
Hanteo Charts secara resmi mengumumkan boyband BTS mencetak sejarah di industri musik Korea Selatan.
Album fisik Map of the Soul: 7 terjual 3.378.633 kopi dalam sepekan setelah dirilis (Initial Chodong) berdasarkan catatan Hanteo Charts.
BTS merilis Map of the Soul: 7 pada Jumat (21/2/2020). Initial Chodong album itu dihitung hingga Kamis (27/2/2020).
Dengan penjualan itu, BTS mencetak rekor Initial Chodong tertinggi dalam sejarah Kpop.
Rekor baru ini menjadi sangat bermakna karena rekor sebelumnya juga milik BTS dengan album Map of the Soul: Persona yang dirilis pada April 2019 lalu.
Ketika itu Persona terjual 2.130.480 kopi selama sepekan pertama peluncurannya.
Sejak awal Map of the Soul: 7 sudah membuat catatan mengesankan.
Menurut catatan Hanteo Chart, 8 menit setelah dirilis album tersebut terjual 350.005 kopi.
Setelah sekitar 1 jam, penjualan album itu sudah melampaui 1 juta. Dalam waktu 1 jam 45 menit, Map of the Soul: 7 terjual 2.137.292 kopi.
Total penjualan album tersebut pada hari pertama peluncurannya adalah 2.652.050 kopi.
Dalam waktu 66 jam setelah dirilis, Map of the Soul: 7 sudah menembus angka penjualan 3.008.941 kopi.
Dengan catatan itu, BTS menjadi artis pertama yang membuat “triple million” atau “tiga juta” Initial Chodong dalam sejarah Kpop.
BTS Batalkan Konser Map of the Soul Tour - Seoul karena Ancaman Virus Corona
Big Hit juga mempertimbangkan arus keluar masuk staf dan peralatan untuk konser tersebut.
“Kami berharap situasi menjadi lebih baik. Namun kami harus mempertimbangkan kesehatan dan keselamatan ratusan ribu tamu dan artis kami,” lanjut agensi tersebut.
Big Hit Entertainment juga menjelaskan alasan pembatalan lebih dari satu bulan sebelum konser digelar.
“Pembatalan pada menit-menit terakhir akan merugikan tamu , staf dan tim produksi dari luar negeri,” lanjut Big Hit.
Big Hit mengatakan pihaknya juga perlu mematuhi kebijakan pemerintah Korea Selatan yang membatasi kegiatan yang mengumpulkan massa.
“Kami memohon pengertian, keputusan ini diambil setelah melalui pertimbangan yang matang dan hati-hati,” lanjut Big Hit Entertainment.
“Kami meminta maaf kepada para penggemar yang telah menantikan Map of the Soul Tour- Seoul. Kami mohon pengertiannya,” pungkas Big Hit Entertainment.
Sejauh ini hanya konser BTS di Seoul yang dibatalkan
Bak Film, Video Musik "ON" Tampilkan BTS Bangkit dari Peperangan
Seperti yang dijanjikan sebelumnya, BTS merilis video musik kedua untuk lagu “ ON” pada Jumat (28/2/2020) tepat pukul 00.00 waktu Korea atau 22.00 WIB.
Bila video pertama menampilkan BTS melakukan koreografi rumit dengan penari latar dan marching band, video musik kedua menampilkan sebuah cerita bak film.
Video kedua untuk lagu utama album Map of the Soul: 7 itu dibuka dengan pemandangan sebuah padang rumput seusai peperangan.
Tubuh bergelimpangan dan ribuan anak panah tertancap di tanah.
Jin yang mengenakan pakaian bergaya abad pertengahan mendatangi badan burung merpati yang tewas terkena panah.
Adegan selanjutnya menunjukkan Jungkook berlari dengan tangan terikat tali berduri.
Video musik tersebut mengingatkan ARMY -sebutan bagi penggemar BTS- kepada beberapa film seperti Maze Runner, Lion King, dan Noah’s Ark.
Video musik tersebut juga disambut gegap gempira oleh ARMY, yang mengungkapkan kegembiraan di media sosial.
Tagar-tagar bertema video musik “ON” langsung merajai trending topic Twitter.
Contohnya adalah #ONVIDEOPARY, #ONMusicVideo, #BringItON, #BTSStreamingParty, dan #ONMVToday.
ARMY juga menyebut judul film seperti Maze Runner, Lion King, dan Noah’s Ark di twit mereka.
Selain itu, ARMY juga melihat hubungan antara video musik “ ON” dengan video musik BTS sebelumnya.Video musik itu diakhiri dengan tulisan "No More Dream", sebuah lagu dari album lama BTS, dan "Dream".
Dalam wawancara dengan Variety baru-baru ini, BTS mengatakan meskipun memimpikan sukses, mereka tidak pernah membayangkan mencapai level yang mereka raih saat ini.
Album Map of the Soul: 7 menggambarkan perjuangan mereka mencapai kesuksesan dengan segala perjuangan, kendala, serta suka dan duka.
“Kami bekerja bersama selama tujuh tahun, kami bertujuh. (Album) ini lebih dari sekadar inspirasi. Album ini adalah cerita kami,” tutur Suga menjelaskan konsep di balik judul album