
Min Yoongi kecil sangat mencintai musik, awalnya karena dengar lagu Tony Skunk “Rangga muffin”, sampai-sampai dia sudah menganggap musik adalah hidupnya. Lulus SD, Yoongi mulai belajar menulis lirik lagu dan belajar musik klasik.
Yoongi kecil juga suka membawa buku catatan kemana-mana buat dia nulis lagu, karena kata dia semua yang terjadi dalam hidupnya adalah inspirasi untuk lagu-lagunya.
Kecintaan Yoongi sama musik semakin bertambah saat dia SMA, waktu itu dia dengerin lagu ‘FLY’ dari Epik High, dan semenjak itu dia ingin menjadi seorang rapper.
Bahkan sekarang impian pun menjadi nyata, kini dia bahkan berkontribusi sebagai produser dalam album baru Epik High.
Yoongi itu berasal dari keluarga kurang mampu, yang bahkan untuk membayar uang sewa rumah keluarganya saja susah dan akhirnya Yoongi dan kakaknya harus bekerja part time, waktu itu Yoongi masih SMA.
Tapi semua itu tidak menghalangi mimpi Yoongi di musik, saat ada waktu luang dia pergi ke studio DT (Daegu Town – grou
Yoongi bahkan rela berjalan berjam-jam dan tidak makan karena menghemat uangnya untuk membeli peralatan untuk membuat lagu, secinta itu lah Yoongi sama musik.
Dan tahukah kalian, orangtua Yoongi saat itu menentang mimpi anaknya, untuk apa jadi seorang musisi, yang ada malah ngabisin uang, orangtuanya ingin Yoongi jadi lebih realistis, cita-cita itu ya kerja di kantor, dapat uang tiap bulan, bisa buat bayar sewa dan makan.
Ya namanya anak remaja, kalau dibedain pasti yang satunya bakal caper, makanya Yoongi berubah jadi pribadi yang dingin.
Bahkan dalam BTS RUN: Zombie, Yoongi bilang bahwa dia lebih takut kepada ayahnya daripada zombie atau hantu.
Sampai akhirnya dia lulus SMA, Yoongi pergi ke Seoul bersama ‘D-Town’ untuk meraih mimpinya menjadi seorang musisi, dia pergi ke Seoul tanpa restu orangtuanya, tapi dia didukung penuh sama kakaknya.
Habis pergi, Yoongi tidak menjadi anak nakal yang tidak peduli dengan keluarganya, dia tetap memberikan kabar lewat kakaknya, bertanya bagaimana kabar orang tuanya dan yang lainnya.
Yoongi memberanikan diri untuk ikut audisi Bighit “Hit it” dan waktu itu dia battle sama i11evn namun sayangnya Yoongi hanya menjadi runner up.
Tapi Bighit tidak sejahat itu, karna Yoongi dinilai berbakat makanya dia diaudisi lagi dan lolos.
Video audisi itu pun menjadi legenda. sampai sekarang, Yoongi akan malu dan marah bila video tersebut diputar lagi.
Setelah berhasil jadi trainee Bighit, Yoongi mendapat nama panggung SUGA karena menurut Bang PDnim nama itu cocok untuk Yoongi yang memiliki kulit putih pucat dan senyum yang manis.
Anggota pertama yang dikenal Suga adalah Rap Monster dan Iron. Waktu itu Suga sempat mengalami krisis dalam hidupnya, karena ketidakpastian debut hingga membuat Suga stres dan tertekan, sampai berpikir untuk….
Kalian bisa mendengar kisahnya dalam lagu “Agust D – The Last.”
Dan berakhir adu argumen sama Bang PD, bahkan Suga sempat ingin berhenti dan memilih keluar dari Bighit tapi kemudian dia menyerah dan kembali lagi ke studio dan berlatih.
Kira-kira Suga pernah bilang begini “Aku bahkan tidak mengenal diriku sendiri, jadi bagaimana kalian bisa tau tentangku?”, Setelah lama berobat, akhirnya mentalnya membaik.
Sebelum debut, Suga selalu khawatir apakah orang-orang akan menyukainya atau tidak tapi usahanya terbayarkan, dia menerima banyak cinta dari penggemar.
Tahun 2013
Bangtan Sonyeondan pun resmi debut.
Tahun 2014
BTS belum setenar sekarang, waktu itu mereka tidak dianggap, dihina dan difitnah. Karena “miskin” Suga berjanji ke fans saat fansign, kalo BTS sudah sukses dia janji bakal membelikan fans daging, trus ditanya sama army kapan itu dan dijawab Suga nanti saat ultah dia ke-25th (9 Maret 2018).
Janji itu sudah ditepati Suga tahun lalu, Suga secara diam-diam mengirim daging sama album bertanda tangan ke 39 panti asuhan di Daegu atas nama ARMY.
Cenayang Suga beraksi lagi, dia bisa memprediksi dia bakal banyak uang di usia 25th, namanya juga BERUSAHA, tidak ada yang instan.
Tahun 2016
Tapi walaupun sudah debut hampir 3 tahun, restu orangtua belum dikantongi sama Suga, waktu liburan, member lain memilih pulang ke kampung halaman, sedangkan Suga malah stay di dorm dan studio.
Waktu itu Suga nangis di konser karena dia iri sama member lain, keluarga member lain selalu datang dan mendukung anaknya sedangkan orang tua Suga tidak pernah datang.
Sampai akhirnya tanggal 8 Mei 2016 di konser “The Most Beautiful Moment in Life On Stage: Epilogue” keluarganya datang, ayah, ibu dan kakaknya datang ke konser, Suga pun sujud sambil MENANGIS.
Saat konser berakhir Suga bilang, “Aku mulai bermusik sejak kecil, tapi aku tidak pernah menunjukannya kepada orangtuaku. Jujur, aku sangat malu. Sekarang, aku berterimakasih kepada kalian karena bisa tampil di depan 10.000 orang dan aku sangat bersyukur. Aku yakin aku adalah anak yang membanggakan bagi orangtuaku.”
*bahkan kalian sebentar lagi akan tampil di stadium berkapasitas 90.000 orang dengan tiket sold out dalam 90 menit, aku semakin terharu :”)
pada tahun yang sama, Suga merilis mixtape nya berjudul “Agust D” yang merupakan name stage Suga buat solonya, Agust D ini diambil dari kebalikan name stage dia + huruf T: Town, D: Daegu, jadi ‘Agust D \= DT Suga’ (D-Town adalah nama group underground dia dulu).
Sekarang kita berpikir, kalau waktu dulu Suga tidak mempertahankan prinsipnya dan menyerah, kita gak bakal kenal sama Suga yang sekarang, waktulah yang membayar semua usaha Suga sampai sekarang. Krisis hidupnya diubah jadi karya dan karyanya banyak diapresiasi dan menginspirasi banyak orang.
Sampai DJ Afrojack pada saat di interview billboard mengungkapkan ingin bekerja sama dengan BTS, khususnya dengan Suga.
Selain menjadi seorang Produser, Suga juga terkenal dengan bakat “cenayangnya” Apapun yang keluar dari mulut seorang Suga banyak yang menjadi kenyataan, seperti Billboard, Tokyo dome, Citi Field, bahkan sampai ke Grammy.