Dear Little Wife Mr. Matthew

Dear Little Wife Mr. Matthew
Chapter 20



"Heemmm....."Jawab Mereka berdua.


AL'BERTO.


Ruang CEO.


Lou duduk dikursi CEO, Sebari memainkan IPAD-Nya.


Dia sedang memikirkan sesuatu, tiba-tiba pintu terbuka......


Ceklek......


Lou melihat kearah pintu, dan ternyata itu adalah Lee dan Elsa, Elsa tersenyum, dan membungkukan badannya dan hormat....


"Mmmmm, Elsa, kau sudah pulang dari Italy?"Tanya Lou, datar.


"Sudah Mr, urusan di Italy sudah selesai, cabang perusahaan disana juga sudah normal...."Jawab Elsa, tersenyum manis.


"Alrigth, berarti sekarang kau akan kembali menjaga Keyla...."Ucap Lou, meletetakan IPAD-Nya dimeja kerja.


"Of Course...."Jawab Elsa, serius.


"Yasudah, nanti Jemput Keyla Jam 10 disekolah...."Ucap Lou, datar.


"Baik, saya permisi Mr...."Ucap Elsa, keluar ruangan.


"Lee...."Panggil Lou.


"Yes Mr...."Jawab Lee, berdiri tepat didepan Meja Lou.


"Apa Daddy ada di Mansion?"Tanya Lou, dingin.


"Iya Mr, Mr. Lio baru saja sampai diMansion...."Jawab Lee, sopan.


"Apa Nick sudah mempimpin perusahaanku?"Tanya Lou, dingin.


"Su------"Ucap Lee, terpotong.


Ceklek......


"Hello...."Ucap Nick, memasuki Ruangan dan duduk disofa.


Lou yang melihat itu, menatap tajam Nick, Nick yang menyadari ditatap seperti itu oleh Lou hanya terkekeh..


Tiba-tiba Elsa masuk dengan Membawa Coffe 2 gelas, Nick yang melihat Elsa pun tersenyum, Elsa yang disenyumi sahabat kakaknya pun membalasnya, dan meletakkan Coffe diatas Meja...


"Thank You Elsa...."Ucap Lou, datar.


"You're Welcom Mr...."Jawab Elsa, tersenyum.


"Oh ya kak, Tadi dari Divisi Marketing, terjadi keributan...."Lapor Elsa.


"Keributan karena apa?"Tanya Lee & Lou, kompak.


"Masalah Rumah Tangga...."Jawab Elsa, polos.


"Masalah rumah tangga sampai dibawa kekantor?"Tanya Nick, tatapan bingung.


"Nggak tahu kak, terus bahas pelakor lagi...."Jawab Elsa.


"Ck...ck...Panggil yang bertengkar tadi Lee, masalah rumah tangga malah dibawa kekantor..."Ucap Lou, dingin.


"Aku juga permisi...."Ucap Nick, menyusul Elsa.


Nick berjalan cepat menyusul Elsa, dan menarik tangan Elsa, Elsa pun sontak berada dalam pelukan Nick kepalanya berada didada bidang Pria itu.....


Elsa melotot tidak percaya...


"Sorry Sa...."Ucap Nick, melepaskan pelukan.


"I-iya tidak apa-apa...."Jawab Elsa, memperbaiki pakaiannya.


"Yaudah Elsa permisi kak...."Ucap Elsa, ingin berjalan.


"Elsa, ada yang ingin kakak bicarakan...."Ucap Nick, serius.


"Ah, Bicara apa?"Tanya Elsa, bingung


"Diruanganmu saja...."Jawab Nick.


"O-okay....."Jawab Elsa, mereka berdua berjalan bersamaan karyawan yang melihat hal itu mulai berbisik-bisik, karena Nick itu sangat terkenal tampan & mapan.


Ruang Kerja Elsa.


Saat memasuki Ruangan, Nick mengunci pintu ruangan, kenapa Nick bisa menguncinya?karena kunci ruangan itu tergantung dipintu. Nick & Elsa pun duduk disofa....


"Ada apa kak?"Tanya Elsa, santai.


"Ini Soal lamaranku waktu itu, kau kan belum sempat menjawabnya...."Ucap Nick, serius.


Elsa diam, difikirannya saat ini adalah bagaimana dia menjawab pertanyaan sahabat kakaknya itu agar tidak menyakiti hatinya. Karena bagaimana pun Elsa sudah mengenal Nick sedari lama, dia tidak ingin menyakiti hati orang yang sedari dulu ada dihidupnya.


Elsa menarik nafas dalam-dalam dan membuangnya,dia menatap mata Nick....


"Kak, Bagaimana pun kakak sudah Elsa anggap seperti kakak Elsa sendiri, dan rasanya tidak mungkin untuk kita menjadi pasangan...."Ucap Elsa, lemah lembut.


"Dan aku tidak pernah menganggapmu sebagai Adikku..."Ucap Nick, tegas.


"Kak, Elsa juga sudah memiliki kekasih, namanya Ari, dia sangat baik..."Ucap Elsa, memelas.


"Elsa Stop! Lagian Uncle & Aunty setuju, dan kau tidak bisa menolak..."Ucap Nick, tatapan tajam.


"Kak, Please, Elsa gak mau...."Ucap Elsa, terdengar begitu lirih, bahkan air matanya sudah berlinang.


Nick Menatap mata Elsa,lalu mendekatkan wajahnya ke wajah Elsa, Elsa yang melihat itu sempat mundur, tapi sayang, sebelum dia berdiri dari tempat duduknya, Pria itu sudah mengambil Firts Kiss-Nya....


"Kak Kau tega, itu ciuman pertamaku...."Lirih Elsa, dia menutup wajahnya dan menangis.


"Sudahlah, kau akan terbiasa nanti..."Bisik Nick, tepat ditelinga Elsa, lalu pergi keluar dari ruangan Elsa.


Elsa yang mendengar itu pun menangis terisak, dia menangis semakin kencang, bagaimana tidak, Ari yang jelas-jelas kekasihnya saja tidak pernah menciumnya, jangankan mencium, bagian tubuh Elsa tidak ada yang dia sentuh. Lah ini Nick yang bukan siapa-siapanya Elsa malah mencuri Firts Kissnya....


To be continue.


Jangan Lupa Like, comment, hadiah, dukungan and vote ya readers🙏🏻😊


Terimakasih🙏🏻


Follow IG Author : @iamqisyfiazzahraofficial