It Follows

It Follows
The Beginning



akhhhhhh.... akhhhh... Sarah are you okay??


07.30 Aku terbangun dari mimpi buruk itu lagi tubuhku basah berkeringat seolah-olah aku baru saja dikejar oleh binatang buas,, "are you okay" kudengar suara ibuku yang terdengar panik" I'm okay mom,, ku jawab sambil menaikkan selimut dengan Nafas yang masih tersengal.. ibuku menyodorkan air mineral,, akupun meneguknya secara perlahan.


mimpi buruk ini selalu kualami hamper setiap harinya,, bahkan aku sendiri takut untuk tertidur,, entah gangguan jiwa apa yang aku alami,, tetapi aku tidak ingin melihat orang-orang sekitarku merasa mengkha


watirkan ku. merasa pikiranku sedikit tenang aku mencoba bangkit dari tempat tidurku " i'm okay mom " kusampaikan pada ibuku. "baiklah sarah" ibuku pun keluar dari kamarku walaupun aku melihat gurat kekhawatiran dari raut wajahnya yang semakin menua. tanpa pikir panjang aku segera bergegas membersihkan diriku.


hari ini adalah hari pertamaku diterima bekerja sebagai koki di sebuah restaurant yang cukup jauh dari kediaman ku, maklumlah aku tinggal di pedesaan yang hanya dipenuhi perkebunan apel, dan sebagian besar peternakan.


saat aku selesai merapikan diri aku melihat pantulan wajahku di depan cermin,, ku perhatikan secara mendalam bagaimana penampilanku bukan untuk terlihat apakah aku tampil cantik hari ini melainkan kenapa seolah-olah kinerja otakku berbeda dengan gerak tubuhku,, ini selalu terjadi.


saat aku akan menuju ke lantai bawah, aku tak sengaja melihat dari arah kejauhan seorang nenek-nenek mengenakan dress putih sedang berjalan seakan menuju ke arahku,, aku takut melihatnya akupun langsung berlari ke bawah tempat ibuku sedang menyiapkan sarapan pagi ini.


" apakah ibu akan pulang larut malam? "" aku bertanya berharap ibuku tidak pulang malam karena aku sangat takut sendirian, " mungkin ibu akan pulang agak malam, jagalah dirimu lucie " ibuku lalu bergegas pergi. akupun menyelesaikan sarapan ku dan pergi menuju tempatku bekerja.


sepanjang perjalanan aku masih saja merasakan Ada sesuatu yang mengikutiku,, Ada perasaan yang membisikiku,, tetapi aku tetap fokus mengemudi dan sesekali melirik ke arah pohon pohon besar di tepi jalan,,, dan seketika " akhhhh... aku melihat lelaki aneh dengan perawakan sangat kurus berlari mengejarku,, aku melajukan kemudiku lebih cepat hingga kini aku telah sampai di keramaian. "hufft .. syukurlah" gumamku setelah sampai di tempat aku bekerja,, aku masih mencoba berfikir apa yang mengejarku baru saja,, kenapa mereka menghantuiku??


tidak ingin berlama-lama menggeluti pikiran aneh ku aku bergegas turun dari dari mobilku , setelah aku turun dan berjalan menuju ke lobby restoran tempatku bekerja,, ada seorang pria yang intens menatapku,,sorotan matanya tampak kosong tapi juga seperti ingin memberitahu sesuatu padaku,,,aku cukup bergidik ngeri melihatnya karena aneh rasanya orang asing tetapi seolah dia mengetahui sesuatu tentang diri kita,,apalagi atas sesuatu yang baru baru ini melanda ku,,tetapi mungkin saja dia hanya melirik penampilanku yang memang cukup berbeda dari gadis biasanya, aku selalu tampil tidak terbuka yang mana itu membuat ku sedikit berbeda dari gadis seumuran ku yang lebih menyukai tampilan terbuka.


aku memulai pekerjaanku sebagai chef di restoran ini,, aku sangat menyukai kuliner,, saat aku duduk di bangku universitas aku mengambil jurusan di Tata boga karena aku merasa sangat menyukai bidang kuliner.


. tttttk.. tttk.. tttk.. suara irisan bawang yang sedang ku iris menjadi nyanyian yang selalu kudengarkan, setelah selesai mengiris bawang akupun menyiapkan bahan makanan lain dan bersiap membuat sebuah menu makanan, karena Restoran tempatku bekerja tidak begitu besar maka hanya ada 2 orang chef dan beberapa pekerja saja, kebetulan hari ini hanya aku yang datang makanya sedikit sepi bahkan aku tidak berinteraksi dengan siapapun saat ini.