
** SMA PURNA JAYA**
dari kejauhan nampak mobil mewah mobil Lamborghini Aventador yang melaju mendekati gerbang 'SMA PURNA JAYA'.
mobil Lamborghini Aventador kini telah mendarat mulus di samping gerbang yang sudah tertutup rapat dari dalam mobil itu keluar gadis cantik blasteran indo-australia, ia adalah leona
leona berjalan mendekat ke arah gerbang, saat leona berdiri tepat di depan gerbang leona melihat di balik pagar ada 2 cowo most wanted yang sedang baku baco*t
"lu lagi lu lagi ga bosen apa tiap hari telat, gw aja yang ngurusin lu bosen berandalan banget sih lo" ucap sang ketos yang tak lain dan tak bukan adalah Raka dengan nada dingin dan tatapan tajamnya
"nggak, lagian ngapain lu ngurusin gw lu bukan emak gw dan urusan gw brandal ato nggk itu juga bukan urusan lu" ucap Deon sinis
yakk yang telat dan kena semprot osis tadi ialah Deon cowo yang terkenal bad di sekolahnya
"ck Lo..." Raka menunjuk tepat di depan muka Deon
selagi ketos marah mengurusi deon, leona mengambil kesempatan dalam kesempitan, leona mengambil ancang-ancang lalu berlari memanjat gerbang
bruukkk...
Leona mendarat dengan mulus tanpa lecet, lalu cepat cepat ia ambil langkah seribu agar tidak ketahuan Raka, tapi ekspektasi tak seindah realita Raka menyadarinya lalu berseru
"woy lu cewe yang lari berhenti"
teriakan Raka tak diindahkan oleh Leona, yang masih berlari dan malah menambah kecepatannya menuju kelas
Deon yang ingin segera lepas dari jeratan Raka pun mengeluarkan jurus andalannya
"ngibul no jutsu" gumam Deon yang tak terdengar di telinga Raka
"woy ka liat noh ada buruh lagi kayang ck ck ck sungguh mengagumkan" ucap Deon yang menatap langit dengan ekspresi kagum, padahal di Langit mah kaga ada burung yang lagi kayang
"mana ada burung kayang, gosah ngibul Lo" sinis Raka yang akhirnya ikut menatap langit karena penasaran. itu ketosnya yang gubluk ato Deon nya yang pinter ngibul? heran author
dasar beg*o batin Deon yang sudah berlari meninggalkan Raka yang masih menatap langit
"DEON SIREGAR GW BALES LO" teriak Raka menggelar
"awok awok awok" sedangkan Deon hanya ketawa setan
gada akhlak emang
BRAK..!!!
pintu di tendang oleh Deon, yang kini tengah berdiri di ambang pintu mengatur nafasnya yang ngos ngosan karena berlari
"EH SEMVAK DESTRA PING HELLO KITTY" latah Dimas karena kaget, sukses membuat seisi kelas tertawa kecuali Destra yang mendengus kesal. Deon berjalan menuju meja nya yang kini sudah di huni seorang cewe yang tengah merebahkan kepalanya di meja
"duh... cape banget lari lari " eluh Deon sambil mengibaskan tangannya
"mamposs" ucap Destra dan Dimas serempak
"ck bacot Kao bhabi" sinis Deon
"oy lu bisa geser ga? gw mau tidur juga" suruh deon pada gadis di sampingnya. Deon belum tau kalau itu leona
"hmm" leona menegakkan badannya lalu menggeser kursinya, saat leona ingin melanjutkan sesi tidurnya namun Deon menatapnya kaget leona yang merasa di tatap pun menoleh memiringkan kepalanya bingung
"Lo... Lea kan ngapain Lo duduk di sini"kaget Deon sedikit berteriak.
"bukan Leana tapi Leona" bukan leona yang menjawab melainkan hany yang dari tadi nyimak
"leona?" beo Deon
Hany hanya mengangguk. Deon menatap leona lagi, ia ingat kalau nama gadis di sampingnya mempunyai nama yang sama dengan gadis yang di jumpai nya semalam. Deon menatap lekat wajah leona membuat sang empunya risih.
"lo-"
ucapan Deon terhenti karena guru mapel pertama sudah datang