I Can Still Save You Guys

I Can Still Save You Guys
09.....



...***...


...**...


...*...


...*...


...mulai...


''hina aku ingin kita putus....''.


takemichi memandang wajah Hinata dengan dingin.


Hinata yang tidak tau apa-apa dengan bingungnya ia pun bertanya.


''apa ada yang salah?, apa aku membuat kesalahan?,........ kenapa tiba-tiba kau mengajak putus?''.


''kurasa kita memang tidak cocok, dan aku tidak menyukai mu lagi jadi ayo kita akhiri hubungan ini hinata''ucap takemichi.


Hinata hanya terdiam ia berpikir apa yang salah.


lalu ia mengingat beberapa waktu lalu saat ia tidak sengaja bertemu dengan chifuyu, chifuyu berkata'' takemichi dari masa depan telah kembali''.


Hinata mengerti bahwa mungkin saja ia akan mati lagi di masa depan jadi ia tidak ingin menghalangi takemichi untuk mencari orang lain untuk menggantikannya.


''kalau begitu mari akhiri saja....... hubungan ini.... takemichi-kun''


Hinata berkata lalu membalikan badannya dan tersenyum, Hinata pun pergi menjauh dari tempat ia dan takemichi berdiri, sambil menahan air matanya yang hendak jatuh.


takemichi hanya terdiam melihat punggung Hinata yang melangkah pergi menjauh dan perlahan lahan menghilang.


''hina-chan ku harap kau tidak akan pergi lagi, aku akan menyelamatkan mu hina dan membuatmu hidup agar kita bisa bersama di masa depan yang lebih baik.......tunggu aku hina''


takemichi pun mengeluarkan air mata saat melihat Hinata yang pergi menjauh, ia tidak ingin kehilangan, ia merasa sangat lelah tapi ia juga menginginkan teman temannya dan pacarnya untuk tetap hidup.


tanpa disadari takemichi dari kejauhan terlihat seseorang yang memakai Hoodie yang menutupi wajahnya lalu, terlihat di kedua tangannya sebuah tato yang ditulis dengan huruf kanji dengan arti penebusan dan dosa.


.


.


.


.


setelah itu takemichi pergi ke rumah Shiba untuk mengambil senapan yang ia pesan pada taiju.


setelah sampai di depan pintu rumah shiba, takemichi pun mencet bel namun yang membukakan pintu adalah yuzuha adik dari taiju


''ara..... takemichi, ada apa?...jika kau mencari hakai, hakai sedang pergi ke tempat mitsuya''


kata yuzuha.


takemichi bingung harus jawab apa, ia pikir jam segini yuzuha seharusnya tidak dirumah. niatnya takemichi hanya akan mengambil pesanan nya dan langsung kembali ke rumah nya.


''yuzuha-chan apa taiju-kun ada di dalam, ada sesuatu yang harus aku bicarakan padanya bisakah aku masuk'' ucap takemichi sambil tersenyum ramah.


takemichi pun menghampiri kamar taiju untuk menemuinya dan setelah itu langsung pulang.


takemichi mengetuk pintu kamar taiju dan meminta taiju untuk membukanya, taiju pun membukakan pintu dan mempersilahkan takemichi untuk masuk ke dalam.


''bagai mana kau mendapatkan nya?....barang yang ku minta'' tanya takemichi yang langsung duduk di atas kasur taiju.


''setidaknya sopan lah sedikit saat kau berada di rumah orang lain. yah dan aku mendapatkan barang yang kau mau''


ucap taiju yang lalu mengeluarkan senjata yang ia simpan dengan rapi di dalam lemarinya.



''ya persis seperti yang aku harapkan'' takemichi tersenyum dan langsung membungkus senjatanya dengan kain dan memasukannya ke dalam tas nya lalu langsung beranjak untuk pergi.


''apa kau mencuri uang dari seorang mafia?.... aku mendengar ada seorang mafia yang kehilangan uangnya saat transaksi narkoba!".


taiju bertanya tapi takemichi hanya terdiam dan melanjutkan berjalan keluar.


taiju hanya diam dan tidak bertanya lagi ya toh ini bukan urusannya, pikir taiju.


takemichi langsung keluar dari kamar taiju saat di ruang tamu terlihat yuzuha dan hakai yang telah kembali dari tempat mitsuya dan kini mereka sedang duduk di sofa ruang tamu.


"Yo takemichi apa yang kau bawa? ..apa kau perlu bantuan untuk membawanya?.." tanya hakai yang melihat takemichi membawa barang yang kelihatanya berat.


"tidak usah hakai-kun aku bisa membawanya sendiri, dan ini barangku aku meninggalkannya di sini Minggu lalu dan lupa membawanya kembali. ucap takemichi dengan ramah, hakai pun mengangguk mengerti dan tersenyum.


namun beda dengan yuzuha karna seingatnya taiju membawa barang yang sekarang dibawa takemichi beberapa hari yang lalu, dan sangat yakin itu adalah barang yang sama namun ia tidak tau pasti apa barang tersebut.


barangnya seperti sebuah sebuah senjata, tapi untuk apa takemichi membeli senjata, dan ia membelinya dari taiju jadi ia curiga kalau senjata itu bukan senjata biasa yang digunakan untuk tawuran atau sebagainya.


.


.


.


takemichi telah keluar dari rumah taiju dan sedang berjalan menuju rumahnya dengan sangat bersemangat karna tidak sabar menunggu hari esok untuk mencoba senjatanya.


namun di tengah perjalanan tiba tiba ada suara yang memanggil takemichi.


''hanagaki takemichi''......


.


.


.


.


.


***TBC***