
setelah lelah berjalan keliling, aku Memutuskan kembali ke rumah ku, selagi berjalan aku memikirkan siapa wanita itu tadi. dia terlihat tidak asing, tetapi ini tidak lah sama seperti aku memikirkan Hall hal aneh seperti yang sebelumnya.
sesampai depan rumah, aku duduk sambil meluruskan kakiku , pandangan ku mengarah ke depan, tepat di depan jalan aku masih melihat ada seorang pria, yang ku tahu dia adalah pria yang sama yang ku lihat saat aku berjalan tadi.
aku tak merasa Ada yang aneh dengan pria itu, lalu pria itu pergi menjauh dari pandangan ku. aku masih duduk santai sambil menikmati sinar matahari, sampai aku tersadar aku melihat sebuah mobil melaju dihadapan rumahku, semakin mendekat aku semakin memperhatikan dan mobil itu berhenti di depanku. aku melihat wanita yang sama turun dari mobil itu yang ternyata dia adalah wanita yang juga tadi menyapaku saat berjalan.
wanita itu mendekat sambil tersenyum ke arahku,, " Hi.. Nona Sarah,, aku Lucy , kemarin kau datang ke Klinik kami,,, dan tadi aku melihat mu,, lalu aku berniat untuk menyapa dan berbicara denganmu.
" ohh yaa,, sekarang aku mengingat mu,, maaf tadi aku sempat lupa, walaupun aku melihat dirimu tidak asing tadi" jawabku. " Baiklah,,, tidak apa-apa aku hanya ingin tahu keadaan mu saja " ... sekitar 20 menit kami berbincang santai, sampai sesekali aku bercerita tentang diriku dan Lucy yang memang memiliki keahlian di bidang spesialis kejiwaan mampu memahami cerita yang kusampaikan padanya.
" Baiklah nona sarah, sepertinya aku harus pergi sekarang " lucy tampak terburu-buru ingin pergi. lalu aku mencoba untuk menahannya agar jangan pergi dulu,, siapa tau dia mau menemaniku makan malam untuk hari ini. " Kenapa tidak makan malam disini saja?? kebetulan aku punya menu makanan yang lezat untuk malam ini.
" tidak, maafkan aku, aku sudah memiliki janji dengan seseorang, dan sebaiknya aku tidak datang dalam 20 menit lagi" lalu lucy pun pergi, ia bergegas dan pergi dari rumahku. tampaknya ada yang aneh dengan dirinya.
aku pun memutuskan duduk saja, sembari menunggu ibuku datang, tetapi dalam 20 menit tidak satupun yang kulihat datang. lalu aku menerawang ke luar jendela kamarku,,, di luar aku melihat seorang pria yang baru saja bersama kekasihnya,, mereka terlihat sangat bahagia sampai aku melihat dari arah berlawanan ada Truk bermuatan yang melaju dengan kencang,,, sedetik kemudian bayangan itu hilang dari luar jendela kamarku.
aku menutup mataku kembali,, kemudia aku menerawang keluar jendela lagi,, kini yang kulihat ada seorang wanita yang sedang berlari santai,, lalu di seberang jalan ada seorang pria yang tampaknya baru saja mengalami kecelakaan, dan terlihat pria itu sangat kesakitan dan meminta pertolongan tetapi karena ini tempat yang sangat sepi,, maka tidak ada seorang pun yang menolong nya, terkecuali di wanita di seberanynya tersebut.
namun,,, disini aku tampak tak percaya, bukannya menolong tetapi wanita tersebut malah mengambil potongan kaki pria tersebut lalu,, pergi k sebuah rumah yang terlihat seperti rumah yang ku kenal.
aku merasa tidak tega melihat pria itu menahan rasa sakitnya,, tetapi syukurlah ada seorang wanita yang sepertinya dia seorang petugas medis, dia membawa pria itu pergi. selang 20 menit wanita yang membawa pria tadi kembali ke tempat semula,, dia terlihat berbincang cukup lama kepada wanita yang membawa potongan kaki pria tadi,, lalu tak lama berselang wanita petugas medis itu,, berlari terburu-buru seperti nya dia terlihat ketakutan lalu pergi dengan mobilnya.
sesaat setelah wanita itu pergi,, lalu keluarlah wanita tadi,, dia tampak kecewa dan dari gestur tubuhnya dia tanpak kesepian,, kemudia dia menoleh ke arahku,,, dan aku tercengang seribu bahasa tanpa ada sepatah katapun keluar dari mulutku,,, Perlahan aku mengeluarkan sebua Kata......" Wanita Itu" ... .. !!