
kepergian rayyyen
rayyen pergi meninggalkan ku
''rayyennnnnnn''
teriak ku yang terbangun dari mimpi yang membuat oppa dan omma ku langsung berlari menuju kamar ku karena panik
''ara kamu kenapa sayang ''
tanya omma pada ku sambil memeluk karena melihat ku seperti orang yang ketakutan
''mah aku tadi mimpi kalau rayyen pergi meninggalkan aku ''
kataku mulai menangis, karena oppa dan omma ku sudah mengetahui kepergian rayyen pagi ini omma langsung mengelus kepalaku
''yang di mimpimu itu benar sayang rayyen akan pergi hari ini untuk ikut mamah nya''
kata mamah yang mencoba menasihati ku agar tegar
''nggak mungkin mah rayyen bilang padaku ia tidak akan meninggalkan ku''
tangis ku semakin pecah
''ara mamah itu gak bohong ,kamu percaya ya sama oppa dan omma''
''nggak mungkin kan mah ''
tanyaku balik pada mamah
''ini ada jam tangan rayyen , semalam rayyen kesini untuk pamit sama kita semua''
memberikan jam tangan aku melihat itu memang jam tangan rayyen dan aku mulai menekan tombol yang biasa rayyen tunjukan padaku ,ia mendengar semua perkataan rayyen dan juga percakapan semalam dengan oppa nya itu.
''kenapa oppa tidak membangunkan ku ,kakak jahat sekali ''
kataku kesal sambil memukulnyaa dengan guling yang di tangan ku saat itu
''aku sudah mencobanya dan rayyen melarang ku untuk membangunkan mu ,karena kau tidur sudah sangat pulas''
jelas oppa padaku
''baik kalau begitu aku akan kerumah rayyen ''
kataku yang langsung keluar rumah dengan piyama tidur dan bando panda ku
''hei apa kau gila ,mengapa kau keluar rumah dengan piyama tidur mu itu nona''
goda gerombolan laki laki dari arah samping kanan ku namun aku tak mengurusi omongan mereka itu
''dimana ya rumahnya ''
kataku masih mengingat waktu aku mengikuti rayyen pulang kerumah nya, hingga waktu menjelang sore aku belum menemukan rumahnya
''satu hal yang belum ku ketahui dari rayyen adalah rumahnya ,pantas saja aku tidak tau dia hanya mengajak ku ke kafe dan restauran bersama mamah nya pada saat itu ''
aku mulai lelah dan akhirnya aku memutuskan untuk pergi menuju taman yang biasa menjadi tempat favorit ku bersama rayyen sambil membeli es krim aku duduk di ayunan itu
kata ku sambil menangis tersedu-sedu sambil memakan es krim yang ada di tanganku
''rayyen ''
teriakku kesal sambil memakan es krim cokelat yang berceceran di baju dan pipi ku
''ini ambil lah''
kata seorang laki laki seumuran dengan ku sambil menyodorkan saku tangannya, lalu aku mengambilnya
''tenang saja itu masih bersih ,untuk membersihkan pipimu itu''
kata anak laki laki itu dan langsung bergegas pergi
''terima kasih ''
kataku yang langsung membersihkan pipi dan tanganku setelah selesai membersihkan semuanya anak laki -laki itu pergi sebelum aku mengucapkan terima kasih.
sampai nya dirumah aku langsung masuk ke kamar dan bergegas mandi ...
saat merapikan selimut aku baru melihat kotak besar berwarna merah muda di bawah meja belajar ku
''ya ampun kotak apa ini ''
kataku penasaran dan mulai membuka tali pita kota tersebut.
''ini kotak yang di maksud rayyen padaku ''
kata ku sambil mengambil isi hadiah pemberian rayyen tersebut .
''kau masih mengingat semuanya rayyen ''
kata ku sambil mengeluarkan semua hadiah yang di berikan rayyen , rayyen sebenarnya sengaja mengumpulkan semua barang barang yang ara ingin kan jauh hari sebelum ia pergi , dari kota hadiah besar besar berwarna merah muda yang di inginkan ara ,gaun cantik , sepatu, beserta semua yang dia inginkan pada saat ia bermain bersama juga terdapat kalung dan cincin serta makanan kesukaan mereka berdua , hadiah yang paling mengenang mereka berdua adalah cokelat.
''rayyen kau sangat membuatku terharu padamu , kau masih mengingat apa yang ku mau dan aku inginkan saat kita bermain pada saat itu ''
sambil mendengar rekaman suara rayyen dari jam tangan pemberian nya ,banyak sekali rekaman suara rayyen selagi ia sendiri di rumah dan merasa kesepian
kataku yang terus menangis appa ,omma dan juga oppa ku hanya mendengarkan tangisan ku dari balik pintu ,sebenarnya mereka juga sangat sedih dengan ara namun mereka yakin mereka akan di pertemukan kembali pada saat besar nanti dan memberikan ara sedikit waktu untuk tenang .