Fall In Love With Adkel.

Fall In Love With Adkel.
Good job!



" Jadi, gimana kabar kalian? Baik? "


" Kita semua baik kok pak. " Jawab semua murid kompak.


" Bagus, jadi ayo mulai pelajaran. " Ucap pak Ce.


Sekali lagi mereka menjawab " Ya. "


Pembelajaran berlangsung normal, ada yang masih berbicara sendiri, ada yang menyimak penjelasan dengan seksama, dan ada pula yang tidur.


Tiba tiba, Salsabila merasa sakit perut.


" Aya, temani aku sebentar yok, aku mau toilet hehe. " Ucap Salsabila membujuk.


" Baiklah, ayo. " Jawab Aya.


Mereka meminta izin kepada pak Ce.


Aya memulai topik. " Emang mau ngapain ke kamar mandi Bil? "


" Gak papa, cuma sakit perut. " Jawab Salsabila.


" Ehh, ga parah kan?? Aku akan membawa mu ke UKS. " Ucap Aya khawatir.


" Enggak kok, aku masuk dulu, kamu disini saja. " Salsabila berkata dengan cepat cepat.


Beberapa menit kemudian.


" WAAH, LEGA SEKALII HAHA. " Ucap Salsabila lega.


Salsabila berkata dalam hati " Dimana Aya? Ah, apakah dia meninggalkan? "


" Sekarang jam berapa kira kira? Bisa saja karena ia sudah menunggu ku terlalu lama bukan? " Salsabila bertanya pada dirinya sendiri.


Jam menunjukan pukul 12.10


Salsabila pikir dia sudah tidak dapat menaham dirinya untuk membeli jajan, karena sudah waktunya istirahat. Jadi ia mengasihinya.


......................


Saat dalam perjalanan kembali, ada seseorang yang memanggil Salsabila.


" Kak Salsabila ?" Ucap Kevin.


Salsabila menengok kebelakang dengan sekejap. " Ah, iya ada apa? " Tanya Salsabila.


" Tidak, hanya menyapa. Kata guru ku kita harus menyapa orang yang kita temui di jalan, aku sudah menyapa hampir 40% siswa disini. " Jawab Kevin panjang lebar dan rinci.


" Ahaha, bagus dong Kevin. " Salsabila merespons.


" Terimakasih, aku memang suka bergaul, tapi aku tidak memiliki banyak teman, apa ada yang salah denganku? "


" Tidak, itu perfect! Orang orang juga butuh waktu menerima orang baru, kamu juga begitu padaku kan tadi? " Salsabila menjawab Kevin.


"Ah, begitu. Tapi aku hanya butuh beberapa jam, mereka sangat lama. " Kevin resah.


" Semua orang berbeda. " Jawab Salsabila lagi.


Sepanjang jalan mereka mengobrol, sambil memanfaatkan waktu istirahat. Salsabila berinsiatif untuk menanyakan nomer hp atau id wechatnya, tapi dia tidak ingin terburu buru, menunggu Kevin menerimanya.


" apa? " Jawab kevin balik.


" Itu.. bo..leh.. Ah! Tidak jadi. " Salsabila agak ragu ragu untuk meminta nomer/ id wechatnya.


" Yaya, oh ya aku mau masuk kelas dulu. " Ucap Kevin langsung pergi tanpa basa basi.


Salsabila merenung. " Oh-"


Pria itu sudah jalan lebih dahalu sebelum Salsabila membalasnya. Sepertinya dia masih ragu ragu! Salsabila akan terus mengejarnya.


Salsabila memutuskan untuk kembali kekelas juga, untuk memakan bekalnya. Dia belum makan dari istirahat pertama.


Didalam kelas Salsabila.


Salsabila melihat sekitar apa ada Aya atau tidak, karena ia ingin mengomelinya sedikit.


Salsabila melihat ada Aya disana. " AYAA! " Teriak Salsabila.


" Kenapaaa? " Teriak Aya lirih.


Salsabila berngomelinya, pada akhirnya dia mengomeli Aya tanpa jeda.


" Stop Salsabila, aku mohon pwiss~ " Jawab Aya memohon agar Salsabila berhenti mengomelinya dengan teknik andalannya.


Salsabila menjawab "Yeyeye. "


Dalam sekejap ekspresi Salsabila berubah.


" Aya, kamu bawa makan? Ayo makan bareng kalau bawa. " Tanya Salsabila dengan ekspresi baik.


" Enggak sih, tapi tadi aku beli nasi goreng dikantin, ayo makan. " Balas Aya agak heran kenapa tiba tiba Salsabila merubah ekspresi dalam sekejap.


" Yaudah ayo makan bareng. " Jawab Salsabila


**makan, makan dan makan.


Arah jarum jam menunjukan angka 12:40**


Jam pelajaran kembali dimulai sekarang waktunya mapel Pendidikan Kewarganegaraan.


Mapel favorit Salsabila.


" Pendidikan Kewarganegaraan, sekarang? Pemulaan yang bagus, ini mudah! " Ucap Salsabila sombong.


" Haish, aku juga bisa! " Aya tak mau kalah.


" Mana mungkin? Aku tak akan kalah! " Balas Salsabila.


Humph!


Guru sudah tiba, semuanya kembali ketempat masing masing.


Pelajaran dimulai.


Guru itu bernama Bu Zara, dia merepukan bibi Kevin.