
sesampai di depan ruangan pak Rudi,Fira lalu menarik nafas dalam dalam kemudian menghembuskanya perlahan,stelah itu iya kemudian mengetuk pintu untuk masuk keruangan tersebut......berhubung karena ini masih sangat pagi dan iya adalah orang pertama hari ini yang melamar kerja di kantor tersebut,jadi tak ada pelamar lain selain dirinya....
Tok...Tok...tok...
Fira mengetuk pintu ruangan Pak Rudi..
Masuk.....terdengar suara dari dalam menginstrusikanya untuk masuk
Fira lalu perlahan masuk keruangan tersebut,tapi pak Rudi sama sekali tidak menatap kehadiran Fira disana iya lebih fokus dengan berkas berkas di hadapanya,iya mengira kalau yang ada di hadapanya adalah asisten pribadinya yang iya perintah untuk membuat kopi untuknya......
Permisi......ujar Fira pelan
merasa asing dengan suara tersebut,Rudi mengangkat pandanganya menatap wanita cantik di hadapanya,seketika iya terbengong menatap wanita di hadapanya
*sempurnah, ni cewek cantik banget lagi,mimpi apa aku semalam ketemu bidadari secantik ini.......Batin Rudi bergejolak...
( Rudi Wijaya seorang pemuda tampan merupakan sahabat kecil dari kevin,usianya sama dengan kevin 25 tahun,walau di anak orang kaya tapi iya memilih untuk madiri saja dan lebih memilih bekerja di kantor kevin sebagai menijer kepegawaian,selain itu iya juga ada konflik dengan keluarganya,jadi iya lebih memilih pergi meninggalkan rumahnya iya tak perlu lagi khawatir dengan keadaan orang tuanya karena iya masih punya kakak yang akan mengurusi perusahaan dan orang tuanya)
permisi pak.......ulang Fira sekali lagi
eh maaf,.......ujar Rudi yang sadar dengan lamunanya
emk,maaf yah mbak ada perlu apa saya rasa mbak tak bekerja disini,.....?tanya Rudi
oh begini pak,saya kesini untuk melamar pekerjaan dan katanya bapak yang mengurus soal kepegawaian di kantor ini......ujar Fira
oh,begitu yah....boleh saya lihat berkas anda .......ujar Rudi sembari tersenyum manis*
boleh pak,silahkan......ujar Fira seraya memberikan map coklat miliknya
Rudi lalu membuka map itu dan memperhatikanya dengan seksama
seketika mata Rudi membulat melihat berkas lamaran milik Fira...
apa kau pernah bekerja di perusahaan Wijaya gruop.....tanya Rudi
iya pak benar saya pernah bekerja di sana sebagai sekertaris pak Dimas......ujar Fira
oh begitu yah,......ujar Rudi
apa bapak kenal dengan perusahaan itu....?tanya Fira
emmmkk,saya kenal.....ujar Rudi
saya lihat,kamu cukup berpengalaman dalam hal ini,jadi saya menerima kamu,tapi sebelumnya kita harus ketemu atasan saya,meminta persetujuanya terlebih dahulu biar bagaimanapun dia yang lebih berhak atas perusahaan ini.....ujar Rudi menjelaskan
baik pak.....ujar Fira
Tok....Tok...Tokk....terdengar ketukan pintu
masuk.....Teriak Rudi
seorang wanita cantik masuk dengan anggunya,iya meletakan nampan berisi secangkir kopi
Terimah kasih Cinta......ujar Rudi
sama sama pak.....ujar Cinta
oh iya cin,karna kamu sudah ada di sini kamu saja yang antarkan Fira ke ruaangan Kevin saya lagi sibuk sekarang,dan tolong katakan kalo saya meminta persetujuan untuk menerima karyawan baru ini,,,ujar Rudi sambil menunjuk Fira
*nih cewek cantik tapi tak ada senyum yang mwnghiasi wajahnya.....batin Rudi*
Fira lalu menatap Cinta,yang tak lain orang yang iya temui tadi saat menanyakan keberadaan ruangan pak Rudi...
mari nona saya antarkan keruangan pak Kevin.....ujar cinta kemudian melangkahkan kaki diikuti oleh Fira
Fira dan Cinta masuk kedalam Lift,hanya mereka berdua yang berada di sana ,keheningan dan tak ada yang berbicara baik itu cinta maupun Fira,
Ting......pintu Lift terbuka
Cinta lalu melangkahkan kakinya menuju Ruangan Kevin dan dengan setianya Fira mengikuti di mana Cinta akan membawanya.....
sesampainya di depan Ruangan Kevin,Cinta lalu mengetok pintu ruangan Kevin
Tok.....Tok....Tok......
masuk.....Terdengar suara dari dalam yang menyuruhnya untuk masuk,cinta lalu masuk keruangan tersebut di susul oleh Fira
Permisi pak.....ujar Cinta
iya cin,ada apa.....? tanya kevin tanpa melihat cinta,karna iya tau suara siapa itu
begini pak saya di suruh oleh Pak Rudi untuk membawa pegawai baru di kantor ini,Pak Rudi menerima wanita ini untuk bekerja si kantor ini tapi pak Rudi juga butuh persetujuan dari bapak,jika bapak mengizinkan dia bekerja di sini,jika tidak juga tak apa.....ujar Cinta
Kevin lalu megangkat pandanganya menatap Fira yang sedang juga menatapnya.....
Kamu.....!!!! ujar kevin dan Fira bersamaan keduanya sama sama terkejut dalam waktu yang cukup lama membuat Cinta bingung
ada hubungan apa yah dengan wanita ini dengan pak kevin,kenapa mereka sama sama terkejut sepertinya mereka udah kenal.......batin Cinta bertanya tanya**
cinta kamu boleh tinggalkan ruangan saya,soal pegawai ini biar saya yang urus....ujar Kevin,kemudian Cinta menundukan kepalanya memberi tanda hormat kemudian berlalu meninggalkan Ruangan kevin
Kamu duduk di situ.....tunjuk kevin sambil menunjuk kursi yang ada di hadapanya
Fira hanya meganggukan kepalanya kemudian duduk di hadapan kevin
*sial banget aku,ketemu ama cowok es ini lagi,merusak mood aja,jadi nyesel deh lamar di kantor ini,andai aku tau kantor ini milik manusia es nan kejam aku nggak akan melamar di sini.....batin Fira*
saya sudah tau tujuan kamu kesini utk apa,jadi saya ingin menayakan pengalaman kerjamu,karna saya tak akan mengambil resiko memperkerjakan orang yang tak ada pengalaman kerjanya,dan saya harap kamu melupakan kejadian waktu itu,jangan beritahukan siapapun....ujar Kevin
iya pak......,sebelumnya saya pernah bekerja di perusahaan Wijya group......ujar Fira
bukankah itu perusahaan milik keluarga Rudi...batin Kevin
apa pengalanmu bekerja di sama,......?tanya kevin datar
saya pernah bekerja di sana menjadi sekertaris pak Dimas.....ujar Fira
kevin terkejut bukan main,bagaimana mungkin iya Fira bekerja sebagai Sekertaris CEO besar di sana sedangkan yang boleh masuk di sana saja adalah orang yang berprestasi dan untuk masuk di sana aja sangat sulit karna pengawasanya terlalu ketat,berarti Fira cukup pandai dalam Hal ini
oh,begitu baiklah saya terimah kamu di sini dan besok kamu boleh bekerja di sini....ujar Kevin
Terimah kasih pak........ujar Fira sambil tersenyum
nih cewek cantik banget kalo lagi senyum......batin Kevin