
Setelah Nakami masuk ke hutan,Nakami berpikir
"eh..tunggu sebentar, aku kan hanya mempunyai tubuh jiwa dan belum punya kekuatan"Kata Nakami dengan rasa panik
"Gawat,bagaimana ini"Kata Nakami dengan bingung
"aha....Lebih baik aku cari ranting besar untuk membuat nya menjadi senjata"kata Nakami
Nakami mulai menuju ke tempat yang sepi dan membuat senjata dari ranting besar.
Saat Nakami di dunia asal,dia cukup pintar dalam membuat senjata dari kayu dan besi.
Nakami mempertajam ranting besar dan membuat nya menjadi tombak panjang dan tombak kecil.
Setelah membuat 2 tombak yang menghabis kan waktu 2jam,Nakami mulai pergi dan mencari hewan spirit.
Nakami berkeliling hutan kesana kemari selama 1 jam tapi belum juga melihat hewan spirit.
Nakami mulai kelelahan mencari hewan spirit dan berpikir untuk beristirahat.
Nakami berkeliling lagi untuk mencari tempat beristirahat yang aman.
Nakami melihat sebuah goa yang cukup besar dan terlihat aman baginya.
Nakami pun pergi masuk ke goa untuk beristirahat sejenak.
Saat hendak mau beristirahat,Nakami merasakan sebuah gerakan yang aneh berada di dalam gua.
Nakami merasa penasaran dan mulai masuk lebih dalam untuk mencari sumber gerakan itu.
Alangkah kaget nya,Nakami melihat sebuah hewan spirit yang terlihat seperti laba-laba raksaksa.
Nakami pun mulai berjalan keluar goa secara pelan-pelan agar tidak ketahuan oleh hewan spirit itu.
Saat Nakami berjalan keluar, Laba-laba itu melihat gerakanya dan mulai mengejar Nakami.
Nakami berlari sekencang mungkin agar bisa meloloskan diri dari kejaran nya.
Nakami berhasil keluar dari goa itu, tetapi laba laba itu masih mengejar.
Nakami bersembunyi dan naik ke atas pohon agar laba-laba itu tidak mengetahui keberadaan nya.
Sayang nya rencana Nakami untuk bersembunyi di atas pohon gagal,karena laba-laba itu bisa merasakan getaran kecil saat Nakami naik ke atas pohon.
Laba-laba itu mulai menghampiri Kanami dengan cepat.
Nakami pun mengubah rencana nya dari melarikan diri ke menyerang.
Sebelum laba-laba itu sampai ke Nakami, Nakami menyerang nya terlebih dahulu.
Nakami melompat dari atas pohon membawa tombak nya dan menancapkan nya ke kepala laba-laba itu.
Laba-laba mulai berjalan dengan sempoyong ngan.
Saat laba-laba mau mati,dia mengeluar kan jaring nya kesegala arah agar Nakami terperangkap.
Akhirnya pemikiran laba laba itu benar,salah satu jaring laba-laba itu mengenai Nakami dan memerangkap nya.
Namun perangkap itu berhasil di buka oleh Nakami dengan menggunakan tombak kecil yang ia bawa.
Nakami berjalan mendekati laba laba raksaksa itu dan mengambil tombak nya kembali.
Ia berpikir apakah bisa tubuh jiwa nya menyerap kekuatan jaring laba laba raksaksa ini.
Ia mencoba menempel kan telapak nya dan mulai mengambil kekuatan laba-laba raksaksa.
Ternyata kekuatan selain manusia yaitu hewan spirit juga bisa diambil oleh nya.
Nakami mencoba kekuatan laba-laba itu.
Ia mengeluarkan jaring dari tangan nya yang mengarah ke pohon.
Ia mulai bergelantungan ke sana kemari menggunakan jaring nya.
Ia merasa kesenangan.
Saat Nakami bersenang senang,tiba tiba ia mendengar suara para prajurit yang berkata
"karna arahan kami kemarin kurang lengkap, kami Para prajurit sekte memberi tahu para murid sekte yang seharus nya ia bawa adalah inti sari hewan spirit dan bukan hewan spirit nya yang kalisn bawa. "kata prajurit
"Kami para prajurit minta maaf karna kesalahan kami dalam memberi informasi tadi. "kata prajurit
Semua murid yang berada di hutan mulai mengambil inti sari hewan spirit dengan rasa kesal dan salah satu murid berkata
"kenapa tidak dari tadi jelasin nya membuat orang susah saja"ocehan salah satu murid
Nakami yang mendengar info baru ini langsung mengambil inti sari laba laba itu yang berbentuk seperti mutiara.
Setelah mengambil inti sari laba-laba,ia mulai pergi dan mencari hewan spirit lagi dengan bergelantungan kesana kemari menggunakan kekuatan pertama nya.
Saat sedang bergelantungan,Nakami melihat salah satu murid yang sedang melawan hewan spirit jenis badak.
Murid itu menggunakan kekuatan element api dan mulai membakar badak itu.
Badak itu terbakar sampai mati.
Saat murid itu mau mengambil inti sari badak,tiba tiba Nakami yang bergelantungan turun melesat dengan kecepetan tinggi dan mengambil inti sari badak itu.
Murid itu berkata
"Oi Nakami, mana boleh mengambil inti sari hewan yang kubunuh"kata murid dengan marah
"emang nya ada peraturan yang melarang tindakan ku ini"kata Nakami
"tidak ada kan jadi tindakan ku tadi di perbolehkan xixixi"kata Nakami
"aku tinggal dulu ya bay"kata Nakami
"suatu hari nanti akan ku balas"kata murid itu sambil marah marah
Nakami yang mengambil inti sari salah satu murid pun pergi mencari target lain untuk di ambil inti sari hewan nya.
Nakami berkeliling mencari murid lain untuk dirampas inti sari hewan nya.
Selama setengah hari penuh Nakami berhasil merampas setidak nya 5 murid dan mendapat kan 15 inti sari.
Setelah mendapat kan 15 inti sari,Nakami memutuskan untuk beristirahat sejenak.
Saat sedang enak-enak beristirahat,tiba-tiba ada yang menyerang Nakami menggunakan element tanah.
Nakami bertanya
"siapa di situ"kata Nakami
"owh bukan siapa siapa cuman para murid yang kau rampas inti sari hewan nya"kata salah satu Penyerang
"Owh jadi kalian,apa kalian ingin mengambil kembali inti sari ini"kata Nakami
"bukan hanya itu kami juga akan mengambil nyawa mu,hahaha...."kata salah satu Penyerang
Mereka berlima mulai menyerang Nakami dengan kekuatan nya masing-masing.
Nakami hanya bertahan dan menghindari serangan mereka berlima.
Salah satu murid telah melukai tangan kanan Nakami dengan element tanah nya.
Nakami pun kuwalahan melawan mereka berlima.
Nakami hanya berlari dan terus berlari agar bisa melarikan diri.
Namun kecepatan Nakami terlalu lambat yang membuat mereka berlima dapat menyusul dengan cepat.
Nakami tidak dapat melarikan diri dari kejaran mereka.
Nakami pun terpaksa harus bertarung lagi dengan mereka berlima.
Nakami menggunakan jaring nya untuk memerangkap mereka berlima dengan memakai tangan kiri yang belum terluka.
2 murid terkena jaring Nakami dan 3 murid berhasil lolos dari Serangan Nakami.
Setelah menyerang Nakami melarikan diri dari 5 murid itu dan bersembunyi di dekat goa besar tadi.
Nakami mulai memperban tangan nya yang terluka menggunakan jaring nya.
3 murid yang lolos mencari keberadaan Nakami.
Nakami hanya bisa menunggu mereka pergi.