
Hanya beberapa detik beristirahat singanya sudah sampai di dekat tempatku berada.
Singa tersebut melompat menerjang menuju tempatku berada dan mengeluarkan gelombang cakar apinya ketika di udara.
DUAR!!! DUAR!!! DUAR!!!
Aku dengan cepat menghindarinya dan area tersebut sudah terbelah menjadi 3 bagian ini sungguh merepotkan.
Luka di tanganku belum sepenuhnya sembuh dan menghindari serangan barusan membuat lukaku terbuka lagi.
Singa tersebut lagi-lagi menyerangku dengan membabi buta.
Aku mengambil potion dan menuangkan ke tanganku yang terluka sambil berusaha menghindari serangannya.
Pendarahan akhirnya berhenti dan inilah waktunya serangan balasan di mulai.
SWOSH!!!
Ice Trap
CRING!!!
Singa tersebut berhasil terjebak di ice trapku dan aku menerjang menggunakan Phantom slash dan di barengi oleh Phantom strike.
Anda memberikan damage 2000
Anda memberikan damage 3700
Anda memberikan damage 7000
Anda memberikan damage 10000
Precision Strikeku aktif dengan stuck 4 yang membuat damage dariku sangat besar.
Setelah tebasan ke 4 jebakan esku akhirnya hancur dan singa tersebut langsung mengaum dengan sangat keras hingga membuatku terpental cukup jauh.
Teknik serangan sebelumnya di lancarkan lagi oleh sang singa, dia membuatku tidak bisa bergerak dengan melayang di udara dan membuat pergerakan cepat untuk menyerangku di depanku dengan telak.
Kali ini dia menggunakan gelombang cakar api tepat di depanku, dan yah serangan tersebut 100% tepat mengenaiku dari depan.
ARGH!!!
Anda menerima damage 10000 pasif nether protection 35% damage yang anda terima menjadi 3500
Dadaku robek dan aku kehilangan banyak Hp yang baru saja terisi penuh oleh cameron nacklace.
Dengan rasa sakit yang kuterima itu, Aku mencoba membuat jarak dengan sang singa dan mengerluarkan ultimate dark ball.
Dark Ball
5000 mana di gunakan ultimate skill
Sebanyak 8 bola hitam muncul di belakangku dan maju menyerang singa tersebut, singa tersebut terpental-pental sampai membuat salah satu kakinya putus.
Jika saja aku tidak menerima serangan telak tadi mungkin pertarungan sekarang sudah berhasil kumenangkan dengan 1 ultimate dan di gabung serangan biasaku.
GLUP!!!....."Ah... Kupikir aku sudah mati oleh gelombang cakaran apinya itu."
Kemudian aku melihat singanya dan dia terlihat sedang meregenerasikan darahnya dengan kekuatan api yang dia punya.
Aku memutuskan maju lagi dan tidak membiarkan dia memulihkan diri.
Meteor strike
BOM!!! Regenerasinya gagal oleh serangan dari meteor strikeku yang mendadak barusan.
Singa tersebut sangat marah dan maju menerjangku lagi dan berhasil kutangkis.
Aku dan singa tersebut beradu pedang dengan cakarnya dan ini adalah bagian yang menurutku paling menyenangkan.
SRING!!! SING!!! TAS!!!
Pertarungan mengadu tersebut sudah melewati 15 menit tanpa adanya hasil manang atau kalah, Dan aku membuat beberapa gerakan tipuan yang berhasil membuat singanya terkecoh.
Aku langsung menebasnya dengan Phantom strike
dan dalam 2 tebasan yang sudah berhasil kulancarkan, Sang singa sudah mulai kehilangan keseimbangannya.
Singa tersebut mengeluarkan bola api lagi dengan sekala yang lebih besar dari sebelumnya dan di lemparkan mengarah kepadaku.
BOM!!! DUAR!!!
Aku sedang dalam keadaan tidak bisa menghindari bola api tersebut dan menahannya dengan pedangku.
Karena ledakan dari bola api tersebut pedangku patah dan armor black wing suitku juga terbakar setengah.
Dalam situasi hidup atau mati aku melancarkan serangan terakhir.
Light Sword
SWOSH!!! DUAR!!! DUAR!!! DUAR!!! BOM!!!
Skill ultimate kedua yang kulancarkan berhasil membunuh singa kekacauan itu dengan keadaan tidak bersisa dan hancurnya area bertarung kami.
Selamat anda berhasil membunuh lion of chaos mendapatkan 500.000 exp, Selamat telah menyelesaikan quest mendapatkan 500.000 exp dan Koin shop 100.000
Anda berhasil naik level 100....
Aku sudah tidak bisa mendengar jelas suara uriel di dalam kepalaku.
"Uhg...Uhg.... Uriel tolong buka transfer gate menuju rumah."
Di mengerti master
Gate akhirnya muncul dan aku jalan memasukinya dengan pandangan mata yang sudah kabur.
BUKH!!! Setelah memasuki gate dan berhasil sampai rumah aku langsung terjatuh tepat di halaman depan rumah.
Bersambung...