I Love My Seniors

I Love My Seniors
Salah Paham



beberapa menit kemudian,akhirnya gue nemuin dimana Adrian.Dia lagi ada di dekat kursi dan duduk bersama Miko.


"woi Leva?lo kenapa bengong?"


"hahh?itu disana ada Adrian sama Miko"


"samperin yuk?"


"gakk,gua males"


"ahhhhh,ayokkk" paksa Mila menarik tanganku.


terpaksa deh gue ikutin Mila.gue terpaksa,gara gara gue gak mau ketemu Adrian,nanti jantung gue terbang lagi ahaha.


"Mikoo,haii" sapa Mila ke miko.


"ehh sayang gue" sahut Miko.


gue gak salah denger nih?si Miko nyebut sayang ke Mila.Apa jangan jangan mereka udah jadian lagi?jadi Mila nyembunyiin itu dari gue?ishh si Mila dasar!.


"jangan pacaran disini dong kasian gue jomblo" tawaku


"lo gak jomblo kok" seru Adrian.


"ckkk,paan sih"


"beneran kan lo gak jomblo,lo itu punya gue,jadi lo gak jomblo" seru Adrian sambil senyum.


ini nih yang gue takutin kata kata yang Adrian ucapin tadi.Kenapa?ya iya kata kata itu berhasil bikin jantung gue ngedangdut.


"Milaaaaaaaaaaaa,gue deluan yah"


teriakku ke Mila lalu kabur dari tempat itu saking malunya.


Gue malu banget,malu tapi seneng.


"woy liat liat dong kalau jalan" seru Dava pas aku jalan dan ngedorong dia sampe mau terjatoh.


"hehe soriii" jawabku lalu kembali berjalan lagi menuju ruangan kelas.


Langkah gue tiba tiba terhenti saat gue ngeliat Eva dan dua teman lainnya duduk dibangku dekat kelas gue.


mereka juga bicara bicara,mungkin mereka mau lakuin sesuatu jahat ke gue.


gue pun berbalik dan ingin kembali nyamperin Mila.


Tapi saat gue berbalik teman Eva manggil gue otomatis gue terhenti.


"woi anak cupu berhenti lo!"


suara itu terngiang ngiang di telingaku sehingga gue berhenti dan balikin badan.


"apa?"tanyaku sedikit ngegas.


"inget yahhh,lo jangan pernah berharap kalau Adrian bakalan utuh jadi milliklo!" Seru Eva sambil senyum licik.


"adalah!lo tau?Adrian itu udah sempat jadi milik gue,dan tiba tiba lu datang jadi pelakor antara hubungan kita berdua!" seru Eva sambil mendorong ku hingga terjatuh.


"jadi lo pernah pacaran sama dia?" tanyaku mulai terisak karna aku gak diterima dijatuhin sekasar itu.


"pernah!dan itu berlangsung lama!" seru Eva agak tertawa licik.


"hikss...hikss" tangisku Mulai pecah lagi saat aku denger kalau mereka pernah pacaran.


aku kecewa sama Adrian,kmaren dia bilang ke gue kalau dia belum pernah pacaran sama Eva,tapi nyatanya?eva bilang tadi udah pernah.


Aku pun bangkit dan lari ke Mila.


Aku datang dengan tangisan yang masih mengalir di pipi kiri dan kananku.


Gue ngeliat kalau Mila masih ada di tempat tadi dan aku juga baru sadar kalau Adrian ada disana.Aku berhenti sebentar dan menghapus air mataku lalu aku kembali berlari lagi ke Mila.


"loh lev?lo nangis?" tanya Mila saat aku udah sampai disana.


Tangisanku pecah kembali saat ngeliat Adrian.


Aku pun menarik Mila dan kami berjalan ke kelas.


"lo kenapa lev?" tanya Mila saat sudah sampai dikelas.


"Adrian bohongin gue" seruku masih dalam keadaan terisak.


"ma-maksudlo?"tanya Mila bingung.


"Adrian bilang kalau dia belum pernah pacaran sama eva kan mil?ternyata itu bohong!,Eva bilang tadi kalau dia udah sempet pacaran sama Adrian.gue kecewa sama Adrian" tangisku.


tiba tiba Adrian datang dari luar dengan Miko.


"leva?kamu kok nangis"tanya Adrian sambil ngusap punggung ku.


"pergi lo!" suruhku sambil ngeliat sadis Adrian.


"le-leva lo kenapa?" tanya Adrian panik.


"pergii!" suruhku makin nangis.


"gue benci liat lo!lo pembohong!" seruku sambil berdiri dan plakk aku menampar Adrian tanpa sadar.


"leva?lo kenapaa?jelasin ke gue dulu!" suruh Adrian mulai panik dan agak heran.


"lo pembohong,gue benci lo!" seruku masih dalam keadaan nangis.


"Leva?kamu kok gini?ada apa?" tanya Adrian lagi.


"pergiiiiiiiii" teriakku dengan tangisan yang cukup deras.


"drian lo keluar dulu yah kasian leva" suruh Mila.


lalu Adrian dan Miko pun keluar.