Demon Book

Demon Book
INVASI



John dengan tega mencelakai sang kaisar dan ajudannya dia menembak ajudan dan membuat kaisar terluka,dia dipergoki oleh nahato yang dengan cepat menyerangnya dan saat ini mereka sedang bertarung sengit.


Nahato:"Kau sudah 10 tahun berada di organisasi ini tapi kenapa kau malah melakukan ini hah?!,jawab aku Vaderson!"


John:"Sungguh naif"


Nahato:"apa?!"


John:"Semuanya berjalan sesuai keinginan ku, inilah balasan untuk kematian mereka berdua"


Nahato:"siapa yang kau maksud dengan mereka berdua, tunggu jangan-jangan kau.."


Nahato:"Sialaaaan!!!" Nahato marah besar dan mengamuk lalu menyerang john dengan membabi buta,John tak tinggal diam dia juga membalasnya dengan memukul perut nahato dengan keras yang membuat nahato muntah darah.


Melihat nahato tak berdaya john berniat mengakhirinya dengan pistolnya tapi nahato terlihat masih bisa menggerakkan tangannya dan seketika darah nahato yang berceceran berubah menjadi duri besar dan tajam yang menusuk John, Nahato tersenyum kepada John karena merasa telah berhasil membunuhnya tapi tidak semudah itu tubuh john tiba-tiba berubah menjadi bulu-bulu elang dan nahato yang terkejut serangannya belum berhasil kembali dikejutkan dengan John yang menembaknya dari belakang hingga menembus tubuh nahato yang membuat nahato kembali tak berdaya.


Nahato:"bagaimana bisa, setelah semua ini tidak ada satupun orang yang menyadarinya"


John:"Aku sudah membunuh semua prajurit yang berjaga didalam istana ini,dia benar-benar bodoh malah memprioritaskan semua pengamanan orang lain tanpa memperdulikan dia sendiri"


John:"Semua prajurit sedang menjaga mereka semua yang sedang bersenang-senang,dan kaisar lemah satu itu bahkan tak kuat berdiri setelah terjatuh"


Nahato:"Apa yang sebenarnya ingin kau lakukan!"


John:"Kau tidak perlu melihat pembantaian massal yang akan terjadi disini nahato" John menembakkan banyak peluru ketubuh nahato dan juga menembak kepalanya untuk mengakhiri hidupnya dan nahato mati ditangan john Vaderson dengan mengenaskan.


Setelah membunuh nahato dia menembakkan sebuah suar besar ke langit dan hampir semua orang yang berada di Kasugawari melihat dengan jelas tembakan suar itu termasuk amura dan teman-teman yang lain.


Fubuki:"apa kah itu semacam kembang api"


Tadakatsu:"itu lebih mirip suar"


Zen:"hei kalian semua, bersiaplah sesuatu sedang terjadi".Zen menyadari sesuatu telah terjadi kepada sang kaisar dan tiba-tiba muncul banyak portal antar dimensi yang mengelilingi seluruh daratan Kasugawari dan dari portal itu muncul banyak orang menunggangi kuda bersayap dan membawa sebuah bendera dari kerajaan velden.


Amura:"Velden?,apa yang sedang terjadi!"


Untuk pertama kalinya kekaisaran Kasugawari berperang melawan kerajaan velden, iring-iringan pasukan berkuda itu menembakkan banyak sihir yang mengacaukan semua yang berada didepannya dan menimbulkan kepanikan besar, pasukan dari Kasugawari dengan mati-matian melindungi warga dan juga bertarung melawan pasukan velden.


Simo dan yumi yang berada di kota dekat pantai bagian timur Kasugawari melihat dengan jelas pasukan" itu mereka dengan sigap menghindari serangan-serangan mereka. Simo meledakkan mereka dengan rocket launcher miliknya dan yumi juga menghujani pasukan itu dengan sihir cahaya putihnya.


Yumiya:"TANGISAN SANG MALAIKAT CAHAYA!!" Yumiya dan simo banyak membunuh pasukan-pasukan velden dan berhasil menyelamatkan daerah timur dari kehancuran.


Simo:"Yumiya!,kita tidak bisa beristirahat sejenak saja kita harus terus meminta bantuan dan mengamankan para warga,mereka datang lagi!"


Yumiya:"kak simo awas!!" Sebuah peluru besar melesat kearah kepala simo namun untungnya simo menghindarinya dan peluru tersebut hanya mengenai tudung jaketnya.


Simo:"Wah wah wah,Yumiya kau urus yang lainnya saja karena aku menemukan lawan yang seimbang disini, seseorang yang membuat luka di pipiku ini BILLY si bocah!"


Bill:"hey,jangan sebut aku bocah dong,aku ini sudah 40 tahun, akhirnya setelah sekian lama kita bertemu lagi".


Billy si bocah adalah seorang pembunuh berantai yang pernah dengan gila menghancurkan kepala orang-orang di kerajaan velden dengan revolver besarnya di usianya yang berumur 14 tahun,dia pernah ditahan namun raja nostra menjadikannya sebagai prajurit khusus dan dia juga pernah bertarung dengan simo 5 tahun lalu saat pasukan revolusioner melakukan pembebasan warga di negeri tenggara yang dipekerjakan paksa oleh velden kingdom.


Simo dan Billy berdiri dan juga sama-sama memegang revolver dan bersiap untuk saling bunuh.


Disisi lain amura dan teman-teman lainnya bersama para pasukan Kasugawari mati matian melindungi negerinya dan bertarung melawan kerajaan velden,amura dengan menggila menerjang banyak prajurit velden dengan cepat dan memotong kepala mereka semua,fubuki dengan sihir anginnya menciptakan badai yang menerjang banyak prajurit velden. Sementara itu Zen melakukan teleportasi kearah kapal mereka terdampar untuk mencari seseorang dibalik ini semua yang telah menggunakan sihir ruang untuk membuka banyak portal dimensi di kekaisaran Kasugawari, akhirnya dia dipertemukan dengan orang tersebut.


?:"kau,kau pasti mencari ku kan?"


Zen:"hah?!".


Seseorang yang dicari-cari zen ternyata sudah berada diatas tiang kapal orang itu adalah Nolen mcluck salah satu peserta turnamen velden pengguna sihir ruang seperti zen dia ternyata telah diangkat menjadi pasukan khusus tingkat 2 di kerajaan velden.


Zen:"jadi kaulah orang dibalik pertempuran ini"


Nolen:"kalian semua adalah sampah dunia yang harus kulenyapkan keberadaannya, orang-orang seperti kalian ini hanya akan mengganggu kejayaan kerajaan velden"


Saat nolen sedang sibuk mengoceh diatas tiang kapal Zen melenyapkan tiang kapal dengan sihir ruangnya yang membuat nolen terjatuh kebawah.


Zen:"BLACK MOON!!" Zen menembakkan bola hitam yang meniadakan semua materi yang dilewatinya puing² kapal yang berjatuhan juga langsung menghilang dan saat bola itu hampir mengenai nolen dia memindahkan dirinya dengan cepat kedepan Zen dan melayangkan tinjuan dengan knuckles nya kearah Zen,Zen yang menyadarinya menangkap tinjuan itu dengan tangan kosong dan mencengkeramnya dengan kuat lalu dia bersiap menghilangkan nolen dengan sihirnya namun nolen kembali berpindah tempat menhindari serangan mematikan Zen dan alhasil Zen hanya melubangi bagian tengah dek kapal,Nolen muncul dari atas dan menembakkan banyak bola bola sihir ruang yang diperkuat dan melepaskannya kearah Zen,Zen menghindari bola bola itu, bola-bola itu membuat kapal berlubang-lubang dan hancur. Zen menjebak beberapa bola sihir itu dengan sihir ruang dan mengembalikannya kepada nolen,nolen kembali berteleportasi kebelakang Zen,Zen menggunakan sihirnya lagi namun kembali menghindar nolen berhasil memukul perut zen dengan tinjunya,mereka berdua terlibat adu pukul diatas puing puing kapal dengan sengit.


Zen:"tak mungkin seseorang prajurit baru seperti mu bisa dengan mudah menyusup kedalam kapal revolusioner tanpa bantuan dari seseorang"


Nolen:"tentu saja aku dibantu oleh seseorang,John Vaderson lah yang telah menyelundupkan ku kedalam kapal"


Zen:"John?!,apa maksudmu?"


Nolen:"dia adalah mata-mata kami"


Zen:"sepertinya percuma kalau terus bertanya kalian semua hanyalah penghalang!!"


Zen dan nolen sama-sama maju untuk bertarung.


Disisi lain di ibukota Kasugawari tepatnya di kota bernama Hiroyama yumiya dan para prajurit mati matian bertarung melawan pasukan velden yang tak ada habisnya menyerbu pemukiman warga dan menghancurkan perkotaan, Yumiya terus menghabisi para pasukan velden dibantu dengan prajurit yang ikut membantunya.


Disisi lain zen ternyata berhasil menundukkan nolen dengan tangan kosong.


Nolen:"Hah,haah!!,kenapa aku bisa tertunduk seperti ini?!"


Zen:"kau benar-benar amatir sekali"


Nolen:"kau, kalian semua harus mati!!" Nolen kesal dengan kekalahannya dan menggunakan sihirnya untuk membawa Zen kedalam ruang sihirnya.


Nolen:"ARENA KEMATIAN TANPA JEJAK" Nolen menjebak zen kedalam ruang sihirnya yang berbentuk seperti arena bertarung yang dikelilingi api panas.


Nolen:"kau tidak akan bisa menggunakan sihir disini begitu juga denganku". Portal sihir nolen yang berada di sekitar Kasugawari mendadak tertutup dan tidak bisa memunculkan pasukan lain lagi.


Amura:"portalnya tertutup?!"


Tadakatsu:"benar portal itu tertutup tidak ada lagi pasukan tambahan yang akan datang untuk menyerang lagi"


Amura:"KALIAN SEMUA JANGAN PUTUS ASA,KARENA KEMENANGAN KITA SUDAH BERADA DIDEPAN MATA INILAH SAATNYA!!".


Teriakan penyemangat amura memotivasi para prajurit untuk kembali berjuang hingga titik penghabisan ditambah dengan tertutupnya portal akan membuat peluang mereka untuk menang semakin besar,para prajurit meneriakkan teriakan semangat tempur mereka untuk mempertahankan negara tanah kelahirannya. Amura berubah wujud menjadi setengah iblis beelzebub karena dia merasakan kehadiran seseorang yang kuat dari atas dia adalah Tom gelden.


Tom tanpa berkata-kata menembakkan banyak pedang cahaya yang meledakkan banyak pemukiman dan membunuh banyak orang dengan brutal dari atas,dia kemudian memegang pedang cahayanya lalu menebaskannya kebelakang dan ternyata ada Amura yang menyerangnya dari belakang dengan wujud iblisnya,dia menahan serangan amura dengan pedangnya.


Tom:"Iblis musuh bebuyutan para dewa sepertimu ternyata masih hidup saja"


Amura:"HWORAAAAA!". Amura menghempaskan tom kebawah dan mereka beradu serangan di udara dengan sengit dan cepat, kilatan cahaya sihir mereka berdua terlihat keseluruh penjuru negara Kasugawari.


Amura:"TEBASAN KEKOSONGAN" Amura menebaskan tombaknya kearah Tom namun berhasil dihindari tebasan itu membuat langit dan awan menghilang seketika dan kehampaan di luar angkasa terlihat jelas dari bawah,Amura kembali menyerang Tom dengan sihir iblisnya.


Amura:"SATANAS EYES" Amura menatap kearah Tom namun lagi-lagi dia berhasil menghindar dan tatapan satanas itu menghanguskan pasukan velden dan hutan disekitarnya.


Tom:"CAHAYA PENGHAKIMAN SANG DEWA" dari atas langit muncul lingkaran sihir besar yang memenuhi langit dan lingkaran sihir itu menembakkan cahaya banyak cahaya ke Amura dan disekitarnya cahaya itu menimbulkan ledakan dan kekacauan yang amat parah membuat banyak pasukan Kasugawari mati terbunuh.


Serangan itu belumlah cukup untuk membunuh seorang pengguna buku iblis seperti Amura,dia masih bisa menerjang tom dengan mudah disaat Tom menghujaninya dengan sihir cahaya yang amat banyak,Amura menusuk bagian bahu kiri tom dengan tombaknya lalu tom membalasnya dengan tebasan pedang yang besar dan amat cepat secepat cahaya ke tubuh Amura, Amura terpental jatuh ke tanah lalu tom menghujaninya dengan rentetan sihir cahaya yang terus menerus meledakkan tempat Amura terjatuh.


Disisi lain Simo bertarung mati matian melawan Billy si bocah dia bertarung dengan mengandalkan tak tik dan keahlian menembak mereka,mereka berdua saling baku tembak menggunakan revolver yang mengandung sihir yang cukup besar.simo hanya menggunakan revolver dan bom asap untuk pengalihan,dia memenuhi hutan dengan asap untuk menjebak bill didalam tebalnya asap dia menggunakan kemampuan matanya yang bisa menembus asap tebal untuk melihat keberadaan bill.


Simo:"Disana kau rupanya,MATILAH!" Simo berhasil melancarkan banyak tembakan ketubuh bill dia merasa berhasil dan menyelesaikannya asap tebal juga menghilang ketika simo mendekati bill yang sudah tertembak dia sangat terkejut karena ternyata yang dia tembak hanyalah jas milik Billy.


Billy datang dari belakang dan mengejutkan Simo dengan tembakannya, tembakan itu membuat luka gesekan di kepala simo, simo berlari untuk menghindari Billy.


Billy :"menyedihkan sekali,luka luka itu pasti sakit bukan hahahahah" Billy menertawakan simo lalu menembak pundak kirinya dan paha simo yang membuat simo terjatuh .


Billy:"cuma sampai disini ya,benar benar membosankan, ayolah kumohon berdiri lah dan beri aku pertarungan baku tembak seperti 5 tahun lalu, ayolah simo kau pasti bisa berdiri kan"


Simo:"andai saja,... Kau!"


Billy:"hei,aku masih belum memiliki nafsu membunuh karena ini masih membosankan,jika kau mati sekarang dewa Veldavas tidak akan mengampuni mu dasar bodoh"


Simo:"Aku tak butuh pengampunan dari seorang penipu"


Billy:"apa katamu!"


Simo:"karena aku adalah,SANG MALAIKAT KEMATIAN!!" Simo dengan cepat menggunakan sihirnya untuk mengubah revolver nya menjadi sniper besar lalu menembakkan peluru sihir kearah Billy yang berada diatas pohon, tembakan itu membuat ledakan besar, Billy juga sempat terluka dibagian perut dan juga kepalanya karena tembakan itu, Simo tiba-tiba sudah berada didekatnya dan menyerangnya menggunakan pisau mereka berdua terlibat pertarungan jarak dekat,Amura tak hentinya menyerang dengan pisau dan Billy masih menggunakan revolver nya simo yang terluka parah tentu kalah dalam kecepatan menyerang, Billy menghantam kepala simo dengan revolver lalu menembak perutnya.


Simo yang tergeletak tak berdaya tidak bisa berbuat apa-apa dan Billy masih bisa berdiri dan masih memegang senjata.


Billy:"Simo, terimakasih kau masih mau bertarung denganku dengan keadaan seperti itu kau telah sedikit menghibur ku dari kebosanan ini,sebagai bentuk penghormatan terakhir aku akan membunuhmu dengan cepat"


Simo:"22,23,24,25,26,27,28,29"


Billy:"kenapa"


Simo:"30!!"


Billy:"aaaaarghh,kenapa?" Billy tiba-tiba melemah dan muntah darah sangat banyak,dia melemah dengan cepat. Sebelumnya simo telah menusukkan pisau kecil pada perut Billy saat dia bertarung jarak dekat,pisau kecil itu mengandung racun mematikan yang bs membunuh manusia dalam 5 menit.


Simo:"kau akan mati dalam 5 menit kedepan"


Billy:"Simo!!"


Simo:"...."


Billy:"sebagai permintaan terakhir ku bunuhlah aku dengan cepat, pemimpin neraka sedang menunggu kehadiran ku"


Simo:"baiklah, sampaikan salam ku kepadanya kalau sang malaikat maut dengan senapan akan datang untuk menembak kepalanya " Simo menembak kepala billy untuk mengakhiri penderitaannya dan simo berhasil mengalahkan Billy the kid.


Disisi lain di puncak istana ternyata nahato masih hidup setelah mendapat tembakan dikepala dan tubuhnya,dia terbangun karena kekacauan yang terjadi.


Nahato:"sudah kuduga".


BERSAMBUNG.........