
Suara kucuran air yang mengalir dari shower kamar mandi begitu terasa menenangkan pikiran. Teringat kembali mimpi aneh yang baru saja kudapatkan,entah mimpi itu telah berapa kali menghampiriku meski tak selalu persis tapi selalu saja rumah dan ruangan yang begitu asing namun ditempat yang sama selalu muncul menghantui tidurku.Namun,sosok laki-laki yang tak ku kenal tadi baru kali ini aku memimpikannya. Entah dia pria tua,kakek-kakek,bapak-bapak,atau om-om aku juga tak tahu. Entah dia manusia atau hantu akupun juga tak tahu. Apakah dia baik atau jahat,apakah dia tampan atau buruk rupa yang jelas hal itu tentu saja tak aku tahu.Semuanya terus menari-nari dan berkecamuk dalam pikiranku.Tak terasa hampir setengah jam aku menghabiskan waktuku hanya untuk melamun.
"Ah...sudahlah...mikir apaan sih gue? "
Dengan bergegas ku rapikan tasku dan berangkat ke tempat les yang jaraknya juga tak terlampau jauh dari sekitar kompleks perumahan tempat tinggalku.
"Aluna berangkat dulu ya ma.. " pamitku sembari mencium punggung telapak tangan mamaku.
"Iya sayang..hati-hati dijalan ya.. jangan lupa langsung pulang begitu les selesai.. kalau mau main atau belajar lagi jangan lupa kabarin ke mama biar nggak khawatir..!"
"Siiiaapp....baginda ratu.."jawabku sambil nyengir menggoda mamaku
"Aiihh...dasar anak nakal..sudah cepet berangkat sana.. "
~
Sekitar 10menit berselang sampailah aku didepan tempat les, di depan pintu sudah kulihat cindy berdiri menanti diriku.
"Cindy...Loe udah lama berdiri disini? "
"Belum lama kok lun..kayaknya sih baru setahun..."
"iiih.. dasar...gue nanya seriusan tahu.. "
"Iya..tempe..."
"Cindyy......"
Akhirnya terjadilah drama kejar kejaran antara aku dan Cindy. Sambil terus berlari kami berdua menuju ke kelas les.Tawa kami pun tergelak beriringan dengan napas yang ngos-ngosan,tapi itulah yang aku suka lelucon konyol dan candaan kami yang notabene khas anak SMA.Rutinitas kehidupan yang biasa tapi bagiku membahagiakan.
"Lun abis ini loe langsung pulangkah? "
"Iyalah cin..tadi udah diwanti-wanti sama nyokap buat langsung pulang"
"Ehm...gitu ya kalo gitu besok aja deh.. "
"Emang mau ngapain.. "
"Sebenernya gue pengen minta tolong sama loe buat nemenin gue nyari sepatu.."
"Gitu ya....besok aja ya cin... pasti gue temenin kok...lagian besok kan weekend sekalian cuci mata yuk.. "
"Oiya ya...lupa gue kalo besok weekend..ok deh..besok kita jalan-jalan ya.."
"Siapp...ya udah gue pulang duluan ya.. udah malam juga nih.. "
"He em...loe hati-hati dijalan ya.."
"Siiaappp....bos.. "
Obrolan ku dengan Cindy pun harus terhenti lantaran saatnya kami harus pulang terpisah,karena memang rumah kami saling berlawanan arah. Selepas kepergian Cindy, akupun melanjutkan perjalanan pulang dengan berjalan kaki. Ku susuri jalanan langkah demi langkah, ku nikmati tiap langkah yang ku ayunkan sembari melihat pemandangan gemerlapnya lampu kota.Lalu lintas terbilang cukup ramai malam ini. Tanpa rasa takut atau was-was aku terus berjalan.Sudah jadi hal yang biasa bagiku untuk pulang jalan kaki.Saat aku akan sampai di belokan gang masuk kompleks lagi-lagi aku selalu menyempatkan memandang rumah megah di ujung jalan.Entah kenapa mataku seolah tertarik magnet untuk terus menatapnya.
"Brrruuuukkkkk...... "tiba-tiba aku kehilangan keseimbangan tubuhku.Tanpa ku sadari saat asyik melihat rumah itu,dari arah belokan gang sebuah motor yang melaju cukup kencang menabrakku. Tubuhku jatuh tersungkur,pandangan mataku perlahan mulai kabur hingga akhirnya aku tak sadarkan diri di pinggir jalan.
JANGAN LUPA LIKE,KOMEN DAN VOTE YA TEMAN2... ❤❤