Demon Book

Demon Book
REVOLUSIONER



Saat amura bertarung dengan johan siegfrid dan Tom gelden,dia secara tiba-tiba berpindah tempat ke pesisir pantai yang ternyata dilakukan oleh seorang pria yang bernama Zen.


Amura:"Zen?,siapa kau sebenarnya?!"


Zen :"aku adalah revolusioner"


Amura:"revolusioner *oh ya aku teringat perkataan bangsawan itu yg membicarakan tentang pasukan revolusi*"


Zen:"sebagai bagian dari pasukan revolusi aku mengetahui banyak soal sejarah dunia bahkan rahasia dunia yang disembunyikan, termasuk buku sihir milikmu itu"


Amura:"tunggu dulu, sebelum kita membicarakan tentang itu aku ingin tahu kenapa aku bisa berpindah dari hutan ke pesisir pantai seperti ini?!"


Zen :"oh ya aku lupa memberitahu mu,aku adalah pengguna sihir ruang"


Zen:"aku bisa berpindah-pindah tempat sesukaku dengan cepat hahahah" ucap Zen sambil tertawa.


Amura:"jadi kau pengguna sihir ruang ya,lalu rahasia apa yang sebenarnya kau ketahui dan apa sebenarnya tujuan mu "


Zen:"aku tak bisa mengatakannya sekarang,tapi yang jelas seluruh kerajaan didunia saat ini sedang memburumu karena kau adalah pemilik buku terkutuk itu"


Amura :"aku? di buru seluruh dunia? yang benar saja "


Zen :"maka dari itu kau harus bergabung dengan kami para pasukan revolusi yang akan menciptakan cahaya dibalik bayang-bayang" ucap Zen sambil mengajak berjabat tangan dengan amura,amura pun menjabat tangan Zen sebagai bentuk aliansi antar mereka berdua.


Dilain sisi dihutan tempat sebelumnya dimana amura bertarung dengan tom dan Johan,Tom dibuat bingung apakah dia sudah membunuh amura atau amura berhasil menyelamatkan diri.


Tom:"apakah aku benar-benar sudah membunuhnya?, seharusnya aku berhasil membunuhnya tapi kurasa tidak semudah ini"


?:"memang belum"


Tom:"heh?!,eh ternyata kau Julian"


( Julian anak ke 4 dari 5 gelden bersaudara )


Julian :"kakak,kau belum berhasil membunuhnya"


Tom:"apa maksudmu"


Julian:"aku sempat melihat sekilas ada seseorang dibelakangnya dan dia menghilang Secara tiba-tiba"


Tom:"yah sepertinya aku paham,itu adalah sihir ruang."


Tom:"dia itu benar-benar merepotkan...".


Saat ini amura dan zen sedang berada di markas pusat pasukan revolusi yang ternyata markas pusat mereka tidak berada dimanapun bahkan dibumi namun berada diruang dimensi buatan para ilmuwan sihir terdahulu tempat itu dibuat dengan menggabungkan sihir ruang,sihir waktu dan menciptakan sebuah ruang kosong yang berada diluar realitas namun tidak benar-benar menjamin aman sepenuhnya.


Amura:"bukankah tempat seperti bukan di bumi, setahuku tidak ada tempat semacam ini"


Zen:"memang tidak ada,bahkan ini bukan dibumi,ini adalah dimensi yang kami buat sendiri"


Amura:"dimensi buatan?!"


Zen:"para ilmuwan sihir terdahulu yang merupakan bagian dari organisasi ini juga terlibat, gerakan revolusi ini sudah berjalan sejak era raja nostra generasi 12 dan era keemasan pahlawan keadilan berakhir"


Amura:"raja nostra ke 12 bukankah itu sekitar ratusan tahun yang lalu"


Zen:"begitulah kurang lebih, sebelum era raja nostra ke 12 berakhir kerajaan velden dulunya adalah kerajaan yang sangat makmur dan mulia semua rakyatnya benar benar makmur tidak seperti sekarang karena itulah gerakan revolusi ini dilakukan"


Zen:"rakyat velden dibuat menderita karena keserakahan mereka para bangsawan dan juga banyak yang dipekerjakan paksa bahkan dibunuh"


Amura:"sebelumnya juga mereka juga sudah menghancurkan tempat tinggal ku dan membantai orang-orang yang kukenal yang bahkan mereka tak tau apa-apa" ucap Amura dengan perasaan marah.


Zen:"biar kutanya,apa yang akan kau lakukan setelah ini?"


Amura:"aku ingin menghancurkan semua silsilah keluarga kerajaan yang ada!"


Disuatu tempat diatas gunung,tiga prajurit dari alam dewa yang diutus oleh veldavas akhirnya sampai di bumi mereka memandangi pepohonan dari atas gunung.


Notora:"jadi inilah yang disebut bumi itu yah?" ucap notora sambil tersenyum


Hachi:"sepertinya tuan veldavas terlalu khawatir karena harus mengerahkan 3 prajurit terkuat tingkat 3 hanya untuk membunuh 1 manusia hahahahah"


Orochi:"TIDAK, justru karena itulah kita diperintahkan target kita adalah pemilik buku iblis yang diperebutkan oleh para dewa ribuan tahun lalu kita tidak bisa meremehkannya."


Notora:"ya ya ya,jadi kemana kita akan pergi?"


Setelah berbincang-bincang mereka bertiga memutuskan untuk pergi ke kerajaan velden tempat raja nostra tinggal untuk mencari informasi lebih tentang amura.


Di istana raja nostra yang sedang makan dan dijaga oleh beberapa prajurit dikejutkan dengan kedatangan 3 utusan veldavas yang secara tiba-tiba muncul dihadapannya.


King Nostra:"huwaaah!,siapa kalian?!"


Orochi:"kami adalah prajurit dewa utusan langsung dari raja para dewa Veldavas"


Mendengar mereka adalah utusan langsung dari Veldavas raja nostra langsung berlutut dan menghormati mereka"


King Nostra:"ternyata kalian adalah utusannya sang dewa Veldavas dewa pembawa perdamaian" ucap nostra dengan terharu.


Notora:"tidak usah banyak omong kosong, sekarang berikan kami informasi tentang amura kami bertiga akan memenggal kepalanya"


King Nostra:"sebelumnya maafkan aku,tapi kami pihak kerajaan juga punya urusan yang belum terselesaikan dengannya kami juga perlu untuk mengeksekusinya",secara tiba-tiba orochi menggenggam raja dan mengangkatnya.


Orochi :"berikan informasi itu kepada kami atau kau tidak akan pernah lagi duduk di singgasana mu itu sambil menikmati anggur dan tidur bersama istri-istri mu itu"


Nostra:"bbbb,baiklah!".


Karena diancam dibunuh dan dia tak bisa melawan,raja nostra terpaksa harus memberitahu mereka tentang amura setelah memberitahu mereka,para prajurit dewa itu pergi meninggalkan raja nostra.


Hachi:"cih,manusia itu benar-benar bodoh, informasi masi yang diberikan saja tidak lengkap harusnya kau membunuhnya tadi"


Notora:"dia benar Orochi,berdiam diri di pepohonan seperti ini benar-benar membosankan dan juga apa yang sedang kau lakukan dengan duduk disitu?"


Orochi:"aku menemukannya"


hachi&notora:"hah?!"


Orochi:"2000 kilometer dari sini diarah timur!,ini sangat dekat!MAJU!!"


Hachi:"hei tunggu dulu",Mereka pergi menuju kearah amura.


Amura dan Zen bersama dengan 2 temannya berjalan dipinggiran kota yang merupakan bagian dari kekaisaran timur,mereka membicarakan sesuatu dan Zen memperkenalkan 2 temannya kepada amura.


Zen:"Amura,biar ku perkenalkan dia kepadamu,yang membawa senapan dia adalah salah satu penembak jitu terbaik kita malaikat kematian dengan senapan SIMO HAYHA."


Simo:"Yo!,salam kenal Amura"


Zen:"dan yang satu lagi dia adalah pengguna pedang dan sihir api,Nicolas Dragunov dia adalah pengguna sihir api terhebat kami dia mampu membakar 1 benua hanya dengan satu tebasan pedangnya".


Nico:"arrgh,jangan memujiku berlebihan aku tidak menyukainya"


Amura:"hahahaha kalian semua benar-benar menarik".Saat Amura sedang bercanda dengan mereka tiba-tiba mereka semua dikejutkan dengan bayangan besar yang berasal dari atas mereka dan BOOM,ketiga prajurit itu menyerang mereka semua dengan cepat namun mereka berhasil menghindar.


Zen:"apa-apaan itu tadi,aaargghh!",Orochi memukul Zen hingga membuatnya terpental jauh dan menghantam tebing dia tak sadarkan diri.


Amura:"ZEEEN!!",Amura meneriaki Zen dan tiba-tiba notora muncul dan akan menebas kepala Amura.


Notora:"kena kau"


Nicolas:"PEMBELAH LANGIT!!",kobaran api besar berbentuk seperti tembok melintas didepan amura dan menghantam notora dinding api itu membentang sangat panjang.


Simo:"apa yang terjadi?".simo yang kebingungan karena baru tersadar dikejutkan dengan anak panah besar yang datang dari atas.


(BOOOOMMM).Anak panah itu meledakkan tempat simo dan pepohonan sekitarnya namun simo masih selamat.


Simo:"cih,itu hampir saja membunuhku"


Hachi:"hebat juga kau bisa menghindarinya,mari kita lihat apakah kau bisa tetap hidup atau tidak",hachi meluncurkan beberapa anak panah sihirnya kearah simo namun simo tak tinggal diam dia merubah senapan tua nya menjadi sniper besar dan memiliki sihir besar.


Simo menembakkan banyak peluru dengan sihir besar dan beradu tembakan dengan hachi dan diakhir mereka sama-sama menembakkan peluru dan anak panahnya yang membuat ledakan sihir besar.


Ini adalah pertarungan pasukan revolusi melawan prajurit dewa tingkat 3 utusan langsung raja para dewa Veldavas,Amura dan yang lainnya dibuat kewalahan dengan kemampuan bertarung mereka.


[ AMURA VS OROCHI


NICOLAS VS NOTORA


SIMO VS HACHI ]


BERSAMBUNG