
Pagi itu seorang gadis cantik dengan rambut yang di kuncir seperti ekor kuda dengan menggunakan seragam sekolah sedang berlari untuk mengejar waktu...
"Huhhhh aku nggak boleh telat".... guman nya.
Dia adalah Ayla. Seorang gadis cantik yang masih duduk di bangku sekolah menengah atas.
Ayla terus berlari dengan kencang. Sambil berlari Ayla terus saja melihat jam tangan nya berharap waktu bisa berjalan lebih lambat.
Akhir nya Ayla sampai di sekolah tepat waktu. Keringat sudah membanjiri wajah Ayla. Jarak rumah nya dan sekolah memang jauh.
" Ayyyyy"..... teriak dina sambil melambaikan tangan nya.
Ayla segera berjalan menuju dina . "Huhhhhh Ada apa din....???"...
" Yuk ke kelas bareng "..Ajak dina sambil menggandeng tangan Ayla....
Ya dina adalah satu satu nya sahabat Dina yang selalu menolong nya saat dia di bully oleh teman lainya.
"Ni"... dina memberikan sebuah sapu tangan kepada Ayla.
" Elap dulu keringat nya"... Ucap dina.
Ayla pun mengelap keringat nya yang masih bercucuran.
"Capek ya Ay".... tanya dina...
" Nggak kok... Gue uda biasa"..... ucap Ayla sambil tersenyum.
"Oh iya Ay nanti kita ada ulangan kan???"... Tanya dina....
" Adu mana gue belum ngapal"... guman dina sambil menggaruk kepalanya yang tidak gatal.
"Iya tu. Guru nya galak lo"..... Ucap Ayla...
*******************************
" Selamat pagi anak anak".... Ucap buk Lisa guru pelajaran Matematika.
"Pagi buk"...... Jawab semua murid yang ada dikelas dengan serentak.
" Baik lah pagi ini langsung saja kita mulai ulangan matematikanya..... Di meja cuma ada kertas satu lembar sama pena... Yang lain nya silahkan di masukkan kedalam tas... dan tas nya letakkan di depan..!!!!"....Ucap buk Lisa
Seluruh siswa segera meletakkan tas nya di depan kelas..
" Ok langsung saja kita mulai".... ucap buk Lisa.
Satu jam kemudian kertas yang berisikan soal dan juga berbagai macam jawaban didalam nya. Sudah di kumpulkan ke depan .
"Baik ini langsung ibuk koreksi ya...Awas aja kalau ada yang nggak tuntas".... Ucap buk Lisa...Jam pelajaran dengan buk Lisa tersisa satu jam lagi...
Setelah tiga puluh menit akhirnya semua soal ulangan pun sudah selesai di koreksi.
" Ibuk benar benar kecewa dengan kalian semua.... padahal masalah ulangan ini udah ibuk kasih tau satu minggu yang lalu... tapi hanya satu orang dari kalian yang mendapat nilai seratus dan hanya lima orang yang tuntas.... Ibuk nggak mau tau pokok nya yang nggak tuntas ada konsekuensinya".... Ucap buk Lisa...
"Buk yang dapat seratus siapa buk....????".... Tanya Dimas...
" Ayla".... Ucap buk Lisa...
"Ayla tolong bagikan hasil ulangan nya ketemuan kamu ya ...Dan jangan lupa minta tanda tangan orang tua"..... Ucap Buk Lisa...
" Ibuk permisi dulu... Assalamu'alaikum"... Ucap buk Lisa yang mulai melangkah keluar dari kelas itu..
"Waalaikumsalam buk".... jawab seluruh murid serentak.
Ayla pun mulai memberikan kertas hasil ulangan tadi...
" Yaelah gitu doang udah caperr".... Ucap sarah..
"Dasar cari muka" .... Ucap sarah. Sedangkan Ayla hanya diam dia sudah terbiasa dengan ucapan seperti itu...
" Punya mulut di jaga'.... Ucap Dina...
"Ehh lo siapa gue nggak ngomong sama lo"... ucap Sarah..
" Udah nilai nggak tuntas masih berani menghina yang dapat nilai seratus".... Ucap dina sambil tersenyum sinis.
sarah hanya mengepalkan kedua tangan nya.
**JANGAN LUPA LIKE YA. DUKUNGAN KALIAN SANGAT BERHARGA BAGI AUTHOR..
TERIMA KASIH ❤❤❤**.