ERELLEN

ERELLEN
ERELLEN chap 2



Chapter 2


Mentari mulai terbit dan seperti biasa gadis cantik bermata sayu sedang menyiapkan perlengkapan dan buku-buku sekolahnya dia adalah gadis yang rajin tidak ada kata terlambat di kamus kehidupannya.


“Hdehhh buku gw rusak begini mana bisa dipakek lagii gmna dong yakali minta uang lagi ke mama kasian mama kan lagi berhemat” ucapnya dikamar seorang diri


Dia hanya menatap sejenak kearah buku itu lalu mengalihkan pandangannya ke jam dinding yang ada dikamarnya. Karna waktu menunjukkan jam 6.30 dia langsung mengambil seragam sekolahnya dan segera bersiap-siap.


“Ellen....Ellen sini turun nak kamu harus sarapan dulu sebelum kesekolah” teriak ibunya dari dapur


“ iyaa maaa tunggu bentar aku pakek seragam duluu” jawab nya


Mereka berdua adalah keluarga. Keluarga yang hidup dirumah sederhana semenjak bangkrutnya perusahaan dan meninggalnya seorang kepala keluarga bagi mereka. ANDI KUSUMA WILSTON seorang kepala keluarga yang selalu membahagiakan Keluarganya. Dia kini meninggalkan istrinya seorang diri bersama anak perempuannya istrinya adalah seorang ibu yang kuat dia adalah ANAS WILSTON. anas kini menafkahi anak satu-satunya yang mereka miliki yaitu ELLENA FLOREZIA WILSTON. Ellena anak yang baik dan penurut dia tidak pernah mengeluh karna masalah ekonomi yang dia alami meskipun kehilangan ayah diusianya yang masih 15 tahun sangat berat baginya tapi dia tetap berusaha dan tetap berjuang mencapai mimpinya.


“pagi mama....gimana kabarnya pagi ini? Baik kan? Sehat? Gak ada yang sakit?”tanya ellen sambil tersenyum


“mama sehat buk dokterr!! Sehat banget malahan apalagi liat anak mama makin cantik tiap harinya sudah ada aura aura dokternya juga ya”ujar ibunya


“ah mama bisa aja aku kan belum jadi dokter udah dipanggil dokter aja baru juga kelas 3 SMA” ucap ellen sambil tertawa tipis


“ya kan kedepannya kamu bilang mau jadi dokter mama pasti usahain buat kamu sampe kamu lulus dan jadi dokter nak”ujar ibunya


Ellena yang mendengar kata-kata ibunya hanya bisa tersenyum dia tau impiannya menjadi dokter tidak mudah diwujudkan karna masalah ekonomi yang menimpa keluarganya tapi dia selalu optimis dan berusaha yang terbaik untuk menggapai impiannya.


Disisi lain dirumah eros~~


“Tuan....tuan mudaa...bangun tuan sudah jam 7 nanti tuan telat kesekolah”ujar bi anum art drumah eros


“haaaa jam 7 bik? Kok bibi bru bangunin saya sih bik kan udah kesiangan ini”teriak eros panik


Bik anum tertawa melihat tingkah eros yang seperti anak kecil


“Haha tuan tadi tidurnya nyenyak begitu jadi bibi gk tega banguninnya” ujar bi anum


“ahh iya deh makasih udh bangunin saya ya....skrang saya mau siap siap dulu” ujar eros sambil mengambil handuk dan seragamnya


Bi anum mengangguk dan melangkah meninggalkan kamar eros....


Di Meja makan keluarga tamawijaya~~~~


“eros....sini sarapan nak”ajak ibu eros


“ gak ma eros buru buru ntar aj makannya d kantin sekolah”jawab eros tergesa gesa


“ heii kamu mau ksekolah dengan muka luka luka begitu? Bikin malu keluarga!!”bentak ayah eros


“udahlah pah toh aku ksekolah belajar bukan pamer muka gak ada juga yang bakalan complain...lagipula ini kan kesalahan papah sendiri” ujar eros sambil sedikit tersenyum dan bergegas meninggalkan rumah


Edward yang mendengar kata kata anaknya sontak terkejut dan murka namun istrinya segera mendekatiny dan menenangkannya....


Disisi lain~


“Hufttt tepat waktu!!”ucap ellena sambil memasuki kelas


Semua orang dikelas menatap ellena dan mulai membicarakannya namun karna ellena sudah terbiasa dia pun mengabaikannya sampai sekelompok gadis datang memukul meja ellena dengan keras dan membuat nya kaget


“hehhh gw kira lu gak bakalan sekolah karna gk punya duit haha”ujar Bianca salah satu gadis populer di SMA jurusan kesehatan


“Iya lohhh ngapain sekolah? Mending nikah sono haha”sahut teman bianca


Ellena hanya menatap mereka dan mengabaikannya, hal ini menyebabkan bianca merasa diacuhkan dan direndahkan...


“Lu kurang ajar ya!”bentak bianca dan mengayunkan tangannya kewajah ellena


“ihh apa-n...eh Eros?”teriak bianca kaget


“lu hati hati ya...ngapain lu bikin rusuh mulu? Sekarang apaan lagi?”ujar eros menatap tajam bianca


“dia duluan punya mulut tapi aku dikacangin gitu eross”jawab bianca dengan nada manja


Ellena kaget karna tiba tiba laki laki yang waktu itu ia tabrak menyelamatkannya namun ia juga tidak bisa diam dengan tuduhan bianca


“bukan gw....lu yang ganggu kehidupan orang gk jelas”teriak ellena


“Heh tuh kan dia kasar eross”ujar bianca sembari memeluk eros


“Udah cukup bianca!!! Gw gak mau tau lu gak boleh gangggu dia lagi...paham lu?”teriak eros


Eros mendekati elena dan memberikan buku buku baru untuk menggantikan buku yang eros rusak sebelumnya tidak hanya itu eros tersenyum lebar dan mengajak ellen berkenalan


“your name? Hmm?”tanya eros


“ELLENA FLOREZIA WILSTON”jawab ellen dengan tatapan datar


“ahh gw EROS HAIDEN TAMAWIJAYA kita satu sekolah gw jurusan Bisnis tapi gw ahli kesehatan lo ahli bngt mlhan”ujar eros yang tiba tiba menggenggam tangan ellena


Ellena kaget karna mengetahui bahwa laki laki itu adalah anak pengusaha terbesar disana namun ellena tidak ingin menambah masalah dengan mengenalnya


“gw kagak nanya sih ya makasih buat bukunya gitu doang!”ujar ellena


Eros tersontak dan tersenyum tipis dia berjalan keluar kelas. eros menatap tajam seluruh siswa dikelas itu kemudian beranjak pergi


Seluruh siswa kaget dan hanya terdiam ketakutan namun bianca nampak tidak terima dan mulai merencanakan hal buruk pada ellena


“Liat aja lu elena gw siksa lu berani beraninya!!”ujar bianca dalam hati


Selang beberapa menit guru datang dan memulai pembelajarannya. Selama jam pelajaran bianca tidak mengusik ellena sdikitpun namun suasana mulai berubah ketika jam istirahat dikantin


“hehh beliin gw roti dong sama minuman...nih uangnya” ujar bianca sembari membuang uang d depan ellena


“Gw msih belajar...”jawab ellena


“halah belajar belajar sok sok an pokoknya gw tunggu 5 mnit udah ada yaa titik”teriak bianca dengan keras


Ellena hanya menarik nafas dalam dalam mematuhi printah bianca karna dia tau menentang bianca sama dengan menyebabkan masalah.


Dikantin~~~~


“Emm bik ani rotinya satu sma minuman satu yakk”ujar ellena


“Ellen? Diperintah nona bianca lagi? Kok ellen mau nak? Setiap hari loh kamu dperlakukan sperti ini!”ucap bik ani penjaga kantin


“haha udahlah bik gk apa-apa cepetan bik ntar aku kena marah lagi”ucap ellena


Setelah membeli makanan dan minuman ellena segera meninggalkan kantin karna waktu sudah melewati 5 mnit ellena mulai berlari...namun ketika ia hendak keluar kantin dia bertabrakan keras dengan seseorang pria


Bruuukkkkk


Semua makanan yang dpesan bianca jatuh berserakan


“ehh maaf kamu nggk knp knp kan? Ada yang luka?ujar pria itu


Ellena sontak langsung menoleh keatas menatap pria itu dan kaget


“L-lohh kok?”ucap ellena