LEONA

LEONA
eps 1



"Leona?" panggil Leana gadis berparas cantik nan manis dengan penampilan wajah yang polos sungguh seperti wanita baik baik, tapi siapa yang bisa menjadi? Leana merupakan gadis yang feminim dan selalu memperhatikan tubuh dan penampilan nya, jadi tidak diragukan lagi kalau tubuhnya bak seperti model


"hmm" jawab gadis disampingnya yang tak lain dan tak bukan adalah kakak kembarnya leona. Leona adalah gadis yang berfisik perempuan tapi mempunyai jiwa seperti laki laki tubuhnya memang seperti lidi berbanding terbalik dari adik kembarnya namun siapa yang menyangka bahwa kekuatan nya seperti Hulk , ajaib memang


"besok kamu mulai sekolah di sekolah papa kan?" tanya Leana


"ya" singkat Leona


"huftt singkat banget sih kak" eluh Leana pada sikap kakak kembarnya


Lea dan Leo memang lahir di hari yang sama dan mempunyai wajah yang mirip meski masih manis dan imut wajah Leo


,tapi kepribadian kedua nya berkebalikan jika Lea sangat feminim dan suka berdandan maka Leo sangat tomboy bahkan ia dari kecil tak pernah memakai pakaian perempuan dan selalu membenci make up baginya cantik itu dari dalam bukan dari muka yang berbalut berbagai jenis make up.


***


"Leo hari ini hari pertama kamu masuk ke sekolah milik keluarga kita SMA Purna Jaya jangan sampai kamu buat ulah ingat ini udah sekolah ke 15 selama kamu masuk SMA jangan buat papa malu sama kelakuan kami yang lasak seperti tak berpendidikan, contoh dong adek kamu Lea dia itu rapi, disiplin,a nggun selalu masuk 5 besar 'sempurna' "


nasehat Indra papa leo dan Lea


"iya Leo kamu harus seperti Lea, dia itu kebanggaan keluarga" lanjut Silva Mama si kembar, sedangkan Lea yang dari tadi di bangga banggakan pun tersenyum penuh kemenangan


Leona hanya memasang muka datar dan mengacuhkan perkataan kedua orang tuanya tapi jauh di lubuk hati Leo, Leo meraung raung sedih atas perkataan orang tuanya


mereka tidak pernah mau mengerti akan diri Leo yang seperti ini, ini memang sudah melekat pada diri Leo


ini diri gue ini jati diri gue kenapa Mama sama papa ga bisa ngertiin leo, kalau leo merubah sikap Leo sama aja itu bukan Leo kenapa kalian gak bisa ngerti. batin Leo


***


leona dan Leana kini sudah berada di sekolah nya 'SMA PURNA JAYA'


"gw duluan ya lo nyari ruang kepsek sendiri aja, males gw nemenin lo. byee moga g tersesat" ucap Lea sambil berlalu pergi ke kelasnya.


"cih" decih Leo


Leo tidak langsung ke ruang kepala sekolah tapi ia langsung pergi ke kantin bukan untuk sarapan tapi untuk memainkan game favoritnya.


2 jam berlalu kini sudah pukul 09.00 Leo menyudahi bermain gamenya dan pergi mencari ruang kepsek


setelah muter muter mencari ruang kepsek Leo akhirnya menemukan nya ruang kepsek terletak di lantai 2 tepat di barisan kelas 11 IPS dan IPA


BRAKK!!!


Leo menendang pintu ruang kepsek


"astaga kamu ini ga punya sopan santun buka pintu itu pak--"


belum sempat pak Umar (kepsek) menyelesaikan kalimatnya, Leo sudah menyela nya


pak Umar hanya bisa menghela nafas panjang atas sikap murid baru ini


"kelas kamu 11IPS 5"


setelah mendapat jawaban atas pertanyaan Leo pun pergi tanpa izin dulu


BRAAKK!!!


lagi lagi Leo menendang pintu, tapi bukan pintu ruang kepsek melainkan pintu kelas barunya. membuat guru yang sedang mengajar pun terperangah kaget


"kamu ini bisa g--"


lagi lagi Leo memotong ucapan gurunya


"murid baru" ucap Leo


Bu Hesti selaku guru yang sedang mengajar pun hanya mengelus dada


"ya sudah ayo kesini perkenalkan diri kamu"


ucap Bu Hesti kemudian


Leo pun melangkah memasuki kelas


saat Leo sudah berdiri di depan kelas riuh ricuh pun terjadi para siswi dan siswa sibuk membicarakan nya


'loh itu bukannya si most wanted Leana ya'


'itu leana anak IPA 1'


'kok katanya murid baru'


kuranf lebih seperti itu lah bisik bisik anak anak kelas itu


"bukannya kamu leana anak IPA itu?" tanya Bu Hesti yang juga merasa heran


"itu bukan Lea buk" ucap hany. kenapa hany bisa tau? jawaban nya karena hany sahabat Leo semasa SMP


"Iya buk itu bukan Lea" Rere juga ikut angkat suara, Rere juga termasuk sahabat hany dan Leo


"benarkah...? jadi nama kamu siapa" tanya Bu Hesti pada Leo yang sedari tadi hanya diam memasang muka temboknya


"Leo"


"silahkan kamu duduk di bangku kosong disana di belakang hany dan Rere "