Heartrest

Heartrest
05 Kenyataan



Karya ini


Adalah Fiksi


Kesamaan Nama


Karakter Tempat Maupun


Kejadian


Dalam Karya ini Merupakan


Kreatifitas Autor Semata


🌼


🍭


🎈


🌼


🍭


Princess pov


Setelah seminggu aku bolos sekolah akirnya hari ini aku memutuskan untuk masuk sekolah karena aku tak ingin ketinggalan pelajaran dan juga tak mau terus-terusan merasa sedih akan kehilangan kedua orang tua angkatku.


Seperti biasa pangeran sudah menunggu di depan dengan crv putih kesayangannya.


"Morning my princess"


Sapanya dengan senyum menawannya.aku hanya tersenyum dan langsung masuk ke mobilnya.tak lama kemudian pangeran menjalankan mobilnya


"Princess are you ok?"


Tanya nya yang terlihat sedikit hawatir


"Im ok pangeran,btw nanti sorre anterin ke makam almarhum bokap nyokap ya"


Pintaku,ya memang aku berencana mengunjungi mama papa.rasanya masih ga iklas sih.tapi mau gimana lagi mungkin mereka lebih bahagia di sana.


🌼


Sesampainya kami di sekolah,pangeran mengantarkan ku hingga depan kelas.kami berhenti sejenak.pangeran terlihat menatapku dengan seksama lalu mulai mengacak-ngacak rambut ku dengan gemas


"Belajar yang bener ya"


Serunya lalu ngacir entah kemana


"Princess"


Terdengar teriakan dari suara yang amat sangat familiar.aku pun menengok ke belakang.dan benar saja ica tengah berlari ke arahku,langsung memeluk ku dengan erat.


"Ca gua ga bisa napas"


Sentak ku yang mulai tak bisa bernafas


"Ups sorry"


Ica melepaskan pelukannya lalu menarik ku ke meja tempat kami,lalu dya mengeluarkan beberapa buku


"Nih aku udah catetin beberapa materi dan tugas pas loe ga masuk"


Ica menyodorkan beberapa buku itu ke arah ku.mata ku berkaca-kaca.sweet banget sih sohip gua.


"Tanks ca,lo emang sahabat terbaik gua"


Ucapku pelan


"Morning princess"


Ananda menyapaku


"Morning"


Aku hanya tersenyuk kecil


"Akirnya tuan putri udah masuk lagi"


Celetuk reno yang berada di samping ananda,dan aku hanya terkekeh pelan


"Princess jangan bolos lagi ya nanti ananda rindu"


Celoteh reno lagi yang di hadiahi tatapan tajam ananda,dan reno hanya cengengesan


"Eh tapi bener sih aku rindu kamu"


Ucap reno kemudian sambil mengedipkan matanya ke arahku


"Dih,dih pagi-pagi udah modus aja"


Sarkas ica pada ke dua teman sekelasnya itu.dan aku hanya terkekeh melihat tingkah konyol mereka.


🌼🌼


Autor pov


Dua buah makam yang berhiaskan bunga yang masih terlihat baru diantara gundukan tanah sekeliling nya.Seorang gadis tengah bersimpuh di tengah ke dua makam tersebut.


"Ma Pa,princess rindu.kenapa mama sama papa pergi duluan"


Rengek gadis itu


"Ma pa tadi ada yang habis ngunjungin kalian ya"


Ucapnya setelah melihat mawar mutih di kedua sisi makam tersebut


"Ma princess udah bisa iklasin kalian.princess ga mau kalian sedih di sana.princess janji bakal jd princess yang dulu lagi.yang tegar yang selalu jadi anak kebanggaan kalian"


Princess menghembus nafas panjang.sedangkan pangeran hanya terdiam di belakangnya


"Ma pa,makasih ya buat semuanya.kalian sangat menyayangi princess walau pun princess bukan anak kandung kalian.kalian orang tua terbaik buat princess"


"Princess sayang kalian"


dya mengusap air matanya yang tak mau berhenti.lalu mengajak pangeran untuk pulang karena hari sudah sore dan langit menjadi gelap karena mendung, tak lama kemudian turun lah air dari atas sana.


"bahkan langit pun tau kalo hatiku masih sedih"


batin princess.


🌼🌼


Setelah sampai di rumah princess langsung merebahkan tubuh nya pada kasur king size kesayangannya.dya mulai memikirkan beberapa kejadian akhir-akhir ini."sepertinya aku harus mencari tau siapa orang tua kandungku"seru princess dalam hati


Dya langsung mengambil ponsel yang tadi di letakkan di meja samping kasur.lalu mencari nomor seseorang yang amat ia kenal,lalu men dial nya.


"hallo om juna"


"yes my princesss,are you ok?"


terdengar suara di seberang sana


"Princess udah gak papa oom"


ucap princess berusaha menenangkan


"alhamdulilla,tumben kamu nelfon om princess ada masalah kah?"


"emm..princess mau menanyakan prihal orang tua kandung princess om"


lirihnya


🌿🌿


Seorang pria paruh baya tengah berjalan memasuki sebuah kedai es cream.dya menuju ke meja seorang gadis yang tengah fokus melihat handpone.hatinya berdebar.akirnya setelah sekian lama dya bisa bertatap muka dan berbicara pada putri semata wayangnya.


"permisi,apa kamu sudah menunggu lama"


tanya pria itu.dan sang gadis langsung menghentikan gerakan tangannya dari handpone nya.gadis itu terlihat terkejut,lalu melengkungkan senyuman yang di paksakan.


"hay om,silahkan duduk"


ucap gadis mungil itu.tak lama yang di persilahkan dudukpun langsung duduk di kursi deoan sang gadis.suasana mendadak canggun.


"ehm"


dehaman swan mendes.


"jadi"


ucap kedua orang itu secara bersamaan yang langsung membuat mereka berdua tidak jadi mengucapkan kalimat yang akan mereka sampai kan.


"silahkan kamu duluan"


seru sawn mendes kemudian.


"ehm,apa benar saya anak kandung anda?"


lanjut princess to the point.


"akhirnya kamu tau yang sebenarnya nak,maaf bukannya dady membuangmu.cuma keadaan yang mengharuskan"


ucap parau pria itu.princess mencoba tersenyum kembali walaupun susah


"maafkan dady princess"


ucap pria itu lagi.lalu dya menceritakan semua kejadian pilu kala itu.


Flash back


"Maaf tuan,kami tidak bisa menyelamatkan istri anda.karena beliau mengalami pendarahan yang cukup banyak dan keadaan nya melemah.kami hanya bisa menyelamatkan bayi perempuan anda.kami sudah berusaha semampu kami untung menyelamatkan ke-duanya.tapi tuhan berkehendak lain"ucapa parau seorang dokter pada seorang lelaki muda.


ya laki-laki itu iyalah swan mendes.sebenarnya dya belum menikah dengan rita amalia.mereka berdua berpacaran dan hendak menikah namun orang tua swan tidak merestui dikarenakan swan adalah anak tunggal dan satu-satunya pewaris SM ENTERTAIMENT.


Alhasil karena desakan dari kedua orang tuanya yang mengancam akan membunuh wanita yang ia cintai akirnya dya meninggalkan rita di saat dya telah hamil tiga bulan.lalu rita mendatangi swan di saat usia kandungannya 8 bulan untuk meminta pertanggung jawaban atas bayi yang di kandungnya .tapi malah berahir naas.


Dan setelah kepergian sang kekasih untuk selama-lamanya swan harus menitipkan anaknya dengan berat hati kepada kedua sahabatnya Antonio dan Merry.demi keselamatan anak kandungnya.


🍭🍭


Princes tak henti-hentinya menitikan air matanya.bertambah kacau hati dan pikiran princess.setelah tau kisah yang sebenarnya.


"maafkan dady princess"


ucap pria itu kacau.


"kenapa anda jahat sekali"


ucap princess lalu berlari meninggalkan ayah kandungngnya.dya tak henti-hentinya mengeluarkan butiran-butiran peluh dari matanya.rasanya dya tidak sanggup lagi


BrRukkkk


Princess terjatuh ke jalan karena mebabrak tubuh seseorang.


"Princess"


seru seorang pria kaget,dya langsung membantu princes berdiri.dya prihatin melihat keadaan princess yang berantakan.


πŸ€πŸ€


Hayoo kira-kira siapa ya cowok yang princess tubruk.pada penasaran gak yahπŸ˜‚πŸ˜‚


Hay Para Readers


Ini Adalah Karya Kedua Ku di Novel Toon


Semoga kalian Suka yah


Jangan Lupa Kasih Like dan Comment yaa


Agar Saya Lebih Semangat Lagi Untuk Menulis Cerita


Dan Juga Kritik Saran Dari Kalian Sangat Berarti Buat Saya.Terima KasihπŸ™πŸ»πŸ˜˜