Cruel CEO Love Fighters

Cruel CEO Love Fighters
PART 9



di sisi lain Fira sedang sibuk berkutat dengan laptop dan berkas berkas di hadapanya yang di berikan langsung oleh Rudi atasanya, sekarang bahkan iya belum juga tidur bahkan jam sudah menunjukan pukul 01:00 dini hari.....


Hoammmm.....gue capek banget, gila banget nih pak Rudi ngasih gue tugas numpuk kek gini, mentang mentang aku ini karyawan baru....ujar Fira sambil menguap


Tidur ah,kerjaan tinggal dikit juga,besok aja deh,kalo di kerjain sekarang yang ada aku bangunnya ke siangan......ujarnya kemudian berlalu kekamarnya


brukh.......


baru beberapa langka iya berjalan menuju kamarnya, terdengar suara sesuatu yang jatuh menerpa lantai begitu kuat dan terdengar pula pintu terbuka....membuat Fira terlonjak kaget


Astaga,apaan itu.......kayaknya di pintu depan deh,kayak ada sesuatu yang jatuh gitu,pintu juga kayak terbuka,apa jangan jangan ada malingya.......gumam Fira


mending gue cek aja deh,hemk mending gue bawa sapu deh sebagai senjata juga.....ujar Fira


Fira mengendap ngendap keluar menuju pintu utama,melihat apakah penyebab suara itu.......


Fira melangkah perlahan,iya melihat pintu rumahnya terbuka,pandanganya kemudian teralihkan ke sosok manusia yang tergeletak di lantai depan pintunya itu,seketika matanya membelalak kaget melihat orang yang sedang pingsan di depan pintu rumahnya......


AYAH....!!!!! teriak Fira kemudian berlari menghampiri Ayahnya yang tergeletak di depan pintunya itu....


iya menepuk nepuk pelan pipi ayahnya seraya mengguncangkan kecil tubuh ayahnya itu....


Ayah bangun yah,......ujar Fira seraya menepuk pipi ayahnya itu


selang beberapa menit kemudian Hardi Perlahan membuka matanya,iya membuka matanya perlahan penglihatanya berkunang kunang,iya memeganggi kepalanya yang terasa pusing


Fira,.......ujar Hardi setengah sadar,Fira juga merasakan bahwa tubuh ayahnya berbau Alkhol,Fira sudah menduga bahwa Hardi sedang Mabuk berat.....ini juga sudah sering kali mendapati ayahnya yang tergeletak di pintu....


ayah mabuk lagi......? tanya Fira


bukan urusanmu......ujar Hardi kemudian iya hendak bangkit,tapi iya merasakan dirinya seakan mati rasa,kesadaranya kemudian mulai menghilang lagi...


ayah kapan ayah berhenti mabuk kayak gini,jangan menyiksa diri ayah sendiri,ayah tau nggak Fira itu khawatir sama ayah.......ujar Fira


jangan ikut campur urusanku,kau itu bukan anaku,jadi jangan banyak bicara....ujar Hardi tanpa sadar karna dirinya benar benar mabuk berat....


apa maksud Ayah kalo Fira ini bukan Anak ayah......ujar Fira mulai meneteskan Air matanya....


sudahlah,ayah capek,ayah mau tidur dulu....ujar Hardi kemudian bangkit menuju kamarnya dengan langkah yang sempoyongan,


sedangkan Fira masih mematung di ambang pintu,memikirkan apa maksud dari ayahnya.....


ah,sudahlah mungkin ini hanya karena ayah mabuk aja jadi ngomongnya ngawur....gumam Fira sambil menepiskan pikiran pikiran negatif yang bersarang di kepalanya tapi iya segera menepis semua pikiran pikiran itu....


mending gue ke kamar deh,nanti gue bangun kesiangan lagi......ujar Fira kemudian mengunci pintu rumahnya, malangkah gontai masuk kekamarnya,


Ceklek.....


belum juga iya masuk ke kamarnya,terdengar pintu sebelah kamarnya terbuka,iya mengalihkan pandanganya ke asal suara pintu itu terbuka,yang menampilkan seli


loh dek,kamu mau kemana,memangnya kamu belum tidur......? tanya Fira


eh,kakak,seli cuma mau kedapur ambil minum aku haus.....ujar Seli


oh gitu,kalo gitu kakak tidur dulu yah....ujar Fira


eh,tunggu dulu kak,....ujar Seli menghentikan langkah kakaknya yang ingin memasuki kamarnya...


ada apa dek,........?tanya Fira


kakak,seli boleh nggak tidur bareng kakak aja,.....pliis kali ini ajayah,seli kangen ama kakak karna kakak sibuk mulu sih......boleh yah.......pinta selin


serius kak......?tanya seli


iya......jawab Fira singkat


kalau gitu kita masuk aja,seli juga ngantuk......ujar Seli kemudian menarik tangan kakaknya menuju tempat tidur


loh dek,katanya haus.......? tanya Fira


haus seli langsung hilang saking senangnya tidur bareng kakak,cengir selin


ih,aneh banget..... alasan apaan tuh....


hehehehehe.......cengir Seli kemudian merebahkan tubuhnya di kasur di susul oleh Fira...


kak,elusin rambut seli dong......pintah Seli


iyah......ujar Fira kemudian mengelus rambut seli,dengan lembut,sebenarnya dirinya pun sudah sangat lelah tapi demi adiknya iya rela untuk hal itu......


...........................


pagi hari menjelang,Fira membuka kelopak matanya,namun matanya sangat berat tapi iya harus bagun agar tidak terlambat,iya tak ingin mengecewakan Pak Rudi yang sangat baik padanya,hanya gara gara iya bangun kesiangan


Fira ingin bangun tapi badanya terasa berat seperti ada yang ganjal,


iya kemudian menoleh kebelakang melihat seli yang masik asik dengan mimpinya itu dimana seli menjadikan Fira layaknya banyal guling,kakinya merangkul badan fira,sedangkan tanganya memeluk perut Fita,Fira terkekeh melihat adiknya itu yang tampak damai,dan menjadikan dirinya seperti bantal guling.....


Fira kemudian megangkat perlahan tangan,dan kakin adiknya itu,kemudian iya menngambil bantal guling di sebelahnya memindahkan kaki dan tangan Seli di bantal guling itu,lalu iya melangkah menuju kamar mandi,membersihkan tubuhnya itu yang terasa lengket


setelah selesai dengan Ritual mandinya iay kemudian iya memakai kemeja Formalnya,bersiap siap berangkat kerja,iya kemudian membangunkan adiknya itu....


seli,seli,bangun nanti telat loh.....


bentar lagi kak,seli masih ngantuk....ujar Seli sambil mengeliatkan badanya


entar tellat loh,cepetan....


iya seli bangun nih


Fira kemudian melangkah menuju dapur,memasak makanan untuk adiknya


Fira.......suara bariton itu mengagetkan Fira


ayah..........ujar Fira


Fir ayah minta uang,semalam ayah kalah judi


tapi yah,fira belum gajian....


ayahkan sudah bilang kemarin ayah minta uang,


tapi yah...........


ya sudah kalau belum,tapi kalo kamu gajian semuanya milik ayah......dan ingat kamu akan segra ayah perkenalkan dengan calon suamimu,ayah tak butuh penolakan.......... tegas Hardi


iya yah.......ujar fira kemudian Hardi pergi meninggalkan Fira


huft.....semenjak kepergian bunda,ayah jadi berubah kek gini,dulu ayah sayang sama Fira,dulu ayah nggak pernah judi tapi sekarang berbanding terbalik,.......batin Fira