
"Bantuan, sepertinya hari ini aku menjadi bala bantuan untuk kalian...."Ucap Nick, sinis.
"Nick Please...."Ucap Lee, memeles.
"Okay, ada syaratnya, untuk Lou, aku ingin 50% saham perusahaan pribadimu, sedangkan untuk Lee aku ingin adikmu, Elsa...."Ucap Nick.
"Baiklah, ambilah sahamku...."Jawab Lou, santai.
"Ya'ampun Nick, itulah yang mau aku minta tolong, tolong kau lamar adikku, dia kemarin meminta izin pada keluarga mau menikah dengan pria miskin, tentu saja keluargaku tidak setuju, jadi kau lamar adikku pada dad dan mom, mereka pasti setuju....."Ucap Lee, panjang lebar.
"Dari dulu memang ya keluarga Richard, memandang semua orang itu dari harta dan tahta saja, tidak beda jauh dari keluarga Alberto...."Ucap Nick.
"Bukankah keluargamu juga begitu...."Ucap Lou & Lee, memandang sinis.
"Tapi kan tidak separah keluarga kalian...."Ucap Nick.
"Sudahlah, pulanglah sana, kau mengacau saja...."Ucap Lou, datar.
"Baiklah, Aku akan datang ke Mansionmu nanti malam Lee...."Ucap Nick, lalu pergi.
"Thanks bro...."Ucap Lee.
HIGH START SCHOOL.
DIMOBIL MRS. ALBERTO.
"Anak cantik sekolah yang pintar ya....."Ucap Mrs. Alberto, mencium pipi Keyla.
"Iya Grandny, bye...."Ucap Keyla, keluar dari mobil.
"Supir antarkan saya ke Beautiq....."Ucap Mrs. Alberto, mengeluarkan HP.
Siang Hari Kemudian............
AL'BERTO CORP.
"Lee, saya ada urusan, tolong kau jaga Perusahaan...."Ucap Lou, keluar Perusahaan.
"Baik Mr....."Jawab Lee, sopan.
MANSION ALBERTO.
"Kak Elsa, Daddy mana?"Tanya Keyla, raut wajah datar.
"Mr. Lou tadi sempat pulang Key, namun tadi pergi lagi ada urusan katanya...."Ucap Elsa, tersenyum.
".........."Seketika raut wajah Keyla berubah menjadi sedih + kecewa.
"Kak, semenjak berada disini, daddy jadi melupakan Key...."Lirih Keyla, menetskan air mata lalu menghapusnya.
"Tidak Keyla, Mr. Lou tidak pernah melupakanmu, disini urusan Mr. Lou memang sangat sibuk...."Ucap Elsa, memberikan pengertian.
"Maybe, Keyla keatas dulu ya...."Ucap Keyla, tersenyum, lalu pergi.
MARKAS PUSAT BLOOD GOLD.
"Jadi bagaimana, apa alasan mereka menyerang markas di Rusia?"Tanya Lou, tatapan tajam.
"I-itu alasannya karna mereka merasa bahwa markas kita itu, adalah tempat yang strategis untuk dibangun sebuah markas...."Ucap Eden, gugup.
"Hanya karna hal se-sepele itu merea menyerang markas, benar-benar gila...."Ucap Lou, sinis.
"Biarkan saja, jika mereka melakukan penyerangan , kita harus mengadakan pertemuan dengan mereka...."Ucap Lou, pergi.
MANSION ALBERTO.
Ruang Tamu.
"Elsa, apa Keyla sudah pulang?"Tanya Lou, duduk disofa.
"Sudah Mr, tadi Keyla bertanya apakah anda sudah pulang atau belum, saya menjawab jika anda sempat pulang namun pergi lagi, sekarang dia diatas....."Jelas Elsa.
"Baiklah saya keatas dulu....."Ucap Lou, beranjak keatas.
Di Kamar Lou Dan Keyla.
Saat memasuki kamar, betapa kagetnya Lou melihat Keyla hanya mengenakan handuk sepaha, tertidur diatas ranjang, bagaimana pun walau Keyla masih anak kecil, tapi dia sudah cukup matang, memiliki buah dada walau masih kecil, tapi itu bisa membuat hasrat seorang Lou menggelora......
'Keyla, astaga, apa dia berniat menggodaku....'Batin Lou, menarik nafas.
Dia pun berjalan mendekat kearah Keyla, menatap wajah cantik yang tengah terlelap, mendekat dan semakin mendekat, lalu menciumi leher Keyla, sehingga menyisakan tanda kepilikan pada leher gadis kecil itu......
"My Litle Princess..."Ucap Lou, mencium pipi merah Keyla, lalu tidur disebelah Keyla.
Malam Hari Kemudian............
"Euh......"Suara Keyla, Keyla pun mengerjapkan matanya.
'Daddy......'Batin Keyla, mengusap wajah tampan Lou.
"Daddy tampan sekali....."Ucap Keyla, pelan.
"Ini sudah malam, sebaiknya aku keluar...."Ucap Keyla, duduk.
'APA! A-aku belum mengenakan pakaian, jadi dari tadi siang aku hanya mengenakan handuk....'Batin Keyla, gugup.
Dengan terburu-buru Keyla pun berjalan menuju kamar mandi untuk memakai pakaian.
"Huft, akhirnya selesai juga, tapi kok disini ada merah merah....."Ucap Keyla, memperhatikan lehernya.
"Apa mungkin di kamar ada serangga ya....."Tebak Keyla, memegangi merah-merah dilehernya.
Di Meja Makan.
"Dimana Lou & Keyla, kenapa belum datang....."Tanya Mrs. Alberto, duduk dimeja makan sendirian.
"Mrs, didepan ada Miss. Liza, dia bilang bahwa dia ingin bertemu dengan Mr. Lou...."Ucap Maid.
"Wanita J*L*N* itu\, usir saja....."Ucap Mrs. Alberto.
"Anda tidak bisa seenaknya mengusir saya...."Ucap Liza, sudah memasuki mansion.
"Heh, Keluar kamu dari Mansion saya, perempuan hina seperti kamu tidak pantas berada di Mansion Alberto."Usir Mrs. Alberto, murka.
To be continue.
Jangan lupa Like, comment, hadiah, dukungan and vote ya readers🙏🏻😊
Terimakasih🙏🏻
Follow IG Author : @iamqisyfiazzahraofficial