
Kim Dae Jung : “skandal? Jelaskan !”
Kim Jun Yeong : “emm, kalau kita ingin membuat dia menjadi pusat perhatian sehingga direbutkan oleh film dan acara televisi, kita harus membuat skandal. Ya maksudku bukan skandal buruk tapi justri skandal yang akan menguntungkan aktor ini tentunya. Misalnya kita membuat cerita yang membuat semua orang penasaran dengan sosoknya ini, sehingga nanti dia akan banyak dicari”
Kim Dae Jung tampak sedang memikirkan skandal apa yang cocok untuk dapat menarik perhatian dengan cepat.
Kim Dae Jung : “Kalau bagitu kita buat skandal, buatkan berita bahwa Henry sedang berkencan dengan salah satu artis kita” jelas Kim Dae Jung dengan tersenyum
Semua yang hadir merasa terkejut, bukannya skandal percintaan selalu membuat artis menjadi bahan bully dan ini tidak bisa diterima dalam Industri Hiburan Korea.
Direksi 1 : “ Tunggu Presedir, bukankah ini akan merugikan kita? Selama ini rumor berkencan serorang artis selalu menjadi bahan pembicaraan yang negatif bahkan bisa-bisa artis itu tlenyap begitu saja dari Industri ini?”
Kim Dae Jung : “tentu saja kalau pasangannya digilai dan banyak sasaeng Fans, tapi kita punya satu artis tanpa cacat, yang dicintai karna memang bakatnya yang luar biasa”
Kim Jun Yeong : “Jangan bilang itu Jang Yumi Presedir?’ Jun Yeong penuh tanya
Kim Dae Jung : “ memang kau pikir akan siapa, memangnya kenapa kalau dia? Justru karna dia ini akan lebih mudah karna kau sendiri kan yang menanganinya? Aku juga ingin masalah Henry ini juga diawasi langsung olehmu. ”
Degg
Seketika Jun Yeong melemas, bagaimana mungkin dia membuatkan skandal percintaan antara kekasihnya sendiri dengan orang lain.
Kim Jun Yeong: “ tapi Presedir, kita masih mempunyai aktris yang lain Lee Yuri juga memiliki banyak fans dan dia juga tidak memiliki kekurangan apapun”
Kim Dae Jung : “ aku tahu, tapi dia tidak seterkenal Jang Yumi. Aku menginginkan berita yang akan membawa gempar Industri ini, BOOMM seperti bom” jelas Dae Jung
dengan dipenuhi tawanya memikirkan bahwa ide yang sangat bagus.
Kim Dae Jung : “ kau memang anakku, idemu untuk membuat skandal benar-benar luar biasa”
Kim Jun Yeong tersentak menyadari bahwa ayahnya bisa membuat keputusan seperti itu adalah karna ucapannya sendiri.
Kim Jun Yeong : “ Tapi kalau ini terungkap maka akan sangat merugikan kita Presedir, kami mohon pikirkan kembali keputusan anda, belum lagi karir Jang Yumi bisa saja terganggu”.
Kim Jun Yeong : “Jun Yeong-ah, kita bisa fokus pada keberhasilan, dan aku yakin kau bisa menyelesaikan semua ini dengan bersih, aku bahkan ingin kau membuat tim untuk menyelesaikan ini tanpa cela sedikitpun. Kau tau kan apa ayang harus kau lakukan?”
Para jajaran direksi hanya menatap kedua ayah dan anak itu yang dari tadi beradu argumen, mereka sadar bahwa kedua opini ini sama-sama memiliki kekuatan yang sama, keberhasilan yang terus diucapkan Kim Dae Jung dan kegagalan-kegagalan yang mungkin terjadi yang terus-menerus dilontarkan oleh anaknya sendiri.
Kim Dae Jung : “ Sudah, tidak usah membantah lagi, aku ingin kau yang membereskan langsung masalah ini. 2 minggu lagi aku ingin kau sudah mempunyai ide-ide baru dan memutuskan kapan skandal iini akan dimulai”
Direksi 1 : “Maaf Presedir, sampai kapan skandal ini akan berlangsung?”
Kim Dae Jung tampak berfikir sambil berkata : “ Aku tidak memikirkan batas waktu, satu tahun? Dua tahun? Kita tidak tau apa yang akan terjadi kedepannya bisa saja mereka pada akhirnya berkencan sungguhan. Ada pertanyaan lagi?”
Semua terdiam menandakan bahwa mengerti dan akan menurut keputusan Presesdirnya itu.
Kim Dae Jung : “baik kalau begitu, aku akhiri rapat sampai disini. Selamat siang semuanya.”
Kim dae Jung bangun dari duduknya diikuti para jajaran direksi dan Jun Yeong sendiri mereka memberi hormat dengan sopan dan satu persatu mulai meninggalkan ruang rapat.
@Kantor Direktor “ Kim Jun Yeong
Kim Jun Yeong dari tadi hanya bisa terdiam, kedua tangannya menopang dagunya, terlihat sekali sedang berfikir, bagaimana bisa dia melakukan tugas dari ayahnya ini.
Kim Dae Jung : “ akhhhhhhhhh (sambil menjambak rambutnya sendiri).
Dia meraih handphone disaku jasnya sabil melihat walpaper Hpnya yang menunjukkan foto dirinya dan kekasihnya Jang Yumi. Dia membuka kontak pesan dan mengetikkan sesuatu disana
Kim Jun Yeong : “Kau sedang apa? Aku merindukanmu ; ”
Jang Yumi
“tapi aku tidak merindukanmu :p"
“aku ada pemotretan sampai sore nanti”
“Love you*”
Hati Kim Jun Yeong berdesir membaca kata I Love You yang dikirim kekasihnya itu, dia hanya melihat pesan itu tanpa bisa membalasnya. Dia benar-benar tidak bisa berfikir sekarang.
@Lokasi Pemotretan Jang Yumi
Jang Yumi : “Pesannya langsung terbaca tapi kenapa dia tidak membalasnya? Apakah dia sedang ada rapat ” pikir Jang Yumi. Jang Yumi pun melanjutkan kembali riasannya.