
" Brengsek elu lagi elu lagi!!! " teriak Minnie sebal
oh Tuhan matilah aku, batin Aiden
" hey pak supir kenapa kau membuat ku terjebak dengan singa cantik ini astagaa, cabut saja nyawa ku sekarang juga Tuhan daripada harus melihat singa cantik ini mengamuk " ucap Aiden menahan takutnya
" Maaf tuan muda saya tidak melihat ada genangan di depan tadi, saya saja kaget tiba-tiba nona itu berteriak " balas supir itu
Aiden pun berbalik dengan memasang senyuman andalannya yang menurut Minnie adalah senyum paling menyebalkan se galaksi Bima sakti ini,,
" Hehe I'm sorry dorry morry strawberry Nona Minnie 😁 " ucap Aiden sembari terus mengulas senyum manisnya
" Berhentilah menunjukkan senyum bodohmu itu! apa lu sengaja hah? apa lu kesal karena gua ga ajak lu ke kantin tadi hah? " Semprot Minnie bertubi-tubi
" hey hey nona tenangkan dirimu, kalo lu sering marah-marah ntar cepet tua dan gua pribadi ga rela kalo lu tua sebelum waktunya ntar gua ga bisa dong nikmatin indahnya ciptaan Tuhan lewat dirimu nona hahaha! "
niat hati Aiden ingin bercanda namun dibalas dengan sebuah lemparan sepatu ke wajahnya,,
" Dasar pria gilaaa!!! " ketus Minnie sembari meninggalkan Aiden yang masi terkejut dengan hantaman sepatu miliknya,,
Antara rasa terkejut, sakit diwajahnya dan senang dihatinya itulah yang Aiden rasakan saat ini,,
Baiklah nona Cinderella, akan aku kembalikan sepatu kaca mu ini hehe, batin Aiden
" Ayo jalan pak! "
Sepulang sekolah Hanry dan Aron pun pergi ke cafe milik Tante nya Hanry untuk menanyakan lowongan pekerjaan paruh waktu untuk Aron,,
" Assalamualaikum Tante " ucap Hanry
" Waalaikumsalam eh Henry sayang, kapan kamu dateng? " ucap Tante Gina sembari menghampiri keponakannya tersebut
" hehe baru kok Tante, oh iya Tante Hanry mau tanya apa cafe Tante ada lowongan kerja paruh waktu? " tanya Hanry
" memangnya Kenapa apa kamu mau kerja disini? " tanya Tante Gina
" Bukan aku Tante tapi temen aku, eh iya ini kenalin Tante dia Aron, Aron kenalin ini Tante Gina " ucap Hanry memperkenalkan Aron kepada tantenya
" Hallo Tante saya Aron " ucap Aron sambil menjulurkan tangannya
" Ohh haii Aron, saya gina tantenya hanry " Tante Gina membalas jabatan tangan Aron
" jadi gimana Tante ada ga lowongan nya? " tanya Hanry
" Ohh ada ada, tapi lowongan sebagai pramusaji, apa kamu bersedia Aron? " tanya Tante Gina kepada Aron
" Iya tente saya bersedia, apa pun kerjanya saya siap tante! " Aron mengacungkan jempolnya
" haha baiklah kamu bisa mulai masuk besok setiap sepulang sekolah sampai jam 8 malam, bagaimana? " tanya Tante Gina lagi
" s-serius Tante, Alhamdulillah makasih banyak Tante Aron akan bekerja dengan baik! " ucap Aron antusias
Sedangkan disisi lain, Minnie disepanjang perjalanan terus memaki Aiden atas kejadian tadi,,
" Dasar cowo gila, bisa-bisanya nyipratin gua lagi, rasa sebel gua yang dulu dia nyipratin gua aja Masi mendarah daging ditambah lagi kejadian hari ini, oh ya Tuhan bisa gila gua lama-lama dasar Aiden brengsek!! " gerutu Minnie
Ia pun melihat kebawah dan menyadari jika ia hanya tinggal memakai satu sepatu saja,..
" siall, ini lagi kenapa sepatu gua tinggal sebelah, aiss ngapain juga gua lempar sepatu gua sama diaa mana tu sepatu kesayangan lagi, kalo aja lu ada didepan gua, sekarang juga gua cabik-cabik lu dasar Aidennn brengsekkk!! " ucap Minnie memaki Aiden
Dari kejauhan tampak seorang pria dengan motornya hendak mendekat ke arah Minnie, dengan sengaja pula ia menyalip dan berhenti tepat di depan Minnie hingga membuat ia kaget setengah mati,,
" Ohh shitttt, kurang ajar apa lagi ini, hey apa kau tidak punya mata hah! " umpat Minnie lagi
" haha hey jelek ayo ikut gua anter lu pulang! " ucap Aron sambil berbalik menatap Minnie yang sudah berapi-api itu,,
" elu Ron bener-bener ya, jangan sampe gua bunuh lu disini!! " ucap Minnie marah
" hey kenapa lu marah, gua cuma mau anter lu pulang dah ah buruan naik sekalian ada yang mau gua kasi tau ke elu! " ajak Aron
" Kasi tau apaan? " tanya Minnie penasaran
" banyak tanya lu udah buruan naik, kita ngomong di tempat biasa! " seru Aron diikuti Minnie yang telah duduk dibelakang Aron
" pegangan! ntar kesandung lobang lu kejongor lagi haha " ledek Aron dan dibalas sebuah hantaman kepalan tangan minnie,
" Brisik lu buruan jalan! " Ketus Minnie
Aron melajukan motornya dengan kecepatan sedang menuju tempat biasa mereka menghabiskan waktu bersama dari kecil hingga sekarang.
ditempat itu, ada sebuah kursi taman di bawah pohon yang besar dan sangat rindang.
sesampainya disana Aron segera memarkirkan motornya dan berjalan menuju Minnie yang telah duluan duduk di kursi taman itu..
" Lu mau ngomong apa tadi? " tanya Minnie memulai pembicaraan
" kerja? kerja apaan lu Ron? " tanya Minnie
" gua kerja di cafe tantenya Hanry, gua kerja tiap pulang sekolah sampe jam 8 malam! " jelas Aron
" Tapi buat apa lu kerja Aron? " tanya Minnie semakin penasaran
" gua pengen kuliah Nie tapi gua gamau nyusahin ayah! gua juga udah pernah janji sama diri gua sendiri dan sama lu dulu kalo gua bakalan jadi orang sukses suatu hari nanti Nie! " Ucap Aron sendu
🌼 FLASHBACK ON 🌼
10 tahun yang lalu,,
" Haha kau tidak bisa beli mainan ya Ron? "
" Tentu saja! makan saja tidak bisa apalagi beli mainan haha! "
" Ayahku akan belikan aku mainan yang lebih besar dari itu lihat saja nanti! " jawab Aron kecil kepada teman-temannya
" Ayahmu kan hanya tukang sayur, mana mungkin bisa belikan mainan yang besar haha,,,," ejek teman-temannya dan salah satu dari mereka mendorong Aron hingga terjatuh ke tanah,,
Mendengar suara ejekan teman-teman Aron itu, Minnie bocah yang bertubuh mungil itu pun segera berlari dan menghampiri Aron sembari membawa batu ditangannya,,
" Apa yang kalian lakukan hah! apa kalian mau aku pukul lagi seperti kemarin, pergi sana! " teriak Minnie kecil sambil melempar batu ke arah anak-anak yang mengejek Aron tersebut
" Hey ayo lariiii Minnie mengamuk!! " teriak salah satu anak tersebut dan mereka semua berlari meninggalkan Aron
" Kau itu laki-laki kenapa tidak kau pukul saja mereka dasar bodoh! " ucap Minnie sambil terus membersihkan baju Aron yang kotor terkena tanah
" Kata ayah aku tidak boleh bermain kekerasan! " jawab Aron polos
" jadi apa kau mau terus di ejek oleh mereka, dimana otakmu dasar bodoh! " jawab Minnie lagi
" Hey jelek terimakasih ya sudah mengusir mereka, aku berjanji padamu suatu hari nanti akan menjadi orang sukses dan membeli banyak mainan untukku dan untukmu " ucap Aron tersenyum kepada Minnie
" ya ya ya aku tunggu janjimu, sebelum itu perbaiki otakmu dulu agar tidak bodoh oke? " mereka berdua pun tertawa bersama
🌼 FLASHBACK OFF 🌼
" Gua akan buktiin janji gua ke elu! " ucap Aron sembari terus menatap lekat wajah Minnie
" Tapi apa ga apa apa lu kerja Ron? apa ayah lu tau kalo lu udah dapet kerjaan? " tanya Minnie lagi
" hey jelek gua cuma kerja tau bukan mau merantau, dan soal ayah mungkin gua ga kasi tau dulu sekarang, kalo ayah tau pasti dia khawatirin gua apalagi ibu! " jawab Aron sembari mengalihkan pandangannya dari Minnie
" elu beruntung ya Ron bisa ngerasain kasih sayang Ayah, gua iri sama lu " ucap Minnie menundukkan pandangannya diikuti matanya yang meneteskan air mata
" hey walau ayah lu ga ada kan ada ibu lu sama gua, udah deh jangan sedih lagi lu makin jelek tau kalo nangis! " ucap Aron sambil memeluk hangat tubuh Minnie
Degg
spontan Minnie merasakan ada yang aneh dalam tubuhnya ketika Aron memeluknya, jantungnya serasa ingin terbang sangking cepatnya ia berdetak, ia pun mengangkat kepalanya dan menatap Aron
Hey jantung ada apa dengan mu, apa kau mau buat aku mati hah? ya Tuhan tolonglah nyawaku serasa akan melayang, Batin Minnie
" kenapa lu natap gua kaya gitu? gua ganteng ya hehe! " ucap Aron percaya diri
" cih PD banget lu! " balas Minnie
" hey jelek, pas nangis aja lu Masi bisa marah-marah luar biasa, liat tu ingus lu kemana-mana jorok banget si! " ledek Aron dan dibalas pukulan di lengannya
" Apaan si lu, udah ah anter gua pulang buruan dah sore ni! " Ucap Minnie sambil menggendong tasnya dan beranjak pergi ke motor Aron
Disepanjang perjalanan pulang, Aron terus menatap lekat wajah Minnie lewat spion Honda nya,,
Dulu wajahmu sangat mirip dengan Mimi peri, tapi kenapa sekarang kau jadi cantik begini, apa ini yang namanya karma dari ucapan? Astaga kenapa gua jadi mikirin dia aisss udah gila gua ni, Batin Aron
" Pegangan ntar lu jatoh tau! " ucap Aron
" Brisik udah lu nyetir aja yang bener, jangan sampe lu bcandaan sama malaikat maut ditengah jalan! " semprot Minnie
Aron pun terkekeh kecil dan terfikir sebuah ide gila untuk mengerjai Minnie, ia dengan sengaja mengerem motor nya dengan mendadak hingga membuat Minnie terkejut setengah mati dan reflek memeluk Aron dengan kuatnya,,
Ckiitttttt,,,,
" Oh shittt, lu mau mati mati sendiri aja Ron gausah ajak gua! " Ucap Minnie sebal dengan tingkah jahil Aron
" makanya pegangan, kan udah gua bilang tadi elu nya aja yang ngeyel! " Ucap Aron menahan tawanya saat melihat ekspresi Minnie
" Tukang Modus lu! " ketus Minnie