It Follows

It Follows
Heal Me



#Author Pov


 


drrrtt.. drrrtt.. drtt.. .. Sarah terbangun dari tidurnya dengan rasa kantuk yang masih ia alami ia mencoba meraih handphone di atas nakas mejanya,,, kemudian melihat jam telah menunjukkan pukul tujuh pagi, ia langsung bangkit dari ranjangnya menuju kamar mandi untuk membersihkan diri.


setelah selesai membersihkan diri, sarah melihat bahwa keadaan kamarnya sangat berantakan seperti terjadi perkelahian semalam. dia kemudian mengambil beberapa barang yang terjatuh, saat hendak meletakkan vas bunga yang terjatuh, dia tiba-tiba merasa pusing dan mual, lalu dia teringat kejadian kemarin saat melihat seorang wanita paruh baya melakukan bunuh diri saat ia kembali dari tempat bekerja.


 


tetapi setelah itu, sarah tidak mengingat apa-apa lagi, dan kini dia menyaksikan kamarnya berantakan tetapi siapa yang melakukan ini?? tidak ingin berlama-lama sarah langsung saja merapikan barang-barang yang tergeletak, aneh sekali kenapa ada gunting, pisau, dan gergaji yang masih ada darahnya.


# sarah pov


setelah aku membereskan kamarku, aku merapikan diriku dan langsung menuju ke lantai bawah untuk sarapan, aku semalaman seperti berhalusinasi adanya seorang gadis kecil berlalu lalang di depanku, tetapi aku ingat namun aku juga lupa.


aku sulit mendefinisikan ingatanku yang kadang aku seperti melupakan hari kemarin, tetapi yang kuingat hanyalah kejadian yang aku sendiri merasakan kejanggalan, dimana hanya ada kekerasan, pembunuhan dan diikuti oleh orang-orang yang sangat aneh.


hari ini aku memutuskan untuk pergi ke psikiater untuk melakukan sedikit terapi, aku takut jika terus berdiam diri aku malah melukai diriku sendiri, keluar dari dalam rumah aku langsung masuk ke mobil dan bergegas pergi ke dokter kejiwaan.


aku sampai di tempat psikiater dan segera masuk kedalam ..." Selamat pagi, apa ada yang bisa saya bantu? " .. sapa wanita muda yang terlihat sepertinya dia resepsionis di tempat praktek ini.


" ya,,, saya ingin konsultasi" jawabku singkat.


baiklah nona silakan duduk sebentar.


kulihat wanita itu pergi kedalam ruangan, tak lama kemudian dia keluar " silahkan masuk nona dr. Grace sedang menunggu anda " ... "baik terimakasih" aku pergi ke dalam,,, dan ternyata ini lorong panjang,, sepanjang koridor aku melihat ke kiri dan ke kanan, memperhatikan tempat ini.


akhirnya aku menemukan ruangan dengan nama Dr. Grace,, aku mengetuk pintunya lalu masuk " hello silahkan duduk " dr. grace mempersilahkan ku duduk... "Thanks" setelah memperkenalkan diri aku langsung menyampaikan keluhanku akhir akhir ini.


dr. grace mendengarkan secara seksama apa yang kuceritakan lalu " apakah nona pernah memiliki trauma pada masa kecil nona? " dr. grace bertanya. dan aku menjawab tidak, tapi aku tidak tau pasti karena aku juga lupa akan masa kecilku. dr. grace mengangguk tanda paham. aku juga menceritakan tentang teror dan diikuti oleh orang-orang yang aku sendiri tidak mengenal mereka. lalu dr. grace memberikan kartu namanya agar aku mudah menghubunginya sewaktu waktu.


dr. grace tidak menyarankan aku untuk mengonsumsi obat terlebih dahulu, " baiklah nona sarah sepertinya anda baik-baik saja, tetapi tetap jaga kondisi jiwa anda, jangan sampai stress berlebihan " saran dr. grace yang langsung kuangguki.


lalu aku pergi berpamitan, saat hendak keluar dari klinik aku menyapa wanita muda yang aku temui di resepsionis, dia tersenyum ramah padaku aku pun membalasnya lalu aku keluar dari tempat itu.