan sekolah menengah pertama ku di mulai..
seperti biasa waktu istirahat berbunyi ,siswa dan siswi yang lain sudah berbaris di kantin untuk makan siang begitu sebaliknya ara lebih suka menyendiri di bawah pohon sekolah untuk menikmati udara sejuk di sana sambil mendengarkan suara rekaman rayyen yang ia rekam ulang di ponsel nya dari arah samping pohon tersebut terlihat seorang siswa mendekati ara yang sedang memejamkan matanya sambil mengenakan earphone.
''araa''
teriaknya pada ara sambil melepas salah satu earphone ara
'' kau mengganggu ku saja''
ketus ara kesal
''mengapa kau suka menyendiri , di saat siswa yang lain pergi bersama untuk ke kantin''
sahut siswa laki laki tersebut
''apakah kau bodoh mengganggu seorang ara yang sedang bersantai ''
kesal ara sambil menarik rambutnya
''auw lepaskan tanganmu itu dari rambut ku''
sahut laki laki tersebut kesakitan
''li jun jangan pernah coba coba mengganggu ara yang sedang bersantai''
jawab ara yang mulai melepaskan tangannya dari rambut sahabatnya itu
''mianhae, kalau begitu kita makan bersama ''
sambil mengeluarkan bekal makanannya.
''tidak kau saja yang makan , aku sedang diet''
kata ara yang sebenarnya sudah sangat lapar karena ia melakukan diet ketat untuk menjaga tubuhnya tetap ideal.
''benarkah kau tak mau memakannya , kalau begitu aku saja yang memakan semua sandwich coklat ini''
sahut li sambil meledek , ara hanya mencoba menahan namun sia sia.
''lihat aku memakannya ,tinggal satu sandwich yang tersisa''
sahut li mencoba meledek ara lagi ,saat ingin menggigit sandwich itu tiba tiba mulut ara langsung mengambil alih sandwich yang sudah di gigit li jun yang membuatnya sedikit berdebar hatinya
''akhirnya aku tidak bisa menahan lapar ku ''
kata ara santai sambil mengunyah rotinya
''dasar kau , bilang saja dari awal sudah lapar dasar jaim''
ledek li jun sambil menutup wajah nya yang memerah
''ini juga untuk menjaga keseimbangan tubuhku ''
jawab yang kesal sambil mencubit li jun dan akhirnya mereka tertawa bersama
flashback on*
perkenalan pertama ara dan li jun pada saat itu setelah seminggu kepergian rayyen ara bukanlah ara seperti dulu yang ceria dan selalu tertawa justru malah sebaliknya ,ara menjadi anak pendiam dan lebih suka menyendiri di kamar begitu pun di sekolah .saat itu li jun adalah murid baru dan masih sangat pendiam karena belum mengenal semua teman temannya saat ibu guru menyuruhnya memilih tempat duduk matanya langsung tertuju pada gadis yang sedang melamun menghadap jendela dan ia langsung memilih kursi tepat di belakang gadis yang pernah ia temui di taman saat menangis.
saat pulang sekolah ia mulai mengikuti ara dari belakang sebelum sampai rumah ara selalu datang ke taman untuk duduk di taman sambil memakan es krim sambil menangis mengingat rayyen ,li jun yang memperhatikan ara yang setiap pulang sekolah selalu datang kesini duduk di taman sambil memakan es krim cokelat sambil menangis keadaannya saat itu sangat menyedihkan lalu li jun mencoba mendekati ara .
''hei kau gadis bermata bengkak dan gadis yang sangat cengeng ,kenapa kau selalu ke taman bukankah taman ini untuk tempat bermain dan bersenang senang''
sahut li jun yang sebenarnya sangat kasihan pada ara
''kenapa kau kemari ''
tanya ara yang melihat li jun yang mengenali kalau dia adalah teman sekelas nya
''aku yang bertanya padamu ,kenapa kau menanya balik padaku,kau ini sangat mengganggu kedamaian di taman ini tau''
gerutu li jun kesal melihat ara yang berlarut larut sedih
''kau yang mengganggu ku sedang menyendiri di sini ''
jawab ara menangis kesal
''aku tidak tau masalah kamu apa , yang jelas kau adalah gadis lemah dan sanga cengeng yang pernah ku temui ''
sambil menarik kerah baju ara
''kau tau kehilangan seorang teman bukanlah hal biasa , namun kehilangan seorang omma jauh lebih menyakitkan di bandingkan kehilangan teman ''
kata li jun yang mulai meneteskan air matanya ,saat pertama kali li jun melihat ara yang sedang menangis di taman sebenarnya ia baru saja pulang dari pemakaman ibunya dan saat melihat ara yang menangis ia baru ter sadar dan mencoba tegar sambil memberikan sapu tangan nya yang baru.ara ketika mendengar perkataan temannya itu langsung menghapus air matanya .
''terima kasih li jun aku cukup terobati dengan kata katamu, kau juga jangan bersedih lagi''
saat itulah mereka menjadi semakin dekat dan sangat akrab karena rumah mereka juga cukup berdekatan setiap kali berangkat dan pulang sekolah mereka selalu bersama sampai pada akhirnya ara mulai menjadi model busana dan brand ambasador di berbagai produk ternama sekaligus penyanyi cilik saat umurnya sepuluh tahun keluarga ara dan juga li jun sangat mendukung kesuksesan ara di usia mudahnya .
flashback off
sepulang sekolah ara langsung di jemput dengan omma nya dengan mobil keluaran terbaru hingga menjadi pusat sorotan mata siswa dan siswi .
''daebak, bukankah itu mobil keluaran terbaru yang baru di ekspos sosmed semalam ''
kata seorang siswi dari samping gerbang sekolah
''wah iya kira kira jemput siapa ya''
sahut siswi dan siswi lain
di kelas...
''maaf li jun karena hari ini aku di jemput omma , jadi kau pulang sendiri''
kata ara yang merasa tidak enak pada temannya itu
''tidak apa ara , aku bisa naik sepeda sendiri aku sangat mengerti kau tidak bisa pulang bersama ku''
kata li jun yang sudah paham sekali jika ara tak bisa pulang bersamanya ,karena ara sibuk dengan pemotretan dan syuting lainnya.
''terima kasih teman terbaik ku ''
bisik menggoda nya agak tidak bersedih
''kau harus semangat mengejar impian dan cita citamu agar bertemu dengannya ''
kata li jun menyemangati nya sambil berjalan bersama menuju gerbang sekolah
''tentu aku sangat semangat untuk hal ini , terima kasih li semoga kau juga akan mengikuti langkah ku ''
kata ara sambil berjalan mengarah mobil mewah yang sedari tadi sudah di tunggu temanya untuk mengetahui siapa yang di jemput dengan mobil mewah itu.
''pasti ara aku akan mengikuti langkah mu''
jawab li dalam hati sambil membalas lambaian tangan li
''daebak, bukankah itu si culun''
kata seorang siswa yang membuat para siswa yang lain melihat
''benar sekali itu si culun di kelas kita''
kata seorang lagi untuk meyakinkan mereka
''seberapa kaya dia sampai di jemput dengan mobil mewah itu''
kata siswi yang sok cantik di sekolah, li jun yang mendengar omongan mereka hanya tersenyum
''kau tidak tau siapa ara sebenarnya ''
kata li jun dalam hati sambil memberikan senyuman kekeh pada mereka , karena dari dulu li jun dan ara sudah sepakat merahasiakan ke populeran ara itu sampai di sekolah ara harus memakai rambut palsu kepang dua sekaligus kacamata juga, karena lebih berbahaya kalau siswa dan siswi yang lain tau kalau ara adalah seorang model dan penyanyi yang lagi naik daun .didalam mobil ara sibuk memainkan handphone nya
''kenapa omma tidak bilang kalau membeli mobil baru''
tanya ara penasaran
''iya sebenarnya ini mobil yang sangat omma ingin , baru melihat saja di tv omma sudah sangat suka ''
jawab mamah sambil mengendarai mobil.
''lalu siapa yang membelikan mobil ini''
tanya ku penasaran
''oppa kamu yang membelikan ''
kata omma yang sangat bangga dengan kesuksesan oppa nya itu
''syukurlah oppa sangat perhatian pada omma , kalau begitu aku akan sangat semangat belajar dan menjalani karir agar bisa membanggakan appa dan omma''
kataku sambil memeluk tangan mamah yang sedang mengendarai , tibanya di tempat pemotretan ara langsung mengganti baju dan menata rambutnya di bantu dengan penata rias dan busana
pemotretan kim hye ara
# jangan lupa tinggalkan jejak kalau suka cerita ini
# mianhae : maaf
# daebak : luar biasa/astaga/keren.