
" udah sana pergi wudhu lagi dan cuci muka" perintah mama
" em.." jawab Nazla, lalu ia pergi ke kamar mandi dan berwudhu
Suara ngaji di masjid, sudah mulai terdengar.
dan para anak kos yang muslim,pergi dengan keadaan rapi dan bersih untuk menunaikan ibadah sholat di masjid terdekat.
" Nazla cepat! " teriak Fatma
Lalu Nazla yang mendengarnya di kamar mandi langsung terkejut dan keluar dari kamar mandi. Saat ia keluar, mama sudah tidak ada ia pun bersiap untuk pergi ke masjid.
Fahri (ayah), Fatma (mama), dan Indra (adik) sudah berada di luar rumah. Nazla yang melihatnya, menghampiri mamanya dan ia meminta maaf.
" ma, maaf ya tadi Nazla ketiduran " Nazla dengan wajah bersalah
" iya, sayang " jawab mama
" mm.., mama marah? "
" enggak " jawab mama singkat
" tadi.., Nazla dengar saat di kamar mandi mama teriak manggil Nazla "
" o.., kamu kan lagi tahap ujian sayang, saat kamu di kamar mandi bisa jadi kamu ketiduran juga, jadi mama panggil dengan keras agar kamu langsung keluar " mama menjelaskan
" ujian apa ma? " Nazla yang tidak mengerti
" ujian dari Allah kepada hambanya yang sedang di ujinya, seperti godaan syaitan "
" o..,kalau lolos ujian dari Allah?"
" kalau lolos dari ujian Allah, kamu akan mendapatkan derajat di sisi Allah, hidup mu akan selalu berkah, di beri hidup yang tentram dan lain-lain yang membuat dirimu bahagia" jawab mama
Pada saat mereka mau berangkat, anak kos ( Pratama,Dika,dan Fadil ) lewat di depan rumah dengan memakai peci, sarung, baju koko. Nazla yang melihatnya, mata terus terpandang ke arah Pratama. Namun, saat di pandang balik sama Pratama, Nazla langsung menoleh ke arah lain.
" Pratama!! " panggil Fahri
" iya, om " Pratama pun langsung datang
" iy, boleh om itu pun panggilan Pratama kalo di rumah dulu"
" Tama, kamu mau nggak nanti di masjid yang adzan? "
" emang boleh om? " Pratama bertanya balik
" boleh, hari ini om yang imam "
" di masjid om! " jawab Pratama yang terkejut
" iya "
" Om yang punya masjid? "
" iy, Pratama.."
" iya,om Tama mau "
Mereka pun mulai jalan hanya dengan berjalan kaki. Saat di perjalanan, Nazla mendengar sesuatu dibalik semak-semak jadi ia pun berhenti dan melihat semak-semak tersebut. Ia mendekati semak-semak maju selangkah demi selangkah, yang tanpa ia sadari dia sudah ditinggal rombongan keluarganya beserta anak-anak kos. Saat ia membuka, ternyata seekor anak kucing yang sedang memakan ikan kecil dan berusia 7 bulan tersebut.
" ya Allah, rupanya kucing imut ini..." gumam Nazla yang kagum melihat kucing imut itu.
" gemes banget kamu " Nazla yang sambil memegang pipi anak kucing
" gluduk!! star!! " suara petir sudah terdengar dan langit mulai menggelap
Hujan rintik-rintik mulai perlahan, dan Nazla yang menyadari sudah mulai hujan, ia pun berdiri sambil memegang kucing di tangannya. Ia melihat ke kanan dan ke kiri semua yang ada pohon dan semak-semak, dia tidak melihat di mana masjid berada dan lampu jalan pun mati secara tiba-tiba.
" lah? ke mana yang lain aku ditinggal? " Nazla bertanya kepada diri sendiri
" ctar!!! " tiba-tiba petir
" a..!! mama" Nazla yang ketakutan, dengan tangan yang menutupi kedua telinga nya
Bersambung....