
......................
......................
Ditengah pelajaran setelah mencocokan tugas.
" Hoamm. " Salsabila menguap dan merasa bosan.
" Kalian hanya perlu membagi y dengan x lalu jika masih bisa disederhanakan maka tinggal menyederhanakannya saja. jika sudah, maka jumlahkan dengan angka sebelumnya, sampai sini paham? " Tanya Guru matematika dan mejelaskannya.
"PAHAM." Murid murid reflek bicara seperti itu tapi sebenarnya sama seperti Salsabila tidak paham.
" Baik mari kita adakan ulangan kelompok, satu kelompok 4 orang. " Ucap Guru matematika.
" Aya,Salsabila,Sunny aku gabung kelompok kalian, ya? " Ucap Lenna, yang merupakan smp Sunny dulu. "
" Oh, Lenna kemari. " Sunny mengajak Lenna.
Guru matematika membagikan kertas ulangannya. Mereka menjawab soal matematika itu, eh sepertinya tidak hanya Aya dan Lenna saja.
" Apa ini! susah benget! " Ucap sunny kesal.
" ya! Susah banget. " Jawab Salsabila.
" Ck, yaudah biar aku dengan Lenna aja yang mengerjakan, kalian bantu cari rumus aja! " Ucap Aya tegas.
...----------------...
...----------------...
Beberapa jam kemudian.
Pelajaran Matematika selesai.
" Sudah habis waktu saya kali ini, sekian terimakasih. "
" Oh, yeyy! Akhirnya! " Teriak Sunny dan Salsabila senang.
......................
Salsabila membuka handphonenya karena merasa bosan.
...Scroll Scroll~...
Salsabila merenung sejenak.
Ia berpikir kalau ingin meminta id wechat Kevin sekarang. Tapi setengah nya tidak yakin. Akhirnya ia memutuskan untuk kapan kapan saja.
" Hei, Bila apa kenapa melamun? " Tanya Sunny.
" Gak, gak ada apa apa cuma bingung aja. " Jawab Salsabila.
" Kenapa? Ayok curhat aja! dijamin aman 99,9% deh! " Ujar Sunny percaya diri.
" Terus 1% apa? " Tanya Salsabila balik.
" Kemungkinan tidak aman! " Jawab Sunny dengan percaya diri.
" aku gak yakin sama kamu deh. "
" Hei! Aku temanmu! aku bisa jaga rahasia. " Sunny mulai meledak.
" Tapi ini bukan rahasia sihh" Jawab salsabila.
" Gak papa cerita aja! " Ujar Sunny dengan tatapan mulai serius.
" Hanya itu? Gampang saja. " Ucap Sunny dengan entengnya.
"Kalau begitu aku harus bagaimana nih? "
" Kamu hanya perlu butuh keyakinan pada dirimu aja, simpel. " Jawab Sunny dengan solusinya.
Salsabila mengangguk dan berterimakasih atas saran dari Sunny.
Beberapa menit kemudian, pelajaran selanjutnya dimulai.
Salsabila merasa lebih baik dan fokus belajar karena saran yang diberikan oleh Sunny. " Entah, aku merasa lebih lega."
...----------------...
...----------------...
...----------------...
Istirahat.
Tung ting tung~ Bell berbunyi.
" Hei! Udah istirahat ayo pergi beli jajan Aya,Salsabila." Teriak Sunny.
" AYOOKK " Aya dan Salsabila berteriak.
Sunny memulai topik pembicaraan. " Eh ya! Kalian denger gosip yang akhir akhir ini populer disekolah gak? "
" Ah, Tentang Kak Revan murid pindahan yang ganteng banget ala spek korea " Aya menjawab dengan biasa.
" Yah! Benar tapi kenapa kamu gak kagum, ekspresi mukamu biasa aja! " Ucap Sunny.
" Aku mah gak tertarik sama begitu, bukan tipe ku banget! " Jawab Aya dengan ringan.
" Woah, aku baru tau sih. " Ucap Salsabila.
" Yah, namanya juga Salsabila selalu ketinggalan gosip terbaru haha. " Respons Sunny.
" Gapapa dong, lagian gak penting juga. " Jawab Salsabila.
" yaudah deh terserah ayo beli aja. "
......................
......................
Salsabila menengok kanan dan kiri. "Dimana mereka? Sepertinya mereka meninggalkan ku."
Ia akhirnya pergi dan melangkah jauh dari kantin.
"heh? Ada malaikat turun dari langitt! omG kevin!" ucap Salsabila dalam hati.
" Keviinn! " Salsabila berlari dan menuju kearah kevin.
" kamu sedang apa? " tanya kevin.
" Ya lagi belilah emang lagi ngapain? Aneh banget pemikiranmu Keviinn~ "
......................
......................